Infamous Legion Lagi-Lagi Menjadi Juara Asia Tenggara untuk Keempat Kalinya

daniel lam

, Vainglory

Infamous Legion dari Singapura masih merajai server Asia tenggara (SEA) dengan memenangkan turnamen Tesseract League 4 musim berturut-turut. Di partai final, Infamous Legion mampu membantai tim J3X Ember yang juga dari Singapura dengan score 3-1 (best of 5).

Kecil-kecil cabe rawit itulah peribahasa yang cocok untuk Infamous Legion. Pemain yang terdiri dari Justin “spaghetti” Bersamin, Amos “Quartervois” ker Zhen Shun, dan Tan “DeftQ” Jing Yu rata-rata masih berumur 15 tahun. Dengan umur yang bisa dibilang cukup muda mereka sudah mencetak berbagai macam prestasi di game mobile MOBA, Vainglory seperti yang terakhir sebagai juara Tesseract League Autumn season yang baru selesai minggu lalu.

Pencapaian ini sekaligus membuktikan kalau Infamous Legion memang berhak mendapatkan posisi dan mewakili server Asia Tenggara (SEA) di panggung international Vainglory World Championship yang bakal disellenggarakan di Hollywood, California tanggal 2 Desember mendatang. Mereka akan berhadapan dengan tim papan atas dunia seperti TeamSoloMid (TSM), Team Secret, Team Phoenix, Hammers esports ataupun Gankstars.

Tim Kung Fu Chickenz dan Tim Ember

Di babak semi final, Kung Fu Chickenz atau dikenal dengan KFC dari Singapura secara tidak disangka-sangka kalah dengan tim Ember dengan skor 2-0 (Best of 3). Padahal 5 dari 6 pemain dari tim KFC merupakan pemain dengan skill tier Vainglorious Gold -tier tertinggi yang bisa dicapai di game Vainglory-, bisa dibilang di server Asia Tenggara (SEA) sendiri jumlahnya masih bisa dihitung dengan jari tangan.

Banyak penonton yang tak menyangka karena tim KFC digadang-gadang hanya satu-satunya tim yang bakal mampu mematahkan dominasi Infamous Legion di Asia Tenggara (SEA). Padahal berdasarkan statistik, di babak penyisihan group B tim Ember pernah kalah 2-0 atas tim KFC, sedangkan tim KFC yang juga berada di grup yang sama mampu meraup poin penuh dengan hasil tak terkalahkan.

Tim Dari Indonesia

Dua tim terbaik Indonesia yang lolos ke babak Championship week Kanaya Gaming dan Ardent Allegiant harus tertahan di babak 16 besar.

Kanaya Gaming padahal punya kesempatan untuk lanjut ke babak 8 besar, tetapi terjadi kesalahan komunikasi dimana mereka salah melakukan draft pemilihan hero dan mereka lebih milih untuk mengundurkan diri dari pertandingan padahal skor sementara masih 1-1.