in ,

[Exclusive Interview] Kenalan dengan Aerowolf Scrypt, tim R6S Indonesia Level Internasional!

Team Scrypt saat gathering. (Kiri-Kanan: Exelgion, Evou, Kenody, Lads, Sunan- dan Elby). Source: Dokumentasi Pribadi Dyaz

Game besutan Ubisoft, Rainbow Six Siege yang mulai membangun komunitas esportsnya mampu menarik organisasi esports besar untuk ikut meramaikan ranah kompetitifnya. Termasuk salah satu organisasi esports asal Indonesia, Aerowolf Scrypt.

Rainbow Six Siege sendiri telah banyak melakuan kerja sama guna menunjukan eksistensi mereka di kancah esports. Dari kerja sama dengan HyperX, hingga sukses menggelar turnamen The Six Invitational yang dimenangkan oleh PENTA Sports pada Januari lalu.

HyperX Resmi Sponsori Event Rainbow Six di Tahun 2018

Scrypt atau yang sekarang diberi nama Aerowolf Scrypt merupakan tim R6S asal Indonesia yang mampu menunjukan kemampuannya di tingkat internasional. Kali ini RevivalTV berkesempatan mewawancarai sang In-game Leader, Dyaz Caesar Muhammad dengan nickname Evou.

Roster Scrypt sendiri mulai terjun di kompetitif R6S sejak dimulainya Season 1 dan 2 (pertengahan 2016), pada saat Scrypt itu sendiri belum terbentuk.

Logo Scrypt. Source: Team Scrypt Facebook fanpage

Sempat vakum, mereka kembali ke ranah kompetitif R6S pada Season 6 di saat Dyaz dan kawan-kawan mulai kembali aktif bermain R6:S.

Nama Scrypt sendiri terbentuk pada Season 7 akhir atau awal Season 8, dibentuk oleh sang kapten tim, Ilham Surya dan sang pelatih, Ardy Vrilyan.

Aerowolf Scrypt saat gathering. (Kiri-Kanan: Exelgion, Evou, Kenody, Lads, Sunan- dan Elby). Source: Dokumentasi Pribadi Dyaz

Roster tim tersebut berisikan pemain dengan background sekolah yang sama, 4 orang di antara mereka adalah Ilham, Dyaz, Ardy, dan Dimas.

Ketika ditanya sejak kapan mereka mulai fokus, Dyaz bercerita, “Joerdy (Kenody) dari komunitas R6S Indonesia dengan niat iseng mendaftarkan tim tersebut ke turnamen seperti ESL R6S, SEA R6S hingga ESL Go4R6.

Dari keisengan ini, ternyata kami berlima mampu mendapatkan peringkat pertama hingga dua kali pada turnamen ESL Go4R6 (SEA Cup Season 6 dan 7).” Berikut roster resmi tim Aerowolf Scrypt:

  1. Ilham “Sunan-“ Surya
  2. Aditya “Kicked” Aulia
  3. Mohammad Jordy “Kenody” Wijaya Kusuma
  4. Dyaz “Evou” Caesar Muhammad
  5. Allesandro Billy “Array” Adi Dwiputra
Roster tim Aerowolf Scrypt. Source: Aerowolf Pro Team Facebook fanpage

Kemudian mulai dari Go4R6 Season 6, Ardy lepas dari susunan roster dan beralih menjadi pelatih, dan 2-3 bulan berikutnya Billy (Array) dan Adit (Kicked) mulai bergabung saat mengikuti kualifikasi Pro League Season 9 lalu.

Berikut beberapa prestasi yang dihasilkan tim Aerowolf Scrypt:

  • Juara 1 – R6S Indonesia Community Cup 1
  • Juara 1 – R6S Indonesia Community Cup 2
  • Juara 1 – ESL R6S SEA APAC Pro League Qualifier #3
  • Juara 1 – ESL R6S SEA APAC Pro League Qualifier #4
  • Juara 1 – ESL R6S Go4R6 SEA Cup #6
  • Juara 1 – ESL R6S Go4R6 SEA Cup #7
  • Juara 2 – ESL R6S Go4R6 SEA Cup #8
  • Juara 2 – ESL R6S SEA Community Cup #2
  • Juara 2 – ESL R6S SEA APAC Pro League Qualifier #2

Dalam mengarungi karirnya, RevivalTV menanyakan tentang tim idola atau panutan mereka di kompetitif R6S yang terbilang baru tersebut. Dyaz Caesar menjawab, “Tim panutan kami di kompetitif game R6S ini adalah PENTA Sports asal Eropa. Tim tersebut merupakan sang juara turnamen The Six Invitational 2018 pada bulan Januari lalu,”

PENTA Sports berhasil melakukan comeback indah pada gelaran tersebut. Evil Geniuses yang sempat unggul 2-0 terlebih dahulu harus kalah dengan Niclas “Pengu” Mouritzen dan kawan-kawan lewat skor akhir 3-2 bagi PENTA Sports.

Bungkam Evil Geniuses, PENTA Sports Juarai The Six Invitational!

Tentu dengan prestasi yang cukup membanggakan, Dyaz menyampaikan harapan untuk kompetitif R6S di Indonesia, “Harapannya untuk kompetitif R6S di Indonesia ini sangatlah tinggi.

Karena gameplay dari R6S ini sangat menarik, lebih dibutuhkan chemistry tim dibandingkan skill individu layaknya kompetitif game lain.

Image Credit: ESL Pro League

Dan memang R6S ini sudah layak dijadikan kompetitif secara nasional, yang mungkin dapat di dukung oleh industri-industri perangkat komputer atau peripheral gaming.

Tidak lupa, kami ucapkan terima kasih untuk komunitas R6S Indonesia yang sangat membantu kami dalam mengembangkan skill di scene kompetitif.

Sebenarnya komunitas pemain R6S di Indonesia hampir mengalahi komunitas pemain R6S di Australia. Namun, memang hasrat dari pemain Indonesia untuk kancah kompetitif ini masih kurang.

Jadi harapan kami semoga para pemain R6S di Indonesia tidak takut untuk Go Profesional di game ini, karena prospek ke depannya terlihat cukup bagus.” ucap Dyaz Caesar dengan penuh optimis.

Aerowolf Scrypt sendiri telah mengamankan slot ke main event ESL Pro League Season 7 APAC di ESL Studio Sydney, setelah mampu lolos lewat kualifikasi R6S SEA Pro League. Mereka akan beraksi di negri kangguru tersebut pada tanggal 14-15 April 2018.

Mereka harus berhadapan dengan wakil Jepang, Pro E-sports Team Nora-Rengo sebagai rintangan pertama di gelaran tersebut.

Diedit oleh Yabes Elia

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…