in ,

Kalahkan Tainted Minds, TyLoo Wakili Asia di DreamHack Marseille 2018!

Source: Twitch

TyLoo tidak henti-hentinya membuktikan kualitas mereka sebagai tim juara untuk scene CS:GO Asia. Tim yang dinaungi oleh pemain asal Indonesia, Hansel “BnTeT” Ferdinand dan Kevin “xccurate” Susanto mampu lolos lewat kualifikasi Asia setelah mengalahkan Tainted Minds di putaran terakhir Asia Close Qualifier – DreamHack Masters Marseille 2018.

Tainted Minds sendiri mampu lolos setelah menang melawan tim asal Singapura, B.O.OT-d[S] dengan skor telak 2-0. Sedangkan TyLoo yang sempat mengalahkan BOOM ID beberapa hari yang lalu, mampu mengalahkan rival satu negara, tim Eclipse. BnTeT dan kawan-kawan mampu mengamankan tiket ke babak final close qualifier dengan skor 2-0 lewat map Cobblestone dan map Inferno.

TyLoo Hentikan Langkah BOOM ID di Kualifikasi Asia DreamHack Marseille 2018

Pertandingan dimulai dengan drafting map saat TyLoo memilih Cobblestone. Pada sisi CT- TyLoo mampu memanfaatkan momentum awal pertandingan lewat pistol round yang mudah, namun Tainted Minds membalas dengan agresif lewat kemenangan 4 ronde berikutnya dan memimpin dengan skor (4-1).

Namun, Hao Wen “somebody” Xu dan kawan-kawan berhasil memenangkan semua ronde yang tersisa, hanya kalah pada gun round sebagai Terrorist sebelum berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor (16-5) untuk tim TyLoo. Map Cobblstone memberikan poin perdana bagi TyLoo, 1-0 untuk tim asal Tiongkok.

Dengan momentum yang mereka bawa lewat kemenangan babak pertama, rupanya Tainted Minds mampu memberikan perlawanan yang sengit untuk tim asal Tiongkok tersebut. Map Cache dipilih untuk pertandingan babak kedua dan TyLoo memimpin lewat kemenangan 5 ronde berturut-turut, diakhiri dengan aksi 1v2 clutch dari aksi Hansel “BnTeT” Ferdinand.

Namun, aksi gemilang Tainted Minds mampu memegang jalannya ronde kedua, tim asal Australia ini berhasil mengamankan 7 ronde sekaligus. Yaman “yam” Ergenekon mampu menjadi aktor di balik kemenangan Tainted Minds lewat aksi AWP-nya yang konsisten mencuri kill demi kill hingga skor sementara menjadi (7-5).

Tanpa adanya overtime, Tainted Minds menyeimbangkan skor dengan hasil akhir (16-12) pada babak kedua, hasil ini memaksa TyLoo untuk melakukan game penentuan.

Laga penentuan kerap menjadi bagian yang paling menarik, TyLoo dan Tainted Minds masing-masing memberikan kemampuan terbaik mereka di babak ketiga guna mengamankan tiket ke Marseille, Perancis.

Penampilan gemilang dari kedua tim mampu diawali lewat keunggulan lebih awal lewat kemenangan enam ronde bagi tim Australia tersebut.

Disusul aksi TyLoo yang menutup paruh pertama lewat skor (9-6), rupanya kejutan kembali datang. Joshua “INS” Potter dan kawan-kawan mampu mendapatkan momentum pertandingan babak ketiga dengan berhasil mendapatkan 5 poin langsung dan membuat skor sementara (14-7) bagi keuntungan tim Tainted Minds.

Selisih 2 poin untuk menjadi kandidat Asia, rupanya TyLoo mampu bangkit dengan membalas lewat hasil yang lebih memukau, 9 poin langsung yang membuat keadaan berputar 180 derajat.

Aksi gemilang Tainted Minds lewat dominasi skor 14 setelah babak pertama usai rupanya menjadi poin terakhir mereka di babak kedua ini. Sang Aktor kemenangan, Hansel “BnTeT” Ferdinand, mampu melakukan aksi defend bombsite lewat 4 kill langsung di akhir laga. Kemenangan untuk TyLoo mengakhiri perjalanan tim asal Australia tersebut dan memberikan hasil akhir babak ketiga dengan skor (16-14).

DreamHack Masters Asian Close Qualifier menjadi tiket resmi milik TyLoo guna berpartisipasi dalam ajang DreamHack Marseille 2018.

Dengan demikian, tim peserta untuk gelaran di Perancis tersebut semakin bertambah setelah bergabungnya fnatic, EnVyUs dan Astralis ke dalam direct invite anyar turnamen tersebut. Lewat hasiil tersebut, hanya tersisa 5 slot tim lewat 2 direct invite, 2 European qualifier dan 1 slot untuk North America Qualifier

Menilik Perjalanan SK Gaming di 2018 Sebelum DreamHack Marseille

Diedit oleh Yabes Elia

Written by Yubian Asfar

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
"Memandang tanah sebagai proses, Melihat pohon sebagai tujuan, Menikmati daun sebagai pencapaian. Jerapah di Tanah Savana" - Yubian Asfar

For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…