in ,

Tim F1 Masuk Esport! Renault Resmi Akuisisi Team Vitality

2018 - Renault Sport Team Vitality - eSport Launch

Renault S.A adalah sebuah produsen kendaraan Perancis yang didirikan pada tahun 1899 dan memiliki tim dalam ajang Formula 1. Dengan berita yang cukup mengejutkan, rupanya pabrikan asal negara yang terkenal dengan menara Eiffel-nya tersebut mempunyai divisi baru di kancah esports.

Perkenalan player oleh pihak Renault, Source: Team Vitality

Pihak Renault mengumumkan pada hari Senin, 12 Februari 2018, bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Team Vitality untuk menciptakan ‘Renault Sport Team Vitality ‘ yang akan bersaing secara eksklusif dalam turnamen esports bidang racing.

Ketiga playernya adalah Philip Paschmeyer, Victor Locquet dan Sandro Holzwarth.

Kerjasama Renault dengan Team Vitality, Source: Team Vitality

Fokus untuk tahun ini akan berada di Rocket League Championship Series Europe, namun pembicaraan telah diadakan dengan F1 mengenai masuknya seri esports resminya.

Team Vitality akan mendapatkan akses ke pabrik F1 Renault di Enstone untuk membantu melatih supir dan staf teknis.

Fernando Alonso Resmi Luncurkan Tim Racing Esports

Managing Director, Renault F1 Cyril Abiteboul mengatakan:

“Hubungan yang ada antara motorsport dan game sudah jelas.

Keduanya meminta kekuatan mental dan kebugaran fisik dalam lingkungan yang sangat kompetitif. Peluncuran menarik tahun lalu oleh FOM dari seri eSports F1 telah mempercepat konvergensi kedua dunia ini dan menciptakan kesempatan untuk kolaborasi.” ungkap Cyril.

“Pembalap kami, dan terutama mereka yang menjadi bagian dari program Akademi Renault Sport, dan Team Vitality sendiri akan bisa berbagi pengalaman. Di bidang ini, seperti di F1, tujuan kami adalah membangun tim untuk jangka panjang yang dihormati dan ditakuti oleh lawan-lawannya.”

Managing Director, Renault F1 Cyril Abiteboul, Source: Formula One

Tahun lalu, Fernando Alonso sendiri mendirikan tim balap esports miliknya, sedangkan McLaren juga menjalankan kontes World’s Fastest Gamer. 

Stigma esports sebagai cabang dan bidang olahraga semakin terbuka lebar, sejak kerjasama Blizzard Entertainment dengan Komite Olimpiade Internasional dan kehadiran tim-tim esports dari bidang olahraga lain.

Apakah langkah Renault ini semakin menambah peluang esports masuk ke ajang olimpiade? Kita lihat saja perkembangannya.

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

What do you think?

1 point
Upvote Downvote

Total votes: 1

Upvotes: 1

Upvotes percentage: 100.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…