in

Team Heretics Dapat Sponsor dari Merek Bir, San Miguel

Berita mengejutkan datang dari organisasi esports asal Spanyol yang satu ini. Team Heretics dapat sponsor dari salah satu merek bir, San Miguel.

Dikutip dari situs resmi Team Heretcis, Marketing Director San Miguel, Miguel Cabrero, mengatakan, “Dengan semangat kami untuk eksplorasi, San Miguel masuk ke teritori baru sebagai pionir merek bir yang berinvestasi di esports untuk menyebarkan kesenangan dalam berkreasi dan berbagi.”

Sedangkan Co-Owner Team Heretics, David “The Grefg” Cánovas, juga memberikan komentarnya, “hari ini, Heretics membuka lembaran baru dalam sejarah mereka yang masih singkat namun berkesan. Mendapatkan dukungan dari perusahaan besar seperti San Miguel menjadi dorongan besar untuk proyek kami. Dan kami yakin hal ini akan menjadi faktor penting dalam masa depan kami.”

Team Heretics sendiri, saat ini, sudah memiliki beberapa tim di sejumlah game seperti League of Legends, CS:GO, Clash Royale, dan Call of Duty. Selain San Miguel, brand-brand lain yang sekarang sudah mendukung Team Heretics juga ada beberapa, mulai dari PVP.ME, KontrolFreek,GFUEL, Burn Controllers, dan, salah satu merek kacamata, After.

Berita ini sebenarnya juga cukup menarik karena mungkin dapat membuka wacana baru tentang merek sponsor dari produk yang mungkin bisa dibilang sedikit kontroversial untuk anak muda masuk ke ranah esports.

Selain San Miguel, sponsor Team Heretics yang kami sebutkan di atas juga mungkin ada yang terbilang kontroversial, yaitu PVP.ME karena mereka merupakan situs betting.

BACA JUGA: Road to Pro: The Battles for Sponsorship

Apalagi jika kita berbicara di Indonesia, tak jarang masyarakat umumnya begitu kencang mengumandangkan standar moral masing-masing. Mungkin memang situs betting sangat kecil kemungkinannya, namun bagaimana jika salah satu produk bir atau mungkin rokok ingin berinvestasi ke salah satu tim esports kita?

Saya pribadi sebenarnya tidak akan mendorong atau mendukung namun juga tidak akan melarang ataupun menyalahkan jika salah satu tim esports kita mendapatkan pendanaan dari merek yang produknya mungkin terbilang kontroversial buat kaum muda.

image credit: pexels.com

Toh bagaimanapun tim esports kita butuh dana untuk bisa terus berlatih dan bertanding. Saya pribadi lebih setuju dengan logika sederhana ini: jika mereka tidak mau memberikan dana untuk kawan-kawan kita di esports, ya sebaiknya jangan protes ketika mereka mendapatkan dana dari pihak lain (meski hal itu bertentangan dengan standar moralnya masing-masing).

Apalagi sebenarnya merek rokok di Indonesia juga sangat memungkinkan untuk melebar ke esports mengingat mereka juga sudah banyak terjun jadi sponsor sepak bola.

Bagaimana menurut pendapat kawan-kawan semua?

Written by Yabes Elia

Memulai petualangannya di industri media sejak Desember 2008 saat bergabung dengan majalah T3 Indonesia. Pernah juga bermain dan belajar sebagai Managing Editor majalah PC Gamer Indonesia selama 5 tahun.

Follow me: twitter.com/Yabes_Elia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…