in

Sven The Blind Warrior: Pemain Street Fighter Kompetitif yang Tuna Netra!?

image credit: vice.com

Pernahkah kamu terbayang ada pemain game kompetitif yang tuna netra?

Coba tes sendiri betapa susahnya… Tutup mata kalian pas main game. Mungkin, seperti itulah rasanya jadi Sven Van de Wege, gamer asal Belanda ini.

Sebelum ada yang mencibir tentang skill-nya, silakan liat sendiri video salah satu permainannya di bawah ini.

Kamu juga bisa melihat banyak pertandingan lainnya di channel YouTube-nya, BlindWarriorSven.

Jujur saja, kalau kamu hanya melihat video di atas, kamu pasti tidak akan pernah mengira salah satu pemainnya tuna netra.

Sven kehilangan indera penglihatannya saat ia berusia 6 tahun karena penyakit kanker yang dideritanya namun bukan berarti dia berhenti melakukan apa yang disukainya. Namun kala itu, dia mengaku, di wawancara yang dilakukan oleh Red Bull Esports, dia sempat terpuruk karena tidak bisa bermain game lagi.

Meski demikian, dia tidak berhenti berusaha. Dia menggenggam kembali gamepad-nya dan mencoba pendekatan yang berbeda.

“After a while, I learned to play Street Fighter II on the SNES just by playing by sound effects,” – Sven Van de Wege

Layaknya superhero Daredevil dari Marvel, orang-orang tuna netra mungkin memang memiliki indera pendengaran yang jauh lebih peka dan istimewa ketimbang mereka yang dapat melihat dengan sempurna. Pasalnya, Sven juga mengandalkan telinganya saat bermain Street Fighter.

Sven mengandalkan suara-suara spesifik, seperti suara pukulan, desahan, atau teriakan Hadouken untuk membaca situasi pertandingan. Tentu saja, dia juga belajar banyak tentang jagoan kesayangannya, Ken, seperti combo dan tempo supaya bisa lebih kompetitif.

Istimewanya lagi, Sven mengaku dia tidak hanya bisa bermain Street Fighter tapi juga Mortal Kombat, Art of Fighting, Fatal Fury, Street Fighter EX3, Killer Instinct, Super Mario RPG, Pokémon Stadium, Pokémon Blue, Red, Yellow, Silver, Gold, Fire Red, Leaf Green, Soul Silver, Heart Gold, Sun dan Moon.

Meski baru bermain Street Fighter V selama satu tahun, ia sempat membuat geger dunia persilatan saat di turnamen Sonic Boom di Spanyol ketika ia berhasil mengalahkan Musashi dengan skor 2-0 di match Bo3.

Mungkin memang sekarang Sven masih harus terus berlatih keras untuk bisa sampai setingkat dengan jawara-jawaran Street Fighter V yang sudah ada (dan bermata sehat) namun, satu hal yang pasti, Sven tetap bisa dianggap juara karena dia tak berhenti berjuang dan tidak mengasihani diri terlepas dari apapun itu keterbatasannya.

Sumber: Red Bull Esports

Written by Yabes Elia

Memulai petualangannya di industri media sejak Desember 2008 saat bergabung dengan majalah T3 Indonesia. Pernah juga bermain dan belajar sebagai Managing Editor majalah PC Gamer Indonesia selama 5 tahun.

Follow me: twitter.com/Yabes_Elia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…