in

Sebuah Video Manis tentang Kontroversi Esports Sebagai Olahraga

Kontroversi esports sebagai olahraga memang tak pernah usai. Seolah, opini publik terbelah menjadi dua. Satu sisi, banyak orang berbondong-bondong mengatakan bahwa esports pantas disebut olahraga. Di saat satu sisi yang lain, masih tidak mengerti di mana sisi olahraga dari sebuah permainan game.

Untuk para pejuang esports, tentunya membuat hal yang mereka kerjakan diakui sebagai salah satu olahraga layaknya olahraga tradisional merupakan salah satu tujuan yang tidak mudah. Bertahun-tahun usaha untuk diakui secara global didengungkan. Dengan penuh semangat. Meskipun kita semua tahu, akar dari esports hanyalah sebuah video games. Hanyalah sebuah hal yang awalnya bagi sebagian orang dijadikan sebagai hiburan dikala bosan, maupun suatu hal untuk menghabiskan waktu sambil menghilangkan penat.

female gamers lol china

Inilah yang membuat banyak orang tentunya meragukan posisi esports sebagai olahraga. Banyak alasan yang mereka lontarkan dalam perdebatan tak berujung ini seperti istilah atlet yang tidak cocok diberikan untuk para pro player. Begitu juga bagaimana tidak berkeringatnya para pemain, apakah pantas jika esports disebut olahraga? Namun, banyak juga fakta-fakta seperti ada negara-negara yang mengakui posisi esports bahkan atlet esports bisa dibilang menjadi salah satu role model yang tentunya sedikit banyak berpengaruh pada generasi muda. Jangan lupakan pula, di negara dengan kuatnya posisi esports, para atletnya mendapat jaminan hidup yang baik.

Sampai pada akhirnya, salah satu game terbesar di dunia membuat sebuah video yang begitu manis sebagai penggambaran apa yang terjadi saat ini, perdebatan akan esports.

Video ini dibuat Riot Games sebagai developer dari games League of Legends. Mereka membuat video pendek berdurasi 2 menit 12 detik. Video penuh makna dengan packing yang rapi nan manis. Kalian bisa melihat videonya di bawah ini.

Memang jika dilihat Riot Games tidak membahas esports secara keseluruhan di sini, apalagi dengan adanya full footage dari League of Legends, namun tetap saja inti dari video ini begitu luar biasa. Menyiratkan bahwa sampai kapanpun, esports akan menjadi hal yang mereka perjuangkan. Esports pula yang entah bagaimanapun nantinya, akan tetap ada di hati.

Status esports sampai detik ini memang belum 100% menjadi sebuah olahraga, namun harapan untuk esports berada di titik yang setara sebagai sebuah olahraga sama seperti catur tentunya akan selalu ada. Jikalau tidak, mengapa tidak membuat sebuah Olimpiade Esports sendiri?

Baca: Muncul Website Olimpiade Esports, Real or Fake?

Written by Higsweart Benetz

Cinta luar angkasa. Bermimpi jadi Astronaut. Hidup untuk menulis. Lantas membaca apapun dengan nada. Rutin mencium harumnya combo Nasi Goreng dan Air Putih. Dan mencari apapun yang berwarna biru.

In love with Aimer, Ailee, and Raisa. Also Chelsea FC, Boston Celtics, and Team Secret.

Share the day after day on Instagram @higs44.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…