in ,

Legends Never Die, Bukti Esports Butuh Soundtrack?

Jika bicara tentang gaming, tentunya musik juga memegang peran penting. Beberapa game malah secara langsung menjual musik-musik yang ada dalam game mereka. Diharapkan pula, musik-musik ini nantinya akan meningkatkan nilai jual si musisi. Selain itu, sebuah game tanpa musik tentunya akan hambar.

Dewasa ini, game bukanlah game saja. Banyak game berlomba-lomba untuk menjadikan game yang mereka buat menjadi sebuahg game esports. Bahkan, penghargaan untuk game esports juga diadakan tiap tahunnya seperti yang diadakan oleh NOW TV.

esports industry awards 2017

Kembali ke masalah soundtrack, mungkin ini adalah salah satu cara juga agar sebuah game esports bisa menjadi komersial. Karena tidak mungkin sebuah game esports bertahan tanpa adanya dukungan pemainnya. Dukungan seperti apakah itu?

Bayangkan jika sebuah game esports yang tentunya diharapkan bisa bertahan lama kemudian lambat laun kehilangan pemain-pemainnya? Hal ini tentunya berbanding lurus dengan apa saja usaha dari developer untuk menyajikan konten-konten terbaik mereka. Pemain akan terus menikmati hal-hal baru dan siap mendukung game esports favoritnya.

Ambil contoh League of Legends, dengan Worlds Championship-nya. Mereka membuatkan sebuah soundtrack yang begitu menawan. Legends Never Die, yang dibawakan oleh Againts The Current begitu mendapatkan respon positif dari para penikmat esports terutama League of Legends.

League of Legends memang dikenal sebagai salah satu game yang konsisten memberikan konten-konten terbaik diluar game tersebut. Riot memanjakan para pemain game besutannya dengan baik. Bahkan, dalam waktu 2 bulan saja, official audio soundtrack ini sudah menyentuh 18 juta kali penayangan. Sedangkan untuk video musiknya sendiri, selama 1 bulan sudah mendapatkan hampir 10 juta penayangan.

Mundur ke belakang, kita akan mendengar karya seperti Warriors dari Imagine Dragons, Worlds Collide milik Nicki Taylor, juga Ignite persembahan Zedd. Yang paling spesial adalah bagaimana Warriors menyentuh angka 100 juta penayangan di YouTube.

Worlds Chamiponship 2017 sendiri menasbihkan Samsung Galaxy sebagai juara baru. Mengalahkan tim unggulan SKT T1 di final dengan skor 3-0. Suatu hal yang tentunya tidak disangka banyak orang kemarin.

Menurut kalian sendiri, apakah sebuah game sports perlu membuat soundtrack untuk mereka sendiri terlepas apapun keperluannya nanti. Karena terlihat League of Legends menjadi game yang begitu berhasil mengkomersilkan diri mereka. Apalagi, mereka bekerja sama dengan musisi-musisi yang sedang nge-hits.

Written by Higsweart Benetz

Cinta luar angkasa. Bermimpi jadi Astronaut. Hidup untuk menulis. Lantas membaca apapun dengan nada. Rutin mencium harumnya combo Nasi Goreng dan Air Putih. Dan mencari apapun yang berwarna biru.

In love with Aimer, Ailee, and Raisa. Also Chelsea FC, Boston Celtics, and Team Secret.

Share the day after day on Instagram @higs44.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…