in

Konami Menggandeng eFootballPro untuk Kompetisi PES Internasional

Konami Digital Entertainment semakin mantab mengembangkan kompetisi Pro Evolution Soccer (PES) bertaraf internasional. Konami menggandeng eFootballPro untuk menciptakan Liga Pro Evolution Soccer bertaraf global, dengan sebuah perusahaan Tiongkok Desports untuk membantu mereka melakukan penetrasi game mereka ke Tiongkok.

Tidak banyak detail yang diberikan mengenai kerjasama ini selain soal dari aspek strategi broadcasting-nya.

gerard pique

eFootball.Pro sendiri sebelumnya menunjuk gelandang tengah FC Barcelona, Gerard Piqué sebagai presiden barunya, di bulan Maret 2017. Ia bukan satu-satunya pemain bola yang terjun ke ranah esports dalam waktu dekat ini karena sebelumnya James Rodriguez diberitakan bergabung ke Ares Esports.

Piqué sempat memberikan komentarnya di sebuah Press Release tentang penunjukkannya itu.

“Tujuan akhirnya adalah mentransformasi semua aspek yang membuat Sepak Bola tradisional sebagai rajanya olahraga, ke ranah esports. Kami ingin menggabungkan kehebatan dua dunia yang berbeda ini menjadi satu bentuk hiburan baru yang dicintai para penggemarnya”

Piqué juga sempat mengajak 14 juta follower Twitter nya untuk bergabung bersamanya, bekerja untuk eFootball.Pro. Ia juga memberikan syarat untuk orang-orang yang ingin bergabung dengan timnya haruslah mereka-mereka yang mencintai baik Sepak Bola dan esports.

Kerjasama Konami dengan eFootball.pro ini merupakan kerjasama besar kedua yang dilakukan oleh Konami. Sebelumnya, di bulan September 2017, Konami meluncurkan PES World Tour bersama UEFA.

Dalam kerjasama ini, Konami dan UEFA Champion’s League akan mengadakan sejumlah event yang dimulai bulan Desember 2017 dan berakhir di tahun 2018. Menariknya, PES 2018 akan menjadi satu-satunya game bola yang berafiliasi dengan UEFA Champion’s League.

Hideki Hayakawa, Presiden dari Konami Digital Entertainment, mengatakan, “kami sangat senang dapat bekerjasama dengan UEFA. Karena, kesempatan ini tidak hanya akan memberikan pengalaman yang menyenangkan buat para peserta namun juga memberikan kesempatan bagi para fans Sepak Bola di seluruh dunia untuk menikmati kompetisi ini”.

Belum ada kejelasan bagaimana 2 bentuk kerjasama ini akan saling bersinergi namun, yang pasti, Konami dan PES sepertinya semakin galak dalam persaingannya berebut popularitas dengan rival besarnya: EA dengan FIFA nya.

Bagaimana kelanjutan PES di ranah esports? Apakah mereka pada akhirnya dapat menggeser popularitas FIFA yang memang relatif lebih ramai di pasar barat sana?

Sumber: The Esports Observer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…