in

Berniat Membawa Tontonan Esports ke Masyarakat Awam, Kerja Sama ESL-Caffeine pun Terbentuk

ESL yang merupakan perusahaan penyelenggara kompetisi dan penyedia konten esports, baru saja mengawali kerja sama dengan salah satu platform broadcast yang siap bersaing. Caffeine siap berkompetisi dengan platform streaming yang paling populer untuk masalah gaming, Twitch.

Dallas Kembali Jadi Tuan Rumah Gelaran ESL CS:GO Pro League Season 7!

Caffeine baru-baru ini telah melakukan kerja sama perdananya dengan ESL, setelah sukses melakukan siaran kompetisi CS:GO yang telah selesai bergulir yaitu gelaran IEM Katowice 2018 yang di juarai oleh fnatic.

Untuk perjanjian kerja sama, ESL dengan Caffeine akan melakukan 3 gebrakan baru untuk kompetisi esports:

  • 24/7 Broadcast highlight dalam pertandingan-pertandingan ESL
  • 24/7 Broadcast momen “Greatest Matches” dari gelaran-gelaran ESL
  • Platform siaran langsung dari turnamen-turnamen ESL

Bukan hanya itu saja, platform Caffeine akan memperkenalkan konten baru dengan konsep talk show berbasis esports dengan tajuk “The Magazine“.

Sebagai salah satu platform stream, Caffeine juga berfokus pada pendekatan sosial dan memberikan kemudahan penggunaan bagi para streamer. Perusahan ini sendiri dibentuk oleh dua mantan desainer dari Apple Inc., Ben Keighran dan Sam Roberts di bulan April 2016.

Kedua pria ini dikabarkan berhasil mengumpulkan US$ 46 juta dalam sesi pendanaan yang dipimpin oleh Greylock Partners dan Andreessen Horowitz.

Sam Roberts dan Ben Keighran, pendiri platform Caffeine

Kelebihan yang diberikan platform ini meliputi real-time chat, dengan para broadcasters mampu menjawab pertanyaan tanpa jeda waktu dan mampu membentuk komunikasi yang lebih nyata di antara penonton dan para penyiar.

Fokus fitur Caffeine lainnya juga menawarkan para pengguna ke dalam pengalaman interaksi sosial yang lebih baik.

Penonton dapat memilih konten mereka melalui konsep social circles, dan fitur ini mampu mengajak teman kalian untuk menonton streaming secara bersamaan. Di lain sisi, para chatter toxic juga dapat disingkirkan melalui platform ini.

Walaupun demikian, Twitch dan Youtube yang masih jadi platform streaming terbanyak dan dominan akan menyulitkan platform stream baru untuk berkembang.

Streaming game pada platform Caffeine

Namun, adanya kerja sama dengan ESL, Caffeine dirasa mampu menyaingi platform lain dalam jumlah penonton bidang esports. Apalagi siaran pertandingan layaknya ESL dan DreamHack, mengalami kesulitan untuk mengatur jalannya fitur chat di dalam channel siaran resmi mereka.

Lantas, bila Caffeine mampu memberkan kesan positif, memberikan pengalaman interaksi sosial yang baru kepada penonton esports, mungkin Caffeine mampu bersaing dengan Twitch ketika siaran-siaran pertandingan besar sedang berlangsung.

Nik Adams, selaku ESL’s Senior VP of Global Media Rights & Distribution mengatakan, “Caffeine membawa pengalaman baru dalam berinteraksi sosial di dalam konten esports milik ESL. ESL juga sedang mencari konsep streaming dan teknologi yang baru.

Salah satu tujuan ESL yaitu memperluas siaran kepada penonton-penonton awam dan kerja sama dengan Caffeine membawa kami satu langkah lebih dekat menuju tujuan tersebut.”

Nik Adams, selaku ESL Senior VP of Global Media Rights & Distribution

Selain kerja sama tersebut, ESL juga telah mengumumkan kerja sama lainnya seperti Vodafone, perusahan telekomunikasi dan salah satu situs judi online, Betway pada gelaran IEM Katowice 2018.

Mereka juga menambah daftar perusahaan yang bekerja sama dengan ESL seperti H4X, Pringles, paysafecard, dan channel broadcast dari Polandia, TVP Sport.

Pringles Teken Kontrak Panjang dengan ESL

Diedit oleh Yabes Elia

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…