in , , ,

Dunia eSports Mobile Game (Bagian 1) – Akankah Menjadi Industri yang Menarik?

Menilai eSports Mobile Game sebagai Industri di Masa Depan, Menarikkah?

ClashCon pertama. Ramai? Sangat.

(Artikel ini merupakan bagian pertama dari pembahasan RevivaLTV tentang Dunia eSports Mobile Game. Pembahasan ini murni berdasarkan pandangan penulis dan tanpa bermaksud mendukung maupun merendahkan pihak manapun)

Sumber gambar : Facebook Duniaku - Laporan IGC
Sumber gambar : Facebook Duniaku – Laporan IGC

Setahun belakangan ini, sebuah industri tampak begitu naik dan begitu digemari berbagai kalangan di Indonesia. Industri tersebut dimulai dari pesatnya perkembangan gawai pintar di Indonesia sekaligus kehadiran berbagai macam game baru untuk gawai pintar tersebut – dunia eSports Mobile Game.

Harus diakui di saat ini, dunia eSports Mobile Game terlihat tidak ingin kalah ketimbang dunia eSports PC Game ataupun Console Game – dan sebenarnya memang tidak kalah. Hadirnya berbagai macam permainan untuk gawai pintar yang kompetitif serta lebih mudahnya diakses oleh banyak orang menjadikan hal yang sebelumnya tidak dipandang menjadi sangat besar – berapa banyak sih yang berpikir bahwa gawai pintar dapat menjadi sarana untuk berkompetisi melalui permainan di dalamnya 5-7 tahun yang lalu?

Kita tidak bisa memungkiri perkembangan teknologi yang makin hari makin maju, terutama di teknologi gawai pintar. Lima sampai tujuh tahun lalu orang masih berpikir gawai pintar hanya dipakai untuk efektivitas komunikasi dan bekerja, namun sekarang? Bahkan kalau kita mau amati, banyak orang yang melakukan “riset” tentang gawai pintar yang beredar di pasaran untuk mencari yang mana yang bagus untuk bermain! – tentunya sambil mencari harga yang pas dengan dompet.

Sekali lagi, hadirnya berbagai permainan untuk gawai pintar yang kompetitif yang membuat segala kegaduhan ini. Kita seakan bisa menuduh kehadiran berbagai permainan tersebut sebagai “biang keladi” dari perubahan fungsi dan makna dari gawai pintar – dari sebuah teknologi yang berfungsi untuk mempermudah komunikasi antar manusia menjadi satu alat yang digunakan untuk bermain dan menghabiskan waktu! (ucapkan kalimat terakhir barusan dengan sebuah sensasi – anda tentu tahu bagaimana rasanya).

“Tuduhan” di atas tentu tidak salah, namun apakah menghentikan gejala dan pertumbuhannya? Lihat saja bagaimana perkembangan ini mempengaruhi banyak aspek, dan justru menggerakkan satu roda yang menarik dalam berbagai sudut pandang pula! Pembuat gawai pintar berlomba menciptakan produk terbaik mereka, pengembang permainan “sikut-sikutan” memperbagus ciptaannya untuk terus inovatif, bahkan sampai berbagai kalangan bisnis yang entah diracuni darimana turut ikut-ikutan! Kata apalagi yang bisa menggambarkan keadaan ini selain kata “Gila”?

ClashCon pertama. Ramai? Sangat.
ClashCon pertama. Ramai? Sangat.

Kira-kira tiga sampai empat tahun yang lalu, pasti banyak sekali orang yang akan merasa aneh ketika kita menyebut ada kompetisi permainan gawai pintar. Ketika ClashCon pertama kali diadakan pada tahun 2015, banyak orang mencibir yang senada “buat apa sih main game hape sampe serius banget?”. Begitu juga dengan Vainglory World Championship yang pertama kali diadakan akhir tahun 2016 – sedikit banyak cibiran yang sama tentu ada.

Namun lihat bagaimana dua gelaran tersebut mampu menjadi satu landasan kuat bagi banyak kalangan. Para pemain dan organisasi olahraga elektronik berlomba-lomba menjadi yang terbaik antara yang lainnya, dan para pengembang permainan pun menyediakan lahannya dengan berbagai turnamen. Pemain yang disebut bukan dalam jumlah sedikit – sampai perlu disebut “BANYAK BANGET!”. Sampai disitu saja? Eits, memang dengan jumlah orang terlibat yang sangat banyak, tidak ada vendor bisnis yang tertarik ikut terjun? Lagi-lagi, “BANYAK BANGET!”.

Salty gak sih kalau ada yang share beginian di timeline?
Salty gak sih kalau ada yang share beginian di timeline?

Sebagai industri, dunia eSports Mobile Game memang menjadi sebuah bagian baru dari dunia modern yang menjadi menarik banyak orang untuk mengikutinya. Tidak usah kejauhan, lihat saja di Indonesia. Dengan berbagai kemudahan memperoleh gawai pintar di berbagai kategori harga, banyak kalangan masyarakat Indonesia yang secara tidak langsung menjadi bagian dari industri paling mutakhir ini. Kenapa? Salah satu sifat dasar manusia, yaitu kompetitif. Siapa sih yang lama-lama tidak tahan melihat temannya selalu pamer “tanda” MVP di media sosial?

Vainglory menyediakan tingkat kompetisi yang jelas terarah, Mobile Arena langsung menyediakan kompetisi meskipun baru dirilis dua minggu, Mobile Legends pun tidak mau kalah dengan menyelenggarakan berbagai turnamen bagi pemainnya. Orang Indonesia seakan tinggal memilih permainan yang mana yang lebih cocok bagi mereka dan yang ingin mereka seriuskan. Tolong jangan tanya lagi berapa pemain yang (hanya) terlibat dalam pusaran tiga permainan itu, sudah terdefinisi di dua paragraf atas dari paragraf ini.

Sumber gambar : Facebook Elite8
Sumber gambar : Facebook Elite8

Penulis bukan orang yang ahli dalam bidang bisnis, namun rasanya secara kasar kita dapat melihat prospek yang sangat bagus dari sisi bisnis di industri ini. Lihat saja tim Vainglory Elite8 atau T30R (yang sekarang diakuisisi BOOM.ID), sudah berapa banyak sponsor yang mereka dapatkan dengan performa dan prestasi mereka? Belum lagi dari tim lain ataupun permainan lain, yang tentunya menjadi pasar yang menggiurkan juga. Siapa sih yang mempertanyakan jumlah pemain Mobile Legends di Indonesia ataupun kehandalan Garena Indonesia dalam menciptakan ekosistem eSports, yang bisa saja diturunkan juga ke Mobile Arena?

Dengan pergerakan di dunia eSports Mobile Game yang seperti ini, bukan tidak mungkin industrinya akan menjadi salah satu lapangan kerja baru di setiap kalangan – mengikuti dari perkembangan yang sudah ada dari PC Game maupun Console Game. Apakah akan sebegitu menarik? Tentu saja, lagipula apa bedanya eSports dengan olahraga konvensional – sama-sama dunia kompetitif yang diisi banyak peluang bisnis kan?

(Akhir dari bagian pertama. Kamu bisa mengikuti pembahasan RevivaLTV mengenai dunia eSports Mobile Game dengan kata kunci “eSports Mobile Game”)

Esports Enthusiast, Game Connoisseurs. Penikmat berbagai macam genre game, terutama yang berupa RPG – online maupun offline. Keranjingan juga dengan beberapa arcade game bertipe Ryhthm Game, juga pemain-yang-lebih-cocok-jadi-pelatih/manager di berbagai game dengan genre MOBA dan RTS. Bisa menguras emosi bagi setiap lawan (dan kawan) dalam berbagai macam Boardgames.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…