in

Fernando Alonso Resmi Luncurkan Tim Racing Esports

Fernando Alonso bukanlah nama asing bagi mereka penggemar motorsport terutama fans Formula 1. Fernando Alonso menjadi salah satu sosok driver F1 pertama yang terlibat dalam tim esports. Alonso sendiri memang dikenal sebagai salah satu pembalap yang sangat tertarik dengan aspek esports berkat video game  F1 2017 dari developer Codemasters.

Kamis 23 November lalu, Fernando Alonso mengumumkan pada memutuskan untuk terjun ke dunia esports melalui partnership dengan G2 Esports dan juga Logitech G. Launching ini juga bertepatan dalam rangka persiapan F1 Esports Grand Final yang dilaksanakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Simulation Racing Team ini akan menjadi cabang esports baru dari G2 dan memilih nama “FA Racing G2 Logitech G“. FA diambil dari singkatan nama Fernando Alonso. Tim bukan hanya akan berpartisipasi dalam F1 esports namun juga di game simulation racing lainnya, di berbagai platforms baik console maupun PC.

FA Racing G2 menandai partnership antara raksasa Esports G2 dengan Fernando Alonso.

Alonso menyatakan bahwa “Every Formula 1 driver is a gamer at heart”  pada statemen resmi yang dirilis Fernando bersama dengan G2 Esports. Selain itu Alonso menunjukkan semangatnya untuk mendorong pembalap muda mencoba simulation racing selain go-karting sebagai jalan lain menuju panggung balap dunia.

“Berkompetisi di panggung virtual membuka berbagai kesempatan yang lebih luas untuk pembalap muda yang mungkin tidak mempunyai kesempatan untuk terjun ke balapan. Untuk pertama kalinya, fans bukan hanya menjadi penonton namun dapat turut serta di dalam permainan dan mungkin dapat menjadi simulation racers di tim saya.”

Pembalap pertama untuk tim FA Racing G2 ini adalah Cem Bolukbasi, pembalap yang sebelumnya sudah mempunyai pengalaman di game simulation lain sebelum F1 yakni Liga Apex Online Racing F1 2013, Rfactor 2 dan iRacing.

Pengalaman Cem membuatnya secara khusus mendapatkan tempat di McLaren Esports dan akhirnya resmi bergabung dengan keluarga FA Racing G2 karena bukti prestasi dan kemampuan di belakang setir yang luar biasa.

BACA JUGA: Road to Pro: Battle for Sponsorship

Setelah Cem, G2 berharap untuk bisa terus berkembang dan menambah keluarga racing mereka di beberapa game lain, termasuk game sim-racing yang sudah populer sejak lebih dulu seperti RFactor dan iRacing. 

Selain itu, dikabarkan MotoGP sudah tertarik untuk mengembangkan esports tersendiri melalui game terbaru mereka. Selain itu ada potensi untuk game seperti Dirt dan bahkan Need For Speed untuk mulai terjun ke simulation racing esports.

Cem Bolukbasi resmi menjadi driver pertama FA Racing G2, pembalap berumur 19 tahun mempunyai pengalaman luas dan pencapaian simulation racing yang tidak bisa dianggap remeh.

Fernando Alonso bukanlah atlet pertama yang terlibat di esports. Model partnership Alonso sendiri mirip dengan model partnership Vici Gaming dengan Jeremy Lin melalui tim VG.J. Sehingga penggunaan image atlet menjadi salah satu keuntungan exposure tersendiri untuk semua pihak. Selain itu banyak fans F1 yang mulai tertarik juga untuk menonton F1 esports.

Bagaimana Fans Alonso dan F1? Mungkin minat untuk menonton F1 esports lewat Twitch jadi lebih tinggi dengan terjunnya Alonso.

Formula 1 Esports diluncurkan pada pertengahan 2017. Target audiens sendiri memang untuk komunitas penggemar F1 yang lumayan besar, terutama massa yang cukup besar di Inggris Raya dan Eropa.

Untuk F1 Esports sendiri dapat disaksikan melalui saluran twitch mereka di Twitch Formula 1 Esports.

F1 Esports
Simulation Racing bukanlah hal baru, namun kompetisi tingkat dunia untuk Simulation Racing yang didukung langsung oleh Real Racing adalah hal yang baru dan luar biasa.
Diedit oleh Yabes Elia

Written by Rudi Hartanto

Providing fresh insights and unique perspective in my piece(s).
Esports Historian. For discusion feel free to follow on twitter : @therudihartanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…