in

Facebook dan Amazon Mulai Serius di Esports

Saat berbicara tentang Facebook dan Amazon, tentunya tak ada yang menyangka jika keduanya siap untuk masuk dalam ranah esports. Facebook sebagai media sosial, sedangkan Amazon sebagai sebuah e-commerce. Namun sepertinya 2018 ini, semua akan berubah dan tak lagi sama.

Pada acara Game Developers Conference (GDC) 2018 di San Francisco kemarin, Facebook dan Amazon mengumumkan bahwa mereka mempersiapkan sebuah paket perangkat lunak gaming baru yang terpisah dengan aplikasi esports.

Facebook, dengan SDK (Software Development Kit) mereka, mengijinkan para developer game untuk mengimplementasikan dukungan langsung pada live streaming game-game PC.

Lain dengan Amazon, mereka memilih untuk mengusung GameOn. Sebuah API (Application Programming Interface) yang memudahkan para pengembang game menambahkan turnamen, leaderboard, maupun liga yang mereka miliki dengan hadiah-hadiah yang tentunya dibantu pengirimannya oleh Amazon.

BACA JUGA: [Esports Industry] Industri Esports Global akan Mencapai US$905 Juta di 2018

Kembali ke Facebook, mereka terlihat begitu gencar menjadi yang terbaik. Terlihat beberapa saat lalu, sebuah turnamen Paladins mendapatkan fitur keren, watching rewards. Para penonton, bisa mendapatkan hadiah yang hanya perlu diklaim dengan mudah untuk bisa dinikmati. “Hi-Rez Studios, pengembang Paladins, telah mencoba fitur ini selama Paladins Global Series dan melihat feedback positif dan bertambahnya engagement,” ujar Alex Hopmann, Software Engineer Games Facebook.

Reward Paladins di Livestream Facebook
Reward Paladins di Livestream Facebook

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa nantinya fitur “clipping” seperti yang ada di Twitch juga akan diaplikasikan di livestream Facebook.

Bagi Amazon sendiri, misi GameOn mereka diprediksi akan laku keras. Banyak dari developer yang menginginkan kemudahan dalam pengiriman hadiah. Karena nantinya, Amazon sendiri yang akan sepenuhnya mengurus hal tersebut. Selain itu, API milik Amazon juga akan membantu dalam pembuatan turnamen atau hal-hal in-game lainnya.

Kedua perusahaan ini memang memiliki langkah yang berbeda, namun masih dalam ruang lingkup yang sama yaitu esports. Kita tinggal tunggu saja, siapa yang akan lebih dulu mendapat kesuksesan dengan fitur yang mereka miliki.

Jika bicara kembali ke Facebook, tentunya livestream mereka benar-benar menjadi sorotan publik saat ini. Apalagi dengan kontrak eksklusif mereka dengan ESL, membuat tuntutan dari para penonton begitu besar. Yang terbaru, mereka juga terlibat kontrak dengan Gfinity. Total sudah ada 4 kontrak berarti dari esports untuk Facebook, yaitu ESL; Gfinity; Hi-Rez, dan Twin Galaxies.

Diedit oleh Yabes Elia

Written by Higsweart Benetz

Cinta luar angkasa. Bermimpi jadi Astronaut. Hidup untuk menulis. Lantas membaca apapun dengan nada. Rutin mencium harumnya combo Nasi Goreng dan Air Putih. Dan mencari apapun yang berwarna biru.

In love with Aimer, Ailee, and Raisa. Also Chelsea FC, Boston Celtics, and Team Secret.

Share the day after day on Instagram @higs44.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…