in ,

In-Depth: Analisa Meta Hero Strength: Dragon Knight Dota 2

Setelah Lycan yang menjadi Hard Carry dan Tiny yang bisa bermain di berbagai role, kali ini kita akan membahas Dragon Knight yang bisa melakukan banyak hal.

Dragon Knight adalah salah satu hero yang mempunyai kemampuan istimewa, berubah dari melee hero menjadi range hero melalui ultimate yang sangat powerful: Dragon Form.

Dragon Knight naik popularitasnya karena hero ini bisa mengisi banyak role sekaligus, dari mulai inisiasi, tanky front-liner, hingga push tower. Lebih dari sekedar hero tutorial, DK adalah hero yang layak dipelajari untuk mereka yang ingin lebih mengerti konsep pushing dan esensi pushing dalam MOBA / Action RTS.

Dragon Knight : All-in-One Hero.

Lebih dari sekedar Hero Tutorial, Draon Knight bisa membantu kalian memenangkan Lane, melakukan rotasi untuk objectives, dan bermain efektif bersama Tim.

Dragon Knight (DK) adalah salah satu hero yang mempunyai toolkit yang lengkap: Stun, Wave Clear, Pushing, Initiator, dan Front-Liner. Hero ini masuk ke berbagai kategori dan amat sangat fleksibel namun, karena ia mempunyai terlalu banyak toolkit, Dragon Knight cenderung tidak mempunyai satu aspek yang menonjol.

Mirip seperti Death Prophet, DK adalah hero yang beriorientasi pada early-mid game pushing. Bermain kompak dengan tim adalah kunci kesuksesan DK.

Beberapa tim memanfaatkan DK sebagai pushing hero karena, setiap kali Dragon Form (Ultimate Dragon Knight) siap digunakan, ia bisa langsung push lane mulai dari menit 6-17. Pasalnya, di saat yang sama mid hero lain mungkin masih butuh waktu untuk farming item agar bisa percaya diri pushing.

DK mampu push lebih dulu karena sudah dibekali dengan passive armor dan regen yang sangat tinggi. Karena hal tersebut, ia tidak butuh banyak item untuk bisa mengambil tower. Umumnya, DK hanya butuh Power Treads, Soul Ring, dan Armlet of Mordiggan / Drum of Endurance, untuk bisa melakukan gank ke lane lain untuk selanjutnya dilanjutkan dengan push di lane tersebut.

Kekurangannya? Mirip dengan Lycan, DK akan kesulitan untuk melakukan teamfight tanpa ultimate. Pada umumnya DK akan farming dan bermain lebih berhati-hati tanpa ulti.

Dragon Knight dikenal mempunyai build yang sederhana dan juga hero yang mudah untuk pemula. Dan mudah dieksekusi oleh Pro team.Untuk para pemain di 3k-4k, DK adalah hero yang layak dipelajari untuk mulai belajar menjaga Creep Equilibrium, kapan waktunya pushing Lane, kapan ganking, dan bagaimana caranya mendapatkan last hit dan denies lebih banyak dari musuh di early game.

Sementara di pro level, Dragon Knight bisa melakukan hal yang sama namun lebih baik. Umumnya tim akan grouping di early game saat DK mendapatkan ulti dan mengincar tower pertama. Tower yang biasanya diincar adalah Tier 1 mid atau Tier 1 Safelane yang bisa membuka akses ke jungle dan Ancient Camp milik musuh.

Ancient Camp menjadi penting di patch ini karena hero seperti Gyrocopter, Medusa, Luna, dan Sven saat ini sering mendapatkan prioritas stacking di Ancient agar mereka bisa bermain lebih efisien.

Jika akses ke area ini terbuka, maka tim bisa mengurangi resource yang didapatkan musuh. Jika sebelumnya tim tidak terlalu peduli dengan Ancient stack, sekarang ia kembali menjadi highly-contetsted-resource. 

Elder Dragon Form membuat DK sangat efektif hingga Late Game. Oleh karena itu DK menjadi hero yang sangat diprioritaskan dalam Hal Level.

DK juga bisa menjadi initiator dalam teamfight dengan item seperti Drum, Blink Dagger atau Shadow Blade. Dragon Tail milik DK juga merupakan salah satu stun terbaik di Dota 2.

DK player yang baik berani melakukan inisiasi karena hero ini mempunyai armor yang tinggi dan tanky secara natural, jadi jangan segan untuk jump jika bermain Dragon Knight.

DK dan Kunkka menjadi 2 hero yang disorot secara Talent Tree karena 2 hero ini mempunyai Talent Tree yang sangat luar biasa, DK mempunyai 2x Dragon Blood yang membuatnya mempunyai armor yang sangat tinggi.

Bagaimana dengan Talent-nya?

Talent Tree dari Dragon Knight bisa dibilang salah satu yang terbaik di Dota 2. Talent Tree ini membuat Dragon Knight lebih menakutkan di late game karena sangat membantu DK sebagai hero untuk scaling melawan mid lain seperti TA atau SF yang Scaling nya jauh lebih baik dibanding DK sebelumnya.

Dengan Talent baru ini, DK setidaknya mempunyai kesempatan untuk menjadi hero yang terus kuat bahkan hingga fase late game melawan hero seperti Shadow Fiend atau Kunkka.

Diedit oleh Yabes Elia

Written by Rudi Hartanto

Dota 2 Analyst and Esports Historian. For more discussion feel free to checkout @therudihartanto on twitter

What do you think?

1 point
Upvote Downvote

Total votes: 1

Upvotes: 1

Upvotes percentage: 100.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…