in ,

Peran AMD Esports dalam Kenalkan Genre Sim Racing dan Fighting Game

Sumber Facebook AMD Indonesia

Siapa yang pernah mendengar genre esport sim racing dan fighting game? Sebut saja game yang cukup akrab terdengar di Indonesia seperti Gran Turismo dan Tekken7. Padahal ranah esport kedua genre tersebut mempunyai prestasi sampai kejuaraan dunia.

Sah! ESL dan Salim Group Ikat Kerjasama Garap Esports Indonesia

Saya bertanya kepada Anes Budiman, selaku perwakilan AMD di bagian esport tentang hal yang AMD Esports lakukan di ranah genre game tersebut. Dan di lokasi pun saya menyempatkan bertanya dengan Pak Nobby selaku running event pada acara Fighting Game Club (FGC).

Ada beberapa cerita menarik untuk diungkapkan tidak hanya dari genre esport itu saja, tetapi kisah masing-masing genre game tersebut..


Ekspos Genre Sim Racing dan Fighting Game

AMD Esport Fight
Suasana AMD Esport FIght, Sumber Facebook AMD Indonesia

Dalam perbincangan dengan Anes, ia mengungkapkan kedua genre tersebut jarang mendapat ekspos yang lebih. Padahal jika dilihat keduanya mempunyai prestasi yang tidak main-main di dunia internasional.

Potensi-potensi yang dimiliki oleh para atlet di kedua genre tersebut sayang jika tidak mendapat binaan. Dan ada banyak bakat-bakat atlet  esports dari kedua genre tersebut yang layak dikenal oleh masyarakat luas.

GTIC
Komunitas GTIC

Dia juga mengungkapkan prestasi yang dimunculkan dari sim racing sempat menyentuh juara di game Gran Turismo bahkan menjadi pembalap. Sedangkan dari Fighting Game ada yang sukses membawa kemenangan dari kompetisi Rev Major dengan dua titel juara.

Saat ini walaupun mereka jarang mendapatkan ekspos media, masing-masing atlet terus mengikuti kejuaran, dan mengejar prestasi di kancah internasional.


Event AMD Esport Fight 2018

AMD Esport
Sumber Facebook AMD Indonesia

Turnamen AMD Esport Fight Indonesia dengan AMD Esport sebagai sponsor utama, terdapat hal menarik ketika saya bertanya kepada Nobby, sebagai salah satu panitia di acara turnamen fighting game tersebut.

Menurut dia kehadiran sponsor AMD turut membuat bahagia, merasa fighting game diperhatikan di Indonesia. Karena pada sebelumnya terdapat turnamen Abuget Cup oleh Advance Guard sebagai turnamen poin menuju kejuaraan fighting game dunia.

Mario “AG|DivisionRing” Dwiki Sabet Dua Gelar Juara di Ajang Rev Major PH 2018!

Dan ini adalah turnamen lokal terbesar dengan sponsor besar yang ia ikuti, dengan mendapat perhatian sebesar ini, kebedaraan turnamen ini ternyata mendapat perhatian dari pihak sponsor lainnya. Tidak hanya tahun ini kemungkinan tahun depan akan ada turnamen lokal yang lebih besar.

AMD Esport
Komunitas FGIC, Sumber Facebook AMD Indonesia

Nobby di waktu yang berbeda juga menceritakan kalau turnamen mereka tidak hanya soal uang. Tetapi ajang tersebut lebih seperti kopi darat, bertemu rival untuk bertarung dan dengan suasana gembira. Memang pantas ada sebuah support event besar menyambut positif salah satu komunitas ini.

AMD Sponsori Alter Ego dan Jagoan SIM Racing Indonesia

Anes menjelaskan mengapa AMD Esport di Indonesia mengekspos turnamen ini bukan karena hanya untuk meramaikan saja, ada sebuah alasan yang diungkapkan yaitu, solid, mandiri, sekaligus positif. Merekapun adalah komunitas dari awal tahun 2000-an sampai sekarang ini.

BACA JUGA: Real Madrid Hadirkan Esports Arena di Konsep Stadion Santiago Bernabéu

Anes dan Nobby menceritakan hal yang sama pada saat saya mewawancarai mereka di waktu yang berbeda. Mereka menceritakan kedatangan pemain-pemain dari Bandung, Surabaya, Jogja, bahkan luar negeri seperti Malaysia turut meramaikan.

AMD Esport Fight
Jackller (tengah), Sumber Facebook

Hal yang paling tidak disangka adalah perwakilan Bandai Namco Jepang  Bando “Jackller” Shunsuke datang menghadiri turnamen AMD Esport Fight. Sekedar informasi Bandai Namco adalah publisher fighting game Dragon Ball FighterZ dan saat ini memang sangat populer di dunia.

Bagaimana dengan sim racing? Anes menyebutkan AMD Esport akan memberi dukungan untuk event sim racing di Indonesia, hanya tinggal menunggu waktu event tersebut diadakan. Sim racing menjadi potensi karena merupakan jembatan menuju dunia balapan yang sesungguhnya.


Sponsori Organisasi Esport Alter Ego

AMD Esport Fight
Alter Ego | R – Tech (Tengah), Sumber Facebook AMD

Sayapun menggali lebih dalam mengapa organisasi esport Alter Ego disponsori oleh AMD. Anes membicarakan mengenai manajemen organisasi Alter Ego, dan dengan struktur organisasi yang baik akan memberi dampak pada kemajuan para atletnya.

AMD juga melihat potensi Alter Ego, beberapanya adalah juara kedua PBNC dan Tekken yang baru saja menjadi posisi kedua di AMD Esport Fight. Selain itu Alter Ego mempunyai delapan divisi esport di game berbeda.

BACA JUGA: Revival Special : Wawancara Eksklusif Bersama Meat, Jawara Tekken dari Indonesia!

Dalam kontrak sponsor ini, juga disebutkan sikap profesionalisme yang terdapat di klausul kontrak. Dan ditegaskan tidak hanya dalam permainan, sikap pemain tersebut juga harus dijaga di kehidupan sehari-hari, termasuk sosial media.

AMD Esport Fight
Sumber Facebook AMD Indonesia

Langkah yang diambil oleh AMD Indonesia dengan menyentuh beberapa genre yang jarang mendapat ekspos oleh kebanyakan sponsor patut diapresiasi.

Jalan sudah dibuka, mungkin event organizer yang menggeluti acara esports mau melirik genre-genre esport yang jarang tersentuh di Indonesia.

Diedit oleh Yubian A. Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…