in , ,

In-Depth: Seberapa Pentingkah Aspek Kesehatan Bagi Atlet Esports? – Part 1

Jothree. Source: WESG

Kesehatan, kata tersebut merupakan hal yang sangat vital dalam kehidupan kita sehari-hari untuk menunjang aktivitas.

Definisi kesehatan menurut L. Payne adalah kenormalan pada fungsi-fungsi organ tubuh dalam menjalankan fungsinya tanpa gangguan rasa nyeri dalam melakukan aktivitas.

Tapi jika kita mendekatkan kata “esports” dan “kesehatan”, apakah mereka berdua merupakan dua kata yang familiar? Apakah esports sangat menghargai kesehatan dalam aktivitasnya?

pashaBiceps Virtus.pro. Source: HLTV

Kali ini, saya akan berbincang-bincang dengan salah satu tokoh esports ternama di Indonesia, yaitu Andrew Tobias. Saat ini ia bekerja di salah satu perusahaan pengembang game terbesar di China yaitu Tencent. Ia menjabat sebagai Esports Manager.

Selain itu, rekam jejaknya pun tidak perlu diragukan. Co-founder dari World of Gaming Indonesia, dan pernah menjabat di beberapa perusahaan di ranah gaming ternama, seperti Nvidia dan Logitech G.

Sumber: Dokumentasi Andrew Tobias

Seberapa Penting Kesehatan dalam Ranah Esports?

Source: ToyotaMasters

Andrew menjelaskan bahwa kesehatan di ranah ini sangat berpengaruh, terlebih di bagian otak. “Kesehatan di sini akan saya kaitkan dengan tubuh yang kuat serta kesehatan dalam hal berpikir.

Atlet esports cenderung menggunakan daya pikir dan mental agar dapat memberikan performa terbaik dalam disiplin game-nya.

Aksi Para Juara di Grand Final Fighting League 2018 Siap Berlangsung!

Adapun kesehatan ini dapat diraih dengan banyak cara, elemen utamanya adalah tidak lain kakak dari esports itu sendiri, yaitu olahraga tradisional.

Karena refleks dan konsentrasi yang cepat dibutuhkan di esports, banyak keputusan yang membuat kemenangan dalam permainan mengandalkan reaksi milidetik.

M1xly. Source: WESG

Pikiran dan tubuh yang tajam dapat membuat sebuah perbedaan. Menjadi sehat secara fisik adalah cara lain untuk memiliki kelebihan.

Jika atlet esports makan dengan baik, olahraga yang cukup, sang atlet akan memiliki mental yang lebih jernih,” ungkapnya.


Dampak Teruburuk Bila dalam Kondisi yang Tidak Fit?

device. Source: ESL.

Mungkin jika dalam penjelasan di atas kamu masih kurang mengerti, kami juga bertanya tentang efek nyata kesehatan dalam pertandingan. Lantas, seperti apa hasilnya jika kesehatan seorang atlet tidak maksimal?

BACA JUGA: LAGI! Astralis Dilanda Masalah Kesehatan

“Ketika kita berbicara tentang esports, otak adalah instrumen pertama yang digunakan untuk menyusun strategi, dan instrumen kedua adalah tubuh.

Para pemain menggunakan tangan, pergelangan tangan, siku, dan lengan. Para atlet dituntut untuk tetap menjaga kesehatan mereka untuk performa maksimal,” ujar Andrew.

PG.BarracX. Source: WESG

Banyaknya instrumen yang dikaitkan dalam pengelolaan hasil buah pikir membuat hal ini cukup kompleks dan bila salah satu bagian dari instrumen tidak bekerja dengan baik.

Maka hal ini akan berdampak bagi keharmonisan sistem kerja tubuh yang berakibat tidak maksimalnya performa sang atlet.

Pemain esports wajib memahami tubuh serta ergonomi permainan. Tidak hanya untuk memenangkan pertandingan, tetapi juga untuk waktu bermain dan jenjang karir yang lama,” ujar Andrew.


Tunjangan Medis di Ajang Esports Indonesia, Perlukah?

Source: igs-ppo

Dalam sebuah gelaran esports manapun, seharusnya memerlukan divisi medis untuk berjaga-jaga dalam keadaan darurat.

Kami sangat ingin tahu kondisi ini di Indonesia. Apakah sudah diperhatikan dengan baik oleh semua event organizer ternama, atau masih ‘ala kadarnya’ saja.

BACA JUGA: Aksi Dukungan Kuku, Para Talent Dota 2 ‘Ultimatum’ Ajang Chongqing Major!

“Untuk event esports saat ini, tunjangan medis darurat masih belum memadai. Hal ini dapat menjadi sorotan bagi teman-teman event organizer di mana tunjangan medis sangat dibutuhkan, ada tidaknya permasalahan bukan menjadi persoalan.

Saat terjadi masalah, ini yang menjadi permasalahan besar. Seperti kata pepatah, baiknya sedia payung sebelum hujan, sama halnya dengan masalah medis ini.

VGen Tsunami. Source: WOG

Event-event yang mendatangan massa dalam angka yang besar, semakin memperbesar persentase terjadinya suatu kejadian.

Parameternya masih belum bisa dipastikan, tapi dengan jumlah penikmat acara yang datang harusnya bisa diukur, seberapa besar acara tersebut, semakin diperlukan juga tim medis yang stand by di tempat.”


Kebutuhan Tim Medis Sebagai Keperluan atau Pelengkap?

“Setiap acara/event yang mengumpulkan massa dalam jumlah besar perlu memperhatikan dan mengelola kebutuhan medis.

Untuk saat ini saya masih belum melihat adanya hal ini di gelaran acara esports di Indonesia, namun ini sangat penting kedepannya.

Sumber: ESL

Jika kita sebut atlet esports sendiri, dalam suasana yang kompetitif, para atlet bisa jadi tidak merasakan atau enggan menyampaikan keluhan mereka, sehingga tanda-tanda gawat darurat dapat terlewati.

Saya belajar dari gelaran acara olahraga konvensional, saat ini mungkin belum ada hal-hal yang bisa banyak kita lakukan, keberadaan dokter dan perlengkapan medis masi langka untuk ditemui di event-event.


Urgensi Tim Medis di Acara Esports

Andrew pun memberikan jawaban yang sangat mendetail dalam persoalan ini. Ia mengutip tulisan dari Dokter Zaini K. Saragih terkait tentang gelaran acara olahraga di Indonesia. Kebutuhan event olahraga dan esports tidak jauh berbeda.

BACA JUGA: 5 Sayur dan Buah Terbaik untuk Kesehatan Mata Atlet Esport

Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan medis yang wajib disiapkan oleh para penyelenggara adalah sebagai berikut:

  1. Sumber Daya Manusia. Mereka harus menguasai kegawat daruratan medis, sertifikasi ATLS dan BLS (BHD) menjadi syarat mutlak, memiliki pengetahuan tentang peraturan olahraga (basic rules of the game) pun menjadi nilai tambah.
  2. Memiliki peralatan pendukung adekuat/cukup. Contohnya defibrilator, perlengkapan pendukukung evakuasi seperti collar neck, tandu dan lain-lain.
  3. SOP kerja, termasuk di dalamnya prosedur evakuasi dan sistem rujukan.
Memilih rumah sakit pun harus secara selektif. Sehingga jika terjadi tindakan darurat, tidak akan ada kendala tambahan. Source: Istimewa

“Ditambah kebanyakan kasus kegawatdaruratan tidak dapat diselesaikan di tempat acara dan membutuhkan peralatan dan penanganan yang lebih kompleks.

Untuk itu dibutuhkan fasilitas rujukan yang memenuhi syarat. Tidak semua rumah sakit dapat dijadikan rujukan. Perlu diperhatikan kelas dan ketersediaan RS untuk menjadi rujukan.”

aspek kesehatan atlet esports
Source: WESG

“Sampai saat ini belum pernah ada pengalaman sampai di sana, tapi dengan topik ini, bagus adanya pembelajaran untuk kita semua terlebih lagi teman-teman yang ada di event organizer untuk memiliki pengetahuan akan hal medis di suatu acara esports.” tutup Andrew.


Kurang lebih begitulah kesimpulan bincang-bincang saya dengan salah satu tokoh ternama esports Indonesia. Dengan intinya, tim medis di gelaran esports tidak boleh diremehkan sama sekali.

esl one new york
Sumber: ESL

Seperti yang bisa saya kutip dari atas, sedia payung sebelum hujan. Akan jadi permasalahan besar jika terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan ketika tidak tersedianya tim medis.

Pada part selanjutnya, tim RevivalTV akan berbincang-bincang dengan salah satu pemain dan kapten tim esports ternama dari PG.BarracX, yaitu Deri “Spaceman” Makoto. Kami akan mengulik hal-hal tentang kesehatan dari sudut pandang sang pemain sendiri.

Diedit oleh Yubian A. Huda

Written by Juandi

Esports News Writer, especially CS:GO.

Business Enq: juandik123@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…