in

Apakah Frasa “Mobile Esports” Membuatmu Terpelatuk?

Bicara tentang mobile esports tentunya kita tahu bahwa sebagian besar akan merasa terpelatuk, merasa bahwa tidak ada yang namanya mobile esports. Bagaimana tidak, selama ini kita tahu bahwa esports diperjuangkan sebegitu kuatnya oleh beberapa orang lewat game-game PC.

Bahkan sampai detik ini, epsorts masih belum diakui secara global. Komite olimpiade sendiri masih ragu untuk memasukkan esports ke dalam salah satu cabang di acara empat tahunannya.

Baca: Presiden IOC Belum Yakin Apakah Esports Harus Dikategorikan Sebagai Olahraga

Namun masuknya game-game mobil dalam beberapa tahun ini sepertinya menemukan puncaknya pada tahun 2017. Game game pelopor kompetitif di mobile seperti Clash Royale yang merupakan spin-off dari Clash of Clan, atau LINE Let’s Get Rich yang mengedepankan konsep game monopoli online, sempat menjadi andalan untuk dipertarungkan dalam turnamen-turnamen game mobile. Saat itu, jelas mobile esports bukanlah sesuatu yang besar. Atau mungkin hanya hisapan jempol semata.

Namun, berbeda cerita pada 2017 ini, game mobile menjadi pesaing serius game PC yang mana tidak bisa kita bantah merubah alur esports sendiri. Game MOBA PC seperti DOTA 2, dan League of Legends sedikit banyak goyang sejak masuknya Mobile Legends juga Arena of Valor. Memang, Vainglory tidak bisa dibantah menjadi salah satu yang memnggebrak sebelum Mobile Legends dan Arena of Valor mengusasi pasar. Namun Vainglory punya pasar dan ciri khasnya sendiri.

Kesampingkan MOBA, mari lihat fenomena genre Battle Royale yang ramai di PC. H1Z1, PUBG, juga Fortnite, adalah judul-judul yang dimana mereka memberikan peran penting dalam kemajuan genre satu ini. Sampai kekuatan game mobile yang begitu luar biasa membuat game bergenre Battle Royale juga masuk ke dalam genggaman. Ambil contoh Role of Survival dan Free Fire, dua judul game yang sedang berebut pemain. Tanpa mengesampingkan sisi kompetitif dari game tersebut, namun kompetisi memperebutkan para pemain yang ingin mencoba game battle royale di mobile terlihat tak kalah seru.

Baca: Muncul Website Olimpiade Esports, Real or Fake?

Melihat antusiasme yang begitu masif dan positif, layak sepertinya jika frasa “mobile esports” mulai menyeruak. Namun pantaskah jika frasa tersebut tiba-tiba muncul di saat game-game esports di pc sedang mengalami masa-masa sulitnya? Patutkah kita semua terpelatuk saat mendengar seseorang berbicara “mobile esports masa depan esports” saat melihat ternyata memang mobile games sedang menguasai pasar. Namun, patutkah pula para pecinta mobile games langsung menggunakan frasa “mobile esports” di saat game-game esports sendiri belum diakui keberadaanya secara universal.

Kalian yang punya penilaian masing-masing. Punya pendapat, yuk diskusikan di kolom komentar. Ingat, jangan terpelatuk ya!

Written by Higsweart Benetz

Cinta luar angkasa. Bermimpi jadi Astronaut. Hidup untuk menulis. Lantas membaca apapun dengan nada. Rutin mencium harumnya combo Nasi Goreng dan Air Putih. Dan mencari apapun yang berwarna biru.

In love with Aimer, Ailee, and Raisa. Also Chelsea FC, Boston Celtics, and Team Secret.

Share the day after day on Instagram @higs44.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…