in ,

Jagoan Myanmar dan Vietnam yang Siap Bela Negara di MSC 2018

Image Courtesy: Burmese Ghouls

Setelah kita membahas perwakilan MSC 2018 dari Filipina, Thailand, Indonesia, Malaysia dan Singapura, kali ini, kita akan membahas perwakilan dari Myanmar dan Vietnam yang siap bertarung di MSC 2018.

Buat yang belum tahu atau malah lupa ingatan, negara-negara peserta MSC 2018 yang telah memiliki MPL di negaranya masing-masing (Indonesia, Filipina, Malaysia/Singapura) mengirimkan wakil mereka yang dipilih dari tim-tim peserta MPL yang berprestasi.

Sedangkan untuk negara-negara yang belum punya MPL (Thailand, Vietnam, dan Myanmar) memilih wakilnya dengan proses kualifikasi untuk MSC 2018.

Karena itulah, 2 jagoan dari Myanmar dan Vietnam ini berhak mengikuti MSC 2018 (yang akan digelar tanggal 27-29 Juli 2018 di JIEXPO) karena mereka berhasil menjadi juara di kualifikasi negaranya masing-masing.

Mari kita bahas satu persatu.

Burmese Ghouls

Image Courtesy: Burmese Ghouls

Inilah perwakilan dari Myanmar yang berhak mengikuti MSC 2018 berkat kemenangannya di kualifikasi Myanmar yang digelar tanggal 8 Juli 2018 lalu.

Kalian bisa melihat sendiri pertandingan-pertandingan kualifikasi Myanmar di tautan ini. Dari partai final mereka, Burmese Ghouls memang nampaknya mendominasi lawan mereka di final Dase Arena.

Mereka bahkan menutup game pertama dengan skor mutlak 27-7! Pembantaian kejam tidak kembali terjadi di game kedua namun Burmese Ghouls tetap saja memenangkan pertandingan dengan skor akhir 14-9.

Menariknya, di kedua game tersebut, Burmese Ghouls nampaknya memang suka bermain cepat. Game pertama berakhir pas 10 menit, sedangkan game kedua berakhir di 10:42.

Statistik game kedua final kualifikasi Myanmar untuk MSC 2018

Mungkin lain kali kita akan berbincang dengan salah satu caster Mobile Legends kita untuk menganalisa tim ini lebih jauh namun dari yang saya pribadi lihat, tim ini sepertinya memang cukup jago bermain cepat dan di awal game (early).

Menariknya, jagoan-jagoan Mobile Legends dari negara lainnya tentunya juga ada yang bisa bermain game-game panjang (late game) bak mesin diesel yang panasnya lama. Apakah Burmese Ghouls bisa memaksakan gaya permainan mereka jika bertemu dengan tim-tim late game tadi di MSC 2018?

Di sisi lain, tim-tim bertempo cepat juga ada di MSC 2018. Bagaimana performa mereka jika diadu dengan sesama tim bertempo cepat?

Fantasy Main

Jika boleh jujur, pertandingan-pertandingan kualifikasi Vietnam jauh lebih menarik dan lebih seru untuk ditonton.

Mungkin karena memang Vietnam bisa dibilang lebih maju soal esports jika dibanding dengan Myanmar (atau bahkan Indonesia – di game yang itu tuh, yang di PC, yang ga bisa disebut namanya di artikel Mobile Legends… akwkwkawk).

Untuk soal Fantasy Main dan pertandingan final mereka, sungguh, kalian wajib nonton!

Pasalnya, tim ini memang cukup dominan di game pertama dan mengakhiri permainan dengan skor 25-8! Namun, di pertandingan kedua, lawan mereka Jocelyn mulai memberikan perlawanan meski memang mereka tetap harus menyerah kalah dengan skor 13-22.

Statistik game ketiga saat Jocelyn mencuri poin

Di game ketiga lah Jocelyn seperti kesurupan karena menggagalkan sekian banyak strategi serangan Fantasy Main dan memutarbalik keadaan. Jocelyn pun mampu mencuri skor dari Fantasy Main di game ketiga ini dengan skor akhir 30-25.

Dengan skor 2-1, pertandingan pun berlanjut ke game keempat. Namun sayangnya, Jocelyn seperti kembali lagi ke permainan game kedua (tidak seburuk game pertama) – mungkin memang benar di game ketiga mereka sungguh kesurupan.

Game keempat antara Fantasy Main vs. Jocelyn

Jocelyn sebenarnya sempat memberikan harapan di menit 13 saat mereka memukul mundur gempuran Fantasy Main namun momentum tersebut tak dapat dimanfaatkan dengan baik

Fantasy Main pun menutup pertandingan dengan sangat baik dan rapih di game keempat ini dengan skor 22-11. Dengan demikian, Fantasy Main pun yang berhak terbang ke Jakarta untuk beradu melawan tim-tim terbaik se-Asia Tenggara.


Setelah menonton belasan pertandingan dari kedua tim di atas, saya sendiri jujur sudah tambah tidak sabar melihat bagaimana kedua tim ini bertemu dengan jagoan-jagoan dari negara lainnya seperti IDONOTSLEEP dari Thailand, Aether Main dari Filipina, Bigetron SG dari Singapura, ataupun Aerowolf Roxy dari Indonesia.

Kira-kira gimana ya? Apakah kalian juga menonton pertandingan-pertandingan dari tim-tim peserta MSC 2018 dari negara-negara lain selain Indonesia? Siapa jagoan kalian di MSC 2018?

Written by Yabes Elia

Memulai petualangannya di industri media sejak Desember 2008 saat bergabung dengan majalah T3 Indonesia. Pernah juga bermain dan belajar sebagai Managing Editor majalah PC Gamer Indonesia selama 5 tahun.

Follow me: twitter.com/Yabes_Elia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…