in

[Cerita MPL S2] RRQ.O2: Buah Manis Pelatihan Tim di Bootcamp Filipina

Sumber: RevivalTV

RRQ.O2 merupakan salah satu tim ternama yang menjadi unggulan sejak MPL Season 1 berjalan.

Memasuki musim kedua, status unggulan dari tim raja ini masih belum berubah. Bahkan kehadiran para pemain baru membuat tim ini semakin diunggulkan menjadi juara.

Selain itu mereka sukses mengemban gelar juara di ajang MPL Season 2. Setelah memakan waktu 6 bulan lamanya, akhirnya Lemon dan kawan-kawan meraih trofi prestisius dari ajang bergengsi besutan Moonton tersebut.


Perjalanan yang Terjal Armada RRQ.O2

RRQ saat menjuarai turnamen Pandawa Lima. Sumber : Fanpage RRQ

Saat MPL Season 1, RRQ.O2 meraih peringkat pertama saat group stage. Sayang, langkah mereka harus terhenti dari rival abadinya, EVOS dan harus puas meraih peringkat ketiga.

Seusai IGC 2018, mereka harus kehilangan Marsha yang pergi ke rival mereka, EVOS. Selain itu, BarierJr yang juga pasangan tanker dari Marsha juga terlihat tidak aktif seusai IGC 2018 dan akhirnya menjadi pemain di tim kedua RRQ yaitu RRQ Zen.

Masuknya Lavitz dan Liam yang mengisi posisi tank masih belum mampu membawa RRQ.O2 meraih gelar juara saat Garuda Cup 2018.

RRQ saat menjuarai Bekraf Game Prime. Sumber: Instagram RRQ

Saat Bekraf Game Prime, pergantian pemain lagi-lagi dilakukan dengan masuknya AyamJAGO untuk mengisi posisi assassin, sedangkan Instinct atau AmpunOM mengisi posisi tanker. Pergantian tersebut akhirnya membawa hasil positif dengan raihan juara yang didapat.

Bersama EVOS dan Aerowolf Roxy, RRQ.O2 juga mengikuti MSC 2018. Sayangnya, RRQ harus takluk saat semi final setelah dikalahkan Digital Devils Professional Gaming dengan skor 0-2.

BACA JUGA: [Cerita MPL S2] EVOS Esports: Kembali Emban Titel Raja Tanpa Mahkota

Memasuki MPL Season 2, penampilan Lemon dan kawan-kawan tetap konsisten bahkan sempat merasakan peringkat pertama saat group stage.

Sayangnya, di klasemen akhir mereka harus puas meraih peringkat ketiga setelah kalah poin dari Aerowolf Roxy dan ONIC Esports. Saat melawan kedua tim tersebut, mereka harus takluk dengan skor yang sama yaitu 1-2.


Rahasia Sang Juara

Sumber: RevivalTV

Memasuki babak playoff, RRQ.O2 memulai langkah mereka dengan melawan Aerowolf Roxy. Perjalanan mereka berlangsung mulus dengan mengalahkan tim yang menjuarai MPL Season 1 dengan skor 2-1.

BACA JUGA: Pensiunnya Jack hingga Bubarnya BOOM Jr, Berikut Rekap Roster Shuffle Paska MPL Season 2!

Akhirnya mereka bertemu dengan musuh abadinya yaitu EVOS yang sukses mengandaskan ONIC Esports. Sempat unggul di game pertama, namun Lemon dan kawan-kawan terlihat kesulitan di game kedua.

Permainan yang sangat baik dari Oura yang memainkan Aldous akhirnya membuat EVOS sukses memaksa game ketiga.

Sumber: GLHF Production/RevivaL TV

RRQ.O2 akhirnya sukses mengambil game ketiga sekaligus membuat mereka memastikan tempat di grand final. Pertemuan dengan EVOS lagi-lagi kembali terjadi setelah sukses mengandaskan ONIC Esports.

AyamJAGO yang tidak terlalu menonjol di pertandingan sebelumnya menunjukkan kebolehannya saat grand final.

4 Perubahan Roster Tim CS:GO Paling Buruk di Tahun 2018

Ia memimpin RRQ.O2 meraih gelar juara MPL Season 2 setelah sukses mengalahkan EVOS dengan skor telak, 3-0. Tak heran, ia akhirnya menjadi MVP saat grand final dan berhak membawa pulang US$1,000 (sekitar Rp14,3 juta).

Sumber: GLHF Production/ RevivaL TV

Saat konferensi pers setelah final, para pemain RRQ.O2 mengaku disiplin dan percaya dengan tim menjadi kunci kemenangan mereka. Menariknya, para pemain RRQ.O2 mengaku EVOS menjadi tim yang ingin dikalahkan.

Ketika ditanya apakah mereka melakukan bootcamp sampai ke Filipina menjelang MPL Season 2, Wilbert Marco selaku manajer tim tidak membantah akan hal tersebut. “Nanti untuk detailnya akan kami umumkan kedepannya,” kata Wilbert saat konferensi pers.

Pemilihan Filipina sebagai tempat bootcamp tentunya merupakan hal wajar mengingat juara MSC 2018 yaitu Bren Esports berasal dari negara tersebut.

Melalui video yang dirilis RRQ, mereka melakukan bootcamp selama 3 hari 2 malam melawan tim-tim besar yang ada di Filipina yang menjadi rahasia mereka menjadi juara.

Setelah MPL Season 2 usai, RRQ.O2 langsung mengikuti dua turnamen yaitu IESPL dan MSL 2018 Invitational Season 2.

Bagaimana nasib dari roster ini kedepannya? Akankah masih bisa mempertahankan takhta di MPL Season 3? Kita lihat saja.

Diedit oleh Yubian A. Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…