in , ,

Kenalan dengan REV Indo, Tim Menyeramkan Namun Underrated di MPL Indonesia

REV Indo dikenal sebagai salah satu tim yang patut diwaspadai. Sejauh artikel ini dibuat, mereka belum pernah kalah dengan skor 2-0. Saat ini mereka meraih satu kemenangan dan empat seri. Mereka juga mampu menahan imbang tim ternama seperti Bigetron PK dan Elite8 Esports.

Kali ini penulis melakukan wawancara dengan Jason yang juga pemain dari REV Indo yang dilakukan melalui Line chat.

Sebelumnya, mari kita kenalan dulu siapa saja pemain dari REV beserta role dan hero andalannya :

Dari kiri ke kanan : Reinsv, Lian, Sora, Rmitchi,Fear, Sushi, Yor
  • Vicky “YO[R]” Vendy (Tanker/Fighter) (Akai)
  • Andy “ReinsV” Tan (Midlaner/Mage) (Kagura)
  • Jason “Sushi” (Tank/Fighter) (Gatotkaca)
  • Ikhsanuzul “Fear” Tariq B (Midlaner) (Moscov)
  • Irwan “Lian” Yulianto (Mage/Fighter) (Chou)
  • Imanuel “Rmitchi” Christian Santoso (Assassin) (Saber)

REV Indo terbentuk pada 20 Oktober 2017 dengan tujuan semua pemain mempunyai keinginan yang sama untuk menjuarai turnamen-turnamen besar seperti MSC atau MPL.

Bagaimana prestasi mereka sejauh ini? Berikut prestasi mereka :

  • Juara 1 MLI Tournament Online
  • Juara 1 ASL League Tournament
  • Juara 2 Fck Online Tournament
  • Juara 3 Revival Esport Tournament

Para pemain REV Indo sendiri sudah kenal satu sama lain sebelumnya seperti Rmitchi, Yor, Lian, dan Sora sebelum bergabung. Ada juga yang baru kenal ketika bergabung dengan REV Indo.

Mereka juga tinggal di tempat yang berbeda seperti Lian, Yor, Sora, dan Azura yang berasal dari Jakarta. Sedangkan Rmitchi dan Fear dari Surabaya. Ada juga yang berasal dari Batam yaitu reinsv  dan Sushi yang berasal dari Tanjung Pinang.

Tentunya mereka senang dan bangga bisa lolos ke MPL dan bisa bersaing dengan tim tim esports Indonesia. “Target di turnamen ini ya kita ingin juara” kata Jason saat ditanya target MPL.

Saat ditanya siapakah lawan terberat dan paling mudah, mereka mengakui tidak ada tim yang mudah karena bisa memasuki qualifier sudah termasuk berat. “Namun jika harus pilih salah satu menurut kami yang paling mudah Saints Jr dan paling berat RRQ

Kenapa mereka memilih tim tersebut?

“Kita memilih Saints Jr karena so far lawan kita yang lebih mudah di antara tim lain dan kita memilih memilih RRQ sebagai tim yang paling berat karena pernah ketemu di turnamen lainnya ataupun rank mereka sangat kompak” katanya.

Paling mudah ini juga bukan berarti bisa diremehkan juga ya, bagaimana pun, 10 tim yang bisa masuk ke MPL adalah tim-tim terbaik yang sudah mengalahkan 2048 tim lainnya dalam kualifikasi daring Desember 2017 silam.

Untuk latihan sendiri mereka biasanya melakukannya secara online tergantung situasi yang ada. Komunikasi sendiri tentunya dilakukan secara online, kecuali kalau ada pertandingan offline.

Selama melakukan secara online, tidak ada kendala namun kembali lagi ada yang bisa dan ada yang tidak jadi hasilnya

REV dan 9 tim lain masih saling bertemu satu sama lain untuk memperebutkan 8 tim terbaik yang akan lanjut bertanding di playoff MPL Season 1.

Diedit oleh Yabes Elia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…