in

[Cerita MPL S2] ONIC Esports: Nasib Tim Selanjutnya Tanpa Sang Kapten

Sumber: MPL Season 2

ONIC Esports merupakan nama baru di kancah esports Indonesia. Namun di divisi Mobile Legends, mereka sukses mengejutkan persaingan dengan berhasil lolos ke MPL Season 2 bahkan sampai memuncaki akhir klasemen.

Meski baru, beberapa punggawa dari tim berlogo landak kuning ini bukanlah sembarang orang. Beberapa di antaranya sempat mengecap sengitnya pertarungan di panggung MPL Season 1, seperti sang kapten, Eiduart.

Perjalanan Menuju Playoff

Sumber: MPL Indonesia

Nama ONIC Esports bermula ketika mereka berhasil lolos ke final playoff MPL Season 2. Saat itu para pemainnya yaitu Spade, mantan pemain ELITE8 Esports, Eiduart yang dulunya merupakan kapten di Bigetron Esports.

Tiga pemain tersisa adalah Ichsan, Drian, dan Fenrir. Satu pemain lagi adalah AntiMage yang masuk bersama Drian dari XCN.

Belum lama terbentuk ONIC Esports harus berganti pemain. Ichsan akhirnya keluar ke Aerowolf Roxy namun ditukar dengan Watt, pemain yang sukses membawa tim tersebut juara MPL Season 1.

Mobile Legends Jadi Salah Satu Game yang Dipertandingkan di SEA Games 2019!

Tidak lama berselang, AntiMage juga keluar dari tim sehingga hanya menyisakan 5 pemain. Perlahan namun pasti, Eiduart dan kawan-kawan menunjukkan tajinya di MPL Season 2.

Bahkan sampai minggu ketiga, mereka menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan. Aerowolf Roxy, EVOS Esports, dan RRQ.O2 sukses ditaklukan oleh mereka.

profil onic esports
Sumber: MPL Indonesia

Memasuki minggu keempat, mereka akhirnya harus merasakan pahitnya kekalahan. Uniknya mereka justru kalah dari SFI Esports, tim yang saat itu menghuni zona degradasi dengan skor 1-2.

Kekalahan tersebut membuat mereka harus menyerahkan takhta peringkat pertama kepada RRQ.O2.

Namun ONIC Esports tidak menyerah untuk kembali ke puncak klasemen. Konsistensi permainan dari Eiduart dan kawan-kawan dengan berhasil menyapu bersih semua pertandingan yang tersisa dengan skor 2-0.

Sumber: MPL Season 2 – RevivalTV

Mereka akhirnya kembali berada di puncak klasemen dengan mengoleksi 23 poin, unggul head to head dari Aerowolf Roxy meski dengan poin yang sama.


Hasil di Luar Target dari Sang Pemuncak Klasemen

onic esports mpl season2
Sumber: MPL Indonesia

Saat konferensi pers, ONIC Esports menceritakan kesuksesan mereka meraih peringkat pertama saat group stage. Mereka mengaku patch yang bagus membuat mereka bisa lebih sinkron satu sama lain.

ONIC Esports merupakan tim yang mengambil variasi hero paling sedikit dibandingkan tim lain. Namun Eiduart mengaku pengambilan hero lebih karena hero yang nyaman dipakai. Selain itu ia mengaku karena heronya kuat dan sesuai dengan strategi mereka.

BACA JUGA: 3 Tim CS:GO yang Diprediksi Semakin Memburuk di Tahun 2019!

Ketika ditanya soal babak playoff yang berbeda dengan season 1, Eiduart mengaku kehadiran sistem ini membuat semua tim lebih serius dan lebih adil.

Karena dengan sistem ini mampu mempengaruhi seeding playoff di mana empat peringkat tertinggi lebih diuntungkan daripada peringkat lima sampai delapan.

Sumber: GLHF Production

Sayang, perjalanan ONIC Esports di babak playoff tidak terlalu mulus dengan kekalahan mereka dari EVOS dengan skor 0-2. Meski begitu, mereka mampu bangkit dengan sukses mengalahkan Saints Indo dengan skor 2-0.

Di babak selanjutnya, mereka bertemu dengan Louvre dan akhirnya berhasil mereka kalahkan dengan skor 2-1. Sayang, ONIC Esports harus puas dengan raihan peringkat ketiga setelah mereka takluk dari EVOS dengan skor 1-2.


Hengkangnya Sang Juru Kunci Tim

Seusai MPL Season 2, kabar mengejutkan terjadi setelah Eiduart yang juga kapten memutuskan keluar dari tim. Lewat video mengenai perpisahan Eiduart, ia bangga dan puas akan pencapaian tim saat babak grup.

Namun rasa puas ini secara tidak langsung menurunkan performa tim yang mengakibatkan mereka turun performa di beberapa turnamen online meski sempat meraih juara pertama di Game.ly Tournament Online.

Sumber: Muhammad Thirafi Sidha/RevivaL TV

Ia juga menceritakan suasana tim saat playoff saat itu sedang kurang bagus dan dia kebingungan cara untuk memperbaiki.

“Namun di detik-detik terakhir kita semua bersatu, kita buang ego kita, emosi kita dan bisa bermain objektif dan merasa lagi rasa kekeluargaan yang sempat hilang,” kata Eiduart lewat video.

BACA JUGA: TNC Predator Jatuhkan Sanksi Kepada Kuku Atas Tindakan Rasismenya!

Justin yang juga perwakilan ONIC Esports mengaku keluarnya Eiduart juga berarti keluarnya ONIC. “Eiduart adalah founder dari ONIC dan dia sudah menitipkan segala ilmunya di dunia esports ke kami.

Jadi kami bersyukur sekaligus kehilangan sosok yang sudah membesarkan nama tim. Untuk pengganti pasti ada tapi pengumumannya masih nanti karena MPL masih jauh,” katanya.

Sumber: ONIC Esports

Roster terbaru ONIC Esports sendiri bertanding IPWC Season 3 dengan menggabungkan pemain ONIC dan ONIC.NV, sayangnya mereka harus puas meraih peringkat kedua setelah takluk dari SFI Esports.

Belum diketahui apakah roster tersebut merupakan roster final atau masih bisa berubah lagi menjelang MPL Season 3.

Diedit oleh Yubian A. Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…