in ,

Mobile Legends Jadi Salah Satu Game yang Dipertandingkan di SEA Games 2019!

Sumber: Razer

Kabar yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba juga, karena ranah esports akhirnya resmi menjadi salah satu cabang yang memperebutkan medali resmi di SEA Games 2019.

Informasi ini diketahui setelah konferensi pers dari Ketua Komite Olahraga SEA Games Filipina (PhilSGOC), Alan Peter Cayetano kemarin (28/11) di Pasay City, Filipina.

“Kami sangat senang, bersemangat, dan merasa terhormat dengan adanya esports di SEA Games beserta Razer sebagai partner kami,” kata Cayetano. “Gamers adalah hal yang penting di komunitas kami,” tambahnya.

Sumber: Foxsportsasia

Komite olimpiade Filipina dan PhilSGOC bakal bekerja sama dengan perusahaan hardware gaming, Razer untuk mendukung atlet esports Filipina dan mengangkat esports sebagai salah satu cabang yang memperebutkan medali.

“Ini menjadikan calon atlet esports di Asia Tenggara ke panggung dunia,” kata Limeng Lee sebagai Chief Strategy Officer Razer. Esports di SEA Games telah mendapatkan akreditasi dari Federasi Olahraga Elektronik Asia.

Menurut informasi yang beredar ada enam medali emas yang akan diperebutkan, dua untuk game konsol, dua untuk PC, dan dua untuk game mobile. Turnamen yang memenuhi syarat akan diadakan untuk berkompetisi di ajang SEA Games 2019.

MSC 2017

Sejauh kabar yang beredar hanya Mobile Legends: Bang Bang, salah satu game populer saat ini di mobile yang dipastikan bakal diadakan di SEA Games 2019. Untuk game lain bakal diumumkan pada tanggal 15 Desember 2018.


Panggung Mobile Legends di Asia Tenggara

Pemilihan Mobile Legends sendiri sudah diprediksi mengingat game ini terbilang populer di Asia Tenggara, khususnya Indonesia yang sudah menjadi tuan rumah MSC 2017 dan 2018. Meski begitu, Indonesia belum pernah meraih juara di MSC 2017 maupun 2018.

Aether Main menjuarai MSC 2018. Sumber: Mobile Legends

Saat itu di MSC 2017, Saints Indo dan ELITE8 yang menjadi perwakilan Indonesia namun harus gugur di awal pertandingan dan IDNS dari Thailand yang menjadi juara.

Sedangkan di MSC 2018, Indonesia diwakili RRQ.O2, EVOS Esports, dan Aerowolf Roxy. Sayang, ketiga tim ini juga gagal merebut juara untuk Indonesia dan Bren Esports, wakil Filipina yang akhirnya menjadi juara.

Afrindo “G” Valentino (tengah) di gelaran Garuda Cup.

Afrindo “Lucky” Valentino yang juga pemain Aerowolf Roxy juga menyatakan pendapat mengenai masuknya Mobile Legends sebagai salah satu game esports yang dipertandingkan di SEA Games.

“Tentunya ini menjadi kabar baik untuk para gamers di Indonesia yang sudah ditunggu-tunggu sekian lama, akhirnya terwujud juga.

Menilik Potensi Fortnite Jadi Game Esport Besar Pada Tahun 2019

Tinggal satu hal lagi yang paling kita perlukan yaitu dukungan fasilitas pemerintah untuk para gamers di Indonesia agar bisa bersaing dengan negara lain,” katanya.

Sebelumnya, Asian Games 2018 juga memasukkan esports menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan namun hanya sebatas eksibisi.

BACA JUGA: XCN Divisi CS:GO Lepas Tiga Pemain Andalan, Blazek1ng Ungkap Alasannya!

Saat itu enam game yang dipertandingkan adalah League of Legends, PES 2018, Clash Royale, Hearthstone, Starcraft II, dan Arena of Valor.

Sumber: AGe Network

Selain Mobile Legends, game apa lagi yang bakal masuk di SEA Games 2019? Mengingat pasar yang disajikan lebih beragam, mungkin gelaran Tekken 7 dan berbasis console akan mendapatkan panggung di ajang ini.

Diedit oleh Yubian A. Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…