in ,

Apakah Hero Baru Mobile Legends Selalu OP alias Overpowered?

Setiap kali ada hero baru di Mobile Legends, selalu saja ada orang-orang yang mengatakan hero tersebut OP (overpowered), imba, terlalu dewa, dan istilah-istilah lainnya.

Tak sedikit juga ada beberapa orang yang bahkan mengaitkannya dengan sistem free-to-play game tersebut sehingga mereka berargumen bahwa hero baru memang sengaja dibuat overpowered biar dibeli oleh player.

Namun, saya pribadi seringnya tak ingin terjebak dengan tren dunia maya yang seringnya hiperbolis dan lebih ingin melihat persoalan ini lebih dekat untuk mencoba menjawab pertanyaan besar yang juga saya jadikan judul di artikel ini.

Pertama, untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita lihat definisi overpowered terlebih dahulu. Overpowered itu artinya lebih superior dari segi kekuatan. Jika istilah ini diterapkan untuk sebuah hero di game MOBA artinya hero tersebut memang memiliki banyak aspek intrinsik yang memang lebih hebat dibanding hero lainnya.

BACA JUGA: 5 Rekomendasi Hero Mobile Legends untuk Solo Rank

Dari definisi tersebut, sebenarnya kita sudah bisa menjawab beberapa kasus hero-hero baru yang dulu sempat disebut-sebut OP saat pertama kali dirilis, misalnya Argus.

Ketika pertama kali dirilis, banyak pemain kaget melihat ulti-nya yang mengijinkan Argus memulihkan HP saat diserang musuh dan membuatnya tak bisa mati. Apakah ulti tersebut membuatnya OP?

Buat yang pernah bermain League of Legends (LoL) sebelum bermain Mobile Legends, kemunculan Argus sebenarnya serupa dengan yang terjadi saat Tryndamere dirilis beberapa tahun silam karena ulti-nya mirip. Tryndamere juga tak bisa mati saat ulti-nya berjalan. Kehebohan seruan-seruan OP juga sebenarnya terjadi kala itu.

Namun faktanya? Tryndamere adalah salah satu hero yang paling tidak laku di ajang kompetitif LoL. Demikian juga Argus. Mobile Legends Professional League (MPL) Season 1 yang merupakan ajang kompetitif ML pertama sejak kemunculan Argus pun menampilkan fenomena yang serupa. Argus adalah salah satu hero yang paling tidak laku alias jarang sekali dipakai di ajang ini.

Kenapa? Karena faktanya, Argus itu tidak pernah OP dan malah gampang sekali di-counter. Mekanisme ulti-nya hanya menakutkan bagi pemain pemula yang tak mau melihat lebih jelas efek visualisasi saat ulti-nya Argus berjalan.

Jadi, IMHO, kita tidak bisa mengatakan satu hero itu OP hanya karena kitanya yang memiliki keterbatasan alias newb… awkakwakawk…

Curi-curi Ilmu Supaya Sakti ala Kagura RRQ Lemon 彡 Yuk!

Sebaliknya, sebuah hero juga tidak bisa dikatakan OP hanya karena dimainkan oleh pemain yang benar-benar jago memainkannya. Misalnya Lemon saat memainkan Kagura. Di kasus Kagura dan Lemon tersebut yang bisa dibilang OP adalah Lemon nya, bukan Kagura nya.

Istilah hero OP itu seharusnya bukan bergantung pada siapa pemain atau siapa lawannya, entah itu pro atau noobs.

Hero baru yang dirilis di Mobile Legends ataupun game-game MOBA lainnya, Dota 2, LoL, AoV, dan yang lain-lainnya biasanya jadi terlihat sulit dikalahkan karena memang kitanya saja sebagai pemain yang belum dapat memahami dengan benar mekanisme skill mereka dan merumuskan counter-nya.

Namun demikian bukan berarti tidak pernah ada hero yang bisa dibilang OP juga, setidaknya di Mobile Legends. Karrie jaman sebelum di-nerf (saya lupa persisnya patch versi berapa), misalnya, baru bisa dibilang OP. Kenapa? Karena jika kebanyakan hero Marksman butuh 3-4 item core untuk bisa jadi mengerikan, Karrie pre-nerf hanya butuh 1 item core, Fallen Sword, yang bersinergi sangat baik dengan skill pasifnya.

Cooldown Phantomstep nya Karrie juga dulu hanya 2 detik (kalau tidak salah ingat), sekarang jadi 6 detik. Jadi, Karrie dulu bisa dibilang OP karena susah dibunuh karena bisa kabur dengan mudah dengan Phantomstep tapi juga hanya butuh 1 item core. 

Jadi, untuk menjawab pertanyaan di atas tentang hero baru yang selalu OP, jawabannya adalah tidak selalu.

Lalu, kenapa hal ini penting untuk disadari? Karena saya tidak ingin kalian terlalu cepat membeli hero-hero baru hanya karena sejumlah YouTuber mengatakan hero tersebut OP. Pahami dulu skill-skill nya dan banyak-banyak menonton pertandingan hero tersebut sebelum membuang-buang Diamond untuk membeli hero yang tidak akan kamu pakai nantinya.

Revival’s Special: Ngobrol Bareng Chainsmo, Caster Paling Cantik di MPL Indonesia Season 1

Kecuali, kamu memang ingin koleksi semua hero yang ada ataupun tak masalah dengan kantong ataupun jumlah Diamond. Saya hanya lebih suka memberikan perspektif yang berbeda namun keputusan akhirnya tetap saya kembalikan ke masing-masing pemain.

Written by Yabes Elia

Memulai petualangannya di industri media sejak Desember 2008 saat bergabung dengan majalah T3 Indonesia. Pernah juga bermain dan belajar sebagai Managing Editor majalah PC Gamer Indonesia selama 5 tahun.

Follow me: twitter.com/Yabes_Elia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…