Playoff LCS Sudah Siap

Setelah 9 minggu bertanding, NA dan EU LCS Regular season akhirnya selesai, 6 tim terbaik dari masing-masing region siap masuk ke tahap playoff dan 3 tim dengan posisi klasemen terendah masuk ke tahap relegasi, siap untuk mempertahankan tempatnya di LCS.

EU LCS

(Skema Playoff EU LCS)

lcs
G2 Esport melanjutkan dominasi EU LCS dengan nilai 10-8-0, 10 menang, 8 seri, 0 kalah (EU LCS menggunakan format Best of 2 di regular season) tim nomor 1 saat Spring Split masuk ke dalam Summer Split lebih kuat, tidak kalah 1 series pun, membuat tim ini menjadi tim paling mendominasi EU LCS setelah Fnatic pada summer split tahun lalu. Splyce tim yang saat Spring Split hampir mengalami relegasi  menemukan jati dirinya dan mendominasi tim-tim dibawahnya, mengakhiri regular split dengan nilai 9-6-3.

(Skema Relegasi EU LCS)

lcs 2
Berita yang mengagetkan lainnya dari EU LCS adalah jatuhnya tim Origen ke posisi relegasi. Origen tim yang tahun lalu mencapai Semifinal Worlds mengalami berbagai masalah internal selama regular season membuat tim yang dulu menjadi kebanggaan EU jatuh menjadi tim yang rapuh. Tim Misfits menjadi jagoan yang diharapkan oleh caster EU LCS untuk dapat masuk ke LCS, dengan dominasi tim ini di Challenger Series diharapkan tim Misfits akan membawa EU ke level yang lebih tinggi di season 7.

NA LCS

lcs 3

TSM mendominasi regular season dengan nilai 17-1 (dalam format best of 3) hanya kalah satu kali dengan Phoenix 1. Immortals, tim nomor 1 di Spring Split, turun ke posisi 2 dengan nilai 16-2, 2 kali kalah dengan TSM. CLG mendapat posisi 4, menjadi kejutan beberapa orang dikarenakan dominasi CLG di Playoff Spring Split dan pertunjukan yang baik di MSI, mampu mengalahkan tim  nomor 1 Korea ,(SKT T1) dan tim nomor 1 China (Royal Never Give Up).

(Skema Relegasi NA LCS)

lcs 4

Echo Fox yang diharapkan menjadi salah satu tim yang terbaik di NA LCS malah menjadi tim yang terburuk, Tim Asuhan Rick Fox, mantan pemain NBA tidak mampu untuk mempertahankan permainan baik yang mampu di lakukanya saat akhir regular season Summer Split. Phoenix1, tim satu-satunya yang mampu mengalahkan TSM tidak mampu menetralisir awal season yang buruk bagi timnya. Cloud9 Challenger menjadi  jagoan di tahap relegasi/promosi ini, tim yang terdiri dari 3 pemain original Cloud 9 (Hai, Balls, dan Lemonation) mendominasi Challenger series dan di harap kan masuk ke LCS di season 7.

Region Lain

LCK (Korea) masih menjalani Reguler Seasonya untuk 1 minggu lagi. Pertandingan sengit ataran ROX Tigers dan SKT T1 untuk mengambil posisi teratas untuk masuk ke Playoff

LPL (China) juga masih menunggu 1 minggu lagi untuk mendapat konklusi Reguler Season, 2 tim yang paling mendominasi LPL, EDG dan Royal Never Give Up . EDG masih mendapat nilai sempurna dengan nilai 14-0 (best of 3)

LMS (Taiwan) juga masih menunggu 1 minggu lagi, persaingan  sengit antar 3 tim terbaik di LMS menjadi sulit untuk di prediksi tim mana yang akan juara. Tim paling dominan adalahan J-Team  yang dahulu adalah Taiwan Assassin, juara Worlds Season 2 yang kemudian di beli oleh penyanyi papan atas Jay Chou. J-team memiliki nilai 10-2-0 (Best of 2) dilanjutkan Flash Wolves, tim juara 2 di MSI 2016, dan AHQ Esports Club, Tim terbaik di regular season Spring Split.