Fortius Gaming Juara LIC 2016

fortius

Seluruh pengunjung yang hadir memenuhi Atrium Center Mal Taman Anggrek pada Minggu, 16 Oktober, menjadi saksi atas kemenangan Fortius Gaming pada babak grand final League of Legends Indonesia Championship (LIC) 2016. Tim ini berhasil mengalahkan lawannya, yakni Pondok Gaming dengan skor sempurna 2-0 dan menyandang gelar tim terbaik di seluruh penjuru Indonesia sekaligus memboyong pulang hadiah uang tunai sebesar 70 juta rupiah.

Sejak hari pertama LIC 2016 digelar, Fortius Gaming terus-menerus memperlihatkan penampilan sempurna. Tim yang beranggotakan 6 atlet e-sports ini menduduki peringkat tertinggi pada fase penyisihan grup perebutan tiket menuju ke semi final dengan mengantongi 4 buah kemenangan. Melalui babak semi final yang dilangsungkan pada Sabtu 15 Oktober 2016, Fortius Gaming sukses memantapkan langkah menuju ke Grand Final dengan mengalahkan RevivaL-eSports.

Fortius Gaming, secara nama memang tergolong baru dalam skema kompetitif League of Legends Indonesia. Namun, tim ini tidaklah sepenuhnya baru, karena mereka merupakan tokoh lama yang sudah lama eksis di kancah e-sports; Surya ‘Square’ Wana Bakti, Thanh Lâm ‘Meocon’ Trần, Vĩnh Thanh ‘Beyond’ Trương, Kenny ‘Chupper’ Marcellino dan Kyle ‘Rofens’ William.

lic-2

“Tujuan utama Fortius, dari sejak dulu, adalah untuk menang dalam setiap pertandingan. Kami berlatih keras setiap hari demi memberikan penampilan terbaik dan mencapai tujuan utama, yaitu tadi, menjadi juara. Apapun turnamennya.” Ujar Kayle “Rofens” sebagai kapten tim Fortius Gaming.

“Latihan-latihan tersebut bisa berupa penambahan jadwal latihan yang semakin intens. Kita juga sering mencoba strategi-strategi baru. Selain itu, mengingat tim kami juga berisikan dua orang pemain Vietnam, kami meningkatkan sinergi dengan lebih banyak berkumpul dan mengenal satu sama lain. Hal ini sangat membantu kami, terutama Meocon dan Beyond, dalam berkomunikasi, terutama di saat sedang berada dalam pertandingan,” tambah Kenny sang pemain ADC.

Meocon menjadi sosok penting atas kemenangan Fortius Gaming. Pria berkebanggsaan Vietnam ini memperlihatkan permainan yang luar biasa memukau di sepanjang pertandingan, dan sukses memastikan gelar untuk dirinya sendiri sebagai pemain terbaik (MVP) di ajang LIC 2016.

Gelaran LIC 2016 resmi ditutup dengan Fortius Gaming sebagai juara pertama—membawa pulang hadiah sebesar 70 juta rupiah, disusul oleh Pondok Gaming sebagai runner-up–berhasik atas hadiah 35 juta rupiah.

Pertandingan Grand Final di Mal Taman Anggrek merupakan acara puncak dari LIC 2016 yang sudah diselenggarakan sejak bulan September. Sebanyak 102 tim dari seluruh penjuru Nusantara berpartisipasi untuk menjadi yang terbaik di Indonesia. Melalui penyisihan dari wilayah masing-masing, 10 tim berhasil lolos ke babak utama dan dipertemukan di kota Jakarta. Kesepuluh tim ini dibagi menjadi dua grup, dimana masing-masing grup berisi lima tim.