5 Midlaner Terbaik di Worlds League of Legends Championship

Apakah anda tahu siapa sajakah lima midlaner terbaik di Worlds dan siapakah yang bisa menantang SK Telecom T1’s Lee “Faker” Sang-Hyeok yang sedang berusaha untuk mendapatkan gelar ketiganya di Summoner’s Cup? Berikut 5 midlaner terbaik di Worlds League of Legends Championship.

5. Lee “Scout” Ye-Chan

Region: China
Team: Edward Gaming

Scout, pemain amatir yang sangat dicari di solo queue ladder, dan dia bergabung bersama SKT pada tahun lalu untuk backup dua midlane SKT yaitu Faker dan Lee “Easyhoon” Ji-H0on. Scout meninggalkan Korea Selatan untuk bergabung bersama Edward Gaming di pertengahan tahunnya yang masih dipakai sebagai cadangan. Scout sebelum nya di kenal sebagai pemain solo queue ya suka meledak-ledak dan gegabah dan EDG meminta Scout untuk bermain agar lebih stabil.

download

4. Lee “Crown” Min-Ho

Region: South Korea
Team: Samsung Galaxy

Setelah Scout, Crown adalah salah satu midlaner asal Korea Selatan yang mempunyai kesempatan untuk menjadi superstar di tournament ini. Ketika Samsung sedang mengalami kesulitan untuk bersaing bersama top team di tahun 2014, Crown adalah salah satu player harapan Samsung untuk bisa bersaing kembali bersama tim-tim besar lainnya, kurang lebih setahun yang lalu Samsung yang baru di bangun kembali, memulai debut mereka dengan pertarungan yang sengit antara Crown Yasuo dan  Faker Ahri. Tetapi, match tersebut bukan lah penampilan terbaik dari Crown dan Samsung kalah 0-2 dari SKT.

Sejak kekalahan itu, Samsung dan Crown sangat berkembang pesat secara keseluruhan. Crown sangat bangga atas kerja keras nya selama menjadi seorang profesional gamer yang dimana dulu nya dia adalah seorang profesional starcraft player yang dimana butuh latihan yang lebih berat.  Setelah gagalnya Crown memasuki playoff di spring season, Crown mendorong diri nya agar menjadi pemain yang lebih baik pada summer season supaya bisa merebut title juara. Crown juga mendorong dirinya agar menjadi midlaner terbaik di summer season. Dalam enam pertandingan terakhir selama Korea Selatan menuju World Championship, Crown bermain 6 champions berbeda, termasuk Viktor yang adalah champion andalan dari Crown yang berhasil memperoleh score 10/0/4 dan menang atas KT Rolster.

Mungkin Samsung bukan tim yang di penuhi banyak pemain bintang, tetapi Samsung mempunyai pemula yang masih bisa sangat berkembang lebih bagus layak nya midlaner top dunia lain nya seperti Crown.

shadow-kabum-agencia-x5

3. Huang “Maple” Yi-Tang

Region: Taiwan
Team: Flash Wolves

Berbeda dari dua player pendatang sebelumnya, ini akan menjadi kejuaran ketiga kali nya di Worlds bagi midlaner Wolves ini, dia datang ke Worlds sebagai rookie yang sangat bersemangat.  Tahun lalu Maple bermain cukup bagus, dan membawa Wolves sampai ke quarterfinal yang dihentikan langkahnya oleh tim Origen dengan score 3-1. Dengan kembalinya Maple untuk ketiga kali nya di World Championship,  Maple adalah salah satu veteran yang bermain secara konsisten dan merupakan salah satu pemain terbaik di Taiwan dalam beberapa tahun terakhir ini, Partnertship-nya dengan jungler Hung “Karsa” Hau-Hsuan bisa di bilang tidak begitu bagus dan mereka harus membangun chemistry yang bagus di Worlds tahun ini.

pic_14177870845481b6ccecf07

2. Søren “Bjergsen” Bjerg

Region: North America
Team: Team SoloMid

Ini merupakan perjalanan yang panjang untuk Bjergsen untuk sampai ke posisi ini. Tahun lalu, ketika TSM bergantung atas semua offense yang dilakukan Bjergsen, dia gagal atas hal itu. Individual skill yang ia miliki sangat berpengaruh dalam TSM dan posisinya sebagai shotcaller berperan atas 40% damage untuk TSM. Tim lawan tahu bagaimana TSM bermain dan hanya cukup fokus pada Bjergsen yang selalau memberikan damage besar untuk tim lawan.

Sekarang, pada tahun 2016, sebagai damage dealer seperti Bjergsen, Yi Liang “Doublelift” Peng akan membantu Bjergsen sebagai shotcaller. Tim ini tidak ada apa-apa nya tanpa Bjergsen. Dengan adanya Doublelift, Bjergsen sekarang tidak harus menjadi tulang punggung TSM. Hal ini memungkinkan Bjergsen akan bermain sangat lepas pada Worlds tahun ini. Dengan adanya Doublelift akan sangat membantu Bjergsen untuk meraih gelar MVP untuk yang ketiga kalinya. Salah satu record terbaik nya di dalam sejarahnya sebagai pro player adalah: 166/62/275 untuk 7.1 KDA dan damage per minute (DPM): 628.bjergsen

1. Lee “Faker” Sang-Hyeok

Region: South Korea
Team: SK Telecom T1

“Dia mungkin bukan menjadi pemain terbaik saat ini di dunia”, kata Song ” Smeb” Kyung-Ho dan Ming “Clearlove” Kai.  Itu bukan berarti Faker tidak bisa menjadi salah satu top midlaner dunia. Ada banyak poin yang harus dilihat dari roster dari SKT T1. Faker tidak sama dengan midlaner lainnya,  dia berada di region  yang paling sulit dan dia bisa memperoleh most kills dari midlaner manapun (162) dan hanya KT Rolster’s Sniper No “Arrow” Dong-Hyeon yang bisa bersaing dengan Faker yang berada di posisi kedua.

cer8wh3weaal0k9

Siapakah menurut sobat RevivaL yang layak untuk menjadi best midlaner di World Championship ? Lets see~~