in

Khan dari Longzhu Gaming Kena Denda dan Skorsing Karena Komentar Rasis

Longzhu Gaming akan tampil tanpa Top Laner andalan mereka, Khan, di LCK Spring Season selanjutnya karena Kim “Khan” Dong-ha mendapatkan hukuman skorsing dan denda karena komentar rasisnya saat latih tanding.

Hal ini menyalahi aturan resmi LCK bagian 9.2.4 mengenai perilaku yang tidak profesional. Menurut Riot Korea, Khan berkata kepada rekan satu timnya, “tenang saja, mereka punya 4 pemain China”. Hal tersebut dianggap rasis karena menilai seseorang hanya karena latar belakang ras ataupun negara.

Selain hukuman skorsing, Khan juga diharuskan membayar denda sebesar 1 juta Won (atau sekitar US$900).

Kasus ini bisa jadi mengganjal performa Longzhu di awal musim LCK nanti karena Khan merupakan salah satu pemain paling berpengaruh terhadap prestasi Longhzu musim lalu. Ia berhasil menghantarkan Longzhu Gaming jadi juara LCK dan mendapatkan gelar LCK Summer Playoffs MVP.

Bersama kawan-kawannya, ia juga berhasil membawa Longzhu Gaming ke perempat final di World Championship 2017 meski akhirnya harus tertahan oleh sang juara dunia, Samsung Galaxy.

BACA JUGA: SKT Lengser, Samsung Galaxy Juara Dunia!

Performa Khan juga sangat baik di ajang tersebut karena ia menempati urutan ketiga dari segi KDA, dengan skor 4.40, di 8 pertandingan yang ia mainkan. Hanya Mouse dari EDG dan CuVee dari Samsung Galaxy yang berhasil mendapatkan rating KDA yang lebih baik di antara semua pemain starter. 

CuVee dari Samsung Galaxy

Hal ini juga bukan pertama kalinya Riot memberikan hukuman kepada para pemain yang dianggap berlaku rasis. Svenskeren dari TSM bahkan harus absen dari sejumlah pertandingan di World Championship 2014 saat ia tersandung dengan kasus yang sama.

Riot memang cukup cepat dan tegas mengatakan bahwa hal ini memang sangat tidak profesional. Peraturan semacam ini memang sebaiknya ditegaskan, tidak hanya di kalangan profesional gamer ataupun di game-game lainnya.

Buat kawan-kawan yang masih suka main bacot, entah apapun itu, mungkin juga sebaiknya mulai dikurangi karena faktanya hasil pertandingan tidak akan berubah jadi lebih baik dengan bacotan. Plus, setidaknya, kawan-kawan juga bisa ikut perlahan merubah paradigma negatif yang mengatakan bahwa gamer itu suka mengumpat…

Sumber: League of Legends Korea

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…