in ,

Gelaran Grand Final HGC 2018 Eastern Clash Dimenangkan oleh Tim Ballistix

Tim Ballistix yang menjuarai HGC Eastern Clash 2018. Source: Blizzard Website

Gelaran MOBA besutan Blizzard Entertainment, Heroes of the Storm, kembali memulai turnamen tahunan mereka lewat ajang Heroes of the Storm Global Championship (HGC) 2018.

Menuju panggung utama, beberapa wilayah mencari sang juara untuk mewakili kekuatan regional tersebut. Tim Ballistix menjadi perwakilan Asia Timur lewat kemenangan di panggung HGC Eastern Clash 2018.

Team Liquid Tanpa Miracle di DreamLeague Season 9

Menuju gelaran utama di tahun 2018 ini, Ballistix mampu menjuarai HGC Eastern Clash mewakili Asia Timur dari total 8 tim yang bertanding.

Final Eastern Clash mempertemukan KSV Black, tim yang menjuarai HGC Grand Finals 2017 setelah mengalahkan fnatic dengan skor (3-1) ketika masih berbendara MVP. Black. Tim ini difavoritkan menjadi juara ketika berhadapan dengan Ballistix di laga puncak.

Acara yang berlangsung tanggal 16-18 Maret 2018 di Blizzard eStadium, Taipei itu, menggunakan format best-of-seven di laga Grand Final HGC Eastern Clash 2018. KSV Black yang mengalahkan TheOne, Tempest, juga Ballistix, mampu mengamankan satu slot ke grand final dengan cepat. Sedangkan Ballistix harus memulainya dari lower-bracket dengan mengalahkan Tempest.

Babak grand final pun berlangsung sengit, tanpa adanya dominasi dari kedua tim. Kedua pertandingan awal menghasilkan poin bagi masing-masing tim, ketika Jong-Hoon “Hooligan” Park dan kawan-kawan mengamankan game kedua guna menjaga harapan juara.

KSV Black kembali mengungguli game ketiga dengan menyelesaikan usaha Ballistix di menit ke-12 dengan team wipe. Genji dari Seung-Chul “sCsC” Kim belum mampu membawa timnya menang, skor berakhir dengan 14-17. KSV Black mempin dengan skor 2-1.

Pertandingan keempat menambah serunya gelaran Eastern Clash, pasalnya tim Korea mempunyai banyak talenta luar biasa di game Heros of the Storm, layaknya di Overwatch.

Ballistix mampu memenangkan pertandingan keempat, dengan momentum Howling Blast dari Arthas yang mengenai semua pemain KSV pada clash late game.Β Jeong-Ha “Jeongha” Lee berhasil menjadi aktor kemenangan tim Ballistix.

Lagi-lagi, Ballistix mampu menjaga harapan juara ketika menyamakan kedudukan 3-3 , lewat aksi sCsC dengan Ultimate Skill – Dragon Arrow dari Hanzo-nya, hingga blunder Jae-Won “Rich” Lee di saat Tracer-nya mampu di pick-up Hooligan dengan Leap krusial di fase late game.

Menuju babak terakhir, sCsC dari Balistix memilih hero Tracer seakan mengajari KSVRich bagaimana menggunakan hero yang lincah tersebut. Benar saja, sCsC mampu merusak formasi tim KSV Black pada saat team clash dengan membunuh Garrosh terlebih dahulu, diikuti Malufrion yang dibunuh dengan Ultimate Skill – Pulse Bomb milik Tracer dari sCsC.

Berakhirnya pertandingan ketujuh sekaligus menyudahi usaha dari KSV Black untuk mengangkat trofi HGC Eastern Clash. Ballistix berhasil menjuarai turnamen tersebut dengan membawa hadiah sebesar US$30,000 dan trofi khas berlogo HGC.

Sang juara Eastern Clash sendiri akan melanjutkan kans juara mereka di turnamen HGC KR Pro League pada tanggal 23 Maret 2018 melawan tim Tempest yang akan disiarkan secara langsung via channel Twitch Heroes oleh Blizzard Entertainment.

Diedit oleh Yabes Elia

Written by Yubian Asfar

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
"Memandang tanah sebagai proses, Melihat pohon sebagai tujuan, Menikmati daun sebagai pencapaian. Jerapah di Tanah Savana" - Yubian Asfar

For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…