in , ,

Perjalanan Jothree dari Panggung Asian Games sampai ke Gedung DPR

Sumber: Hendry Jothree

Timnas Indonesia di cabang esports boleh berbangga untuk Asian Games 2018. Raihan satu emas dan satu perak membuat Indonesia berada di peringkat kedua bersama Korea Selatan. Sedangkan Cina, berhasil menjadi juara untuk cabang esports dengan raihan dua emas dan satu perak.

Selain satu emas yang diraih oleh Ridel “BenZer Ridel” Yesaya Sumarandak dari cabang Clash Royale, Indonesia berhasil meraih tambahan satu perak dari Hendry “Jothree” Handisurya dari cabang Hearthstone.

Sumber: Team nxl> Fanpage

Pertandingan di cabang Hearthstone memakai sistem single elimination bracket sehingga bagi yang kalah langsung tersingkir dari turnamen. Perjalanan Jothree diawali dengan melawan Disdai dari Thailand dan berhasil mengalahkan dia dengan skor 3-1.

Saat di semifinal, ia menghadapi Tuan dari Vietnam. Meski sempat unggul 2-0, namun Tuan berhasil menyamakan kedudukan sehingga memaksa game kelima. Namun akhirnya Jothree menjadi pemenangnya dan berhasil lolos ke final.

Di babak final, ia menghadapi Kin0531 dari Hong Kong. Sempat unggul di game pertama, Jothree akhirnya harus mengakui keunggulan lawan berkat deck agresif dari lawan. Pertandingan akhirnya diakhiri dengan skor 3-1.

Seusai pertandingan, Jothree mengaku sedih akan kekalahan tersebut. “Sebenarnya gua target bisa meraih emas. Namun sebelum itu memang sudah tahu, lineupnya bakal kalah jauh. Tapi tetap sedih sih” katanya.

Sumber: Dunia Games

Sedangkan dari Starcraft II, Indonesia yang diwakili Nyoman “Jaquelton” Arie Pranasakti harus mengakui keunggulan lawan dari Iran dengan skor 0-3. Korea Selatan yang diwakili oleh Cho “Maru” Seongju berhasil menjadi juara dengan mengalahkan perwakilan dari Chinese Taipei dengan skor telak 4-0. Medali perunggu berhasil diraih oleh Vietnam dengan skor 3-0 dari Iran.

Bagaimana kabar dari perwakilan Indonesia untuk cabang PES 2018? Indonesia harus puas meraih peringkat ketiga saat group stage. Hasil tersebut membuat mereka gagal lolos ke babak selanjutnya. Bergabung di grup B bersama Jepang, India, dan Vietnam, Indonesia hanya mampu meraih satu kemenangan dari India.

Sumber: AGE Liga1PES

Cabang PES 2018 sendiri akhirnya dimenangkan oleh perwakilan dari Jepang dengan skor 2-1 dari Iran dengan memakai format best of three. Sedangkan Vietnam berhasil meraih medali perunggu setelah menang dari Malaysia.

Setia Widianto yang juga salah satu pemain PES 2018 Indonesia di Asian Games mengaku lawan yang dihadapi memang luar biasa. “Saya tidak pernah melawan pemain-pemain yang hebat banget kaya gitu.” kata pemain yang mendampingi Elga Cahaya Putra yang juga perwakilan Indonesia di cabang PES 2018 Asian Games

“Mereka bagus dalam bertahan maupun menyerang. Apalagi Jepang dan Vietnam mempunyai keunggulan masing-masing. Contoh aja Sofia (perwakilan dari Jepang), dia bagus dalam menghancurkan pertahanan sedangkan Vietnam unggul dalam akurasi shoot. Pokoknya kemarin luar biasa banget” katanya.

Tampil Impresif! PG.BarracX Amankan Slot SEA di CEG Dota 2 Pro Series di Australia

“Kami harus lebih kuat mental lagi soalnya kemarin saya kalah mental pas main di depan saya tegang jadi tidak maksimal permainan saya semua dibandingkan saat latihan. Tapi yang paling utama saya dapat pengalaman yang berharga karena ini adalah turnamen internasional pertama bagi saya” katanya.

Perjuangan atlit esports Indonesia di Asian Games juga tidak sia-sia. Mereka mendapat undangan secara langsung ke ruang rapat Komisi X Gedung Nusantara 1 DPR RI siang tadi (6/9).

Jajaran Pemain dan Staff Timnas Esports Indonesia di Asian Games 2018 saat meraih penghargaan dari Kemenpora
Sumber: IESPA

Tidak hanya diundang saja, seluruh pemain dan staff yang mewakili Indonesia di Asian Games 2018 cabang esports juga mendapat penghargaan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Imam Nahrawi. Menjadi semakin spesial, karena peraih medali untuk cabang esports yaitu BenZeRidel dan Jothree juga mendapat bonus tambahan dari Kemenpora.

Jothree sendiri mengaku senang bisa mendapatkan apresiasi dari Kemenpora. Saat di sana, ia menceritakan Kemenpora memberikan apresiasi dan penghargaan bagi dia. Selain itu ia juga sempat diberitahu mengenai kemungkinan SEA Games 2019 yang akan mengadakan cabor esports. “Semoga Hearthstone bisa menjadi salah satu yang dipertandingkan” katanya.

Mari kita dukung terus esports Indonesia dan dukung perjuangan para atlit esports saat mereka bertanding di turnamen internasional.

Diedit oleh Yabes Elia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…