Source: New York Excelsior Twitter
in

New York Excelsior Juara Overwatch League Stage Two!

Setelah berlangsung selama 5 minggu, New York Excelsior resmi membawa gelar juara dalam turnamen Overwatch League. Kali ini Philadelphia Fusion harus takluk dalam drama sengit 3-2 ketika berhadapan dengan Saebyeolbe dan kawan-kawan.

Fusion tampil impresif usai mengalahkan sang juara Stage One lalu, London Spitfire hingga mampu mengamankan slot di grand final Stage Two. Melalui rekrutan anyar mereka, Jae-hyeok “Carpe” Lee, pemain ini mampu membawa momentum kemenangan dan menambah daya gedor tim oranye tersebut.

London Spitfire Menjadi Juara Overwatch League Stage One!

New York Excelsior sendiri merupakan finalis pada gelaran Stage One lalu. Namun mereka harus menyerah usai dikalahkan London Spitfire dengan skor 3-2. Kali ini mereka mampu membawa gelar juara dan menjauh dari bayang-bayang tim Spitfire usai sengitnya persaingan antara kedua tim tersebut.

Menuju laga pembuka, Route 66 mode: Escort menjadi map pertama bagi Philadelphia Fusion dan New York Excelsior.

Tim Fusion mampu membawa poin 2-0 usai sukses mengamankan payload ke checkpoint. Sedangkan New York membalas dengan membawa payload pada ronde ketiga untuk mengagalkan poin pedana Fusion dengan skor 2-1.

Namun, aksi Tracer dari Simon “Snillo” Ekström dan Gael “Poko” Gouzerch dengan D.Va-nya mampu menggagalkan momentum kemenangan tim kota New York tersebut. Route 66 berakhir dengan kans kemenangan 3-1 bagi tim Philadelphia Fusion.

Pertandingan berlanjut dengan map Lijiang Tower, dengan mode: Control untuk perebutan poin kedua. New York sendiri tampil mengesankan di awal permainan dan mengamankan poin pertama dengan aksi Sabyeolbe yang menggunakan Roadhog.

Tetapi Philadelphia kembali mengamankan momentum dengan kerja sama luar biasa hingga Pulse Bomb krusial dari Tracer milik Carpe mampu memecahkan strategi tim NYXL. Hasil ini mampu mengamankan skor 1-1.

Menuju skor penentuan, Libero belum mampu membawa tim nya mengamankan poin perdana. Formasi defensif menggunakan Winston, D.Va dan Reinhardt dari NYXL berakhir sia-sia ketika Ultimate Skill: Rocket BarragePharah dari Josue “Eqo” Corona mampu menutup laga untuk kemenangan kedua bagi tim Philadelphia Fusion. Fusion 2-0 Excelsior.

Volskaya Industries mode: Assault menjadi laga penentuan bagi kemenangan Philadelphia atau perlawanan balik tim Excelsior.

Pada map tersebut Philadelphia tampil defensif seperti dugaan banyak orang dengan harapan mengamankan gelar lewat clean sweep 3-0 sekaligus.

Tapi strategi defensif rasanya menjadi petaka bagi tim tersebut. New York Excelsior mampu mengeksekusi kemenangan ronde pertama mereka lewat Tracer dari Jong-ryeol “Saebyeolbe” Park yang mem-pick up satu demi satu pemain Tank dari Philadelphia.

Walau sempat memberikan perlawanan, tim ini harus merelakan game ke-3 kepada New York Excelsior. Hae-geong “Libero” Kim dengan Widowmaker-nya dapat melawan gempuran Tracer dari Carpe. Headshot di akhir laga menutup skor menjadi 2-1, poin perdana bagi Excelsior.

Hollywood mode: Hybrid menjadi saksi pertandingan ke-4 bagi laga final OWL Stage Two. Walau Fusion kembali membawa momentum dengan mengungguli awal pertandingan dengan skor 1-0, permainan duo yang dominan ditunjukkan oleh Jjonak dan Saebyeolbe. Kombo Zenyatta dan Tracer mampu menghentikan Philadelphia meraih poin-poin berikutnya

New York Excelsior kembali membawa momentum kemenangan dengan menghancurkan strategi defensif Philadelphia yang masih digunakan sejak pertandingan ketiga.

Support dari Seong-hyun “Jjonak” Bang dan aksi ofensif Tank dari Jun-hwa “Janus” Song lewat Winston-nya membawa laga final dengan skor seri 2-2 bagi kedua tim.

Bukan final rasanya kalau belum sampai ke game ke-5 layaknya final Stage One lalu. Babak grand final Stage Two ini membawa map Gibraltar mode: Escort sebagai langkah akhir bagi kedua tim menuju title juara Overwatch League Stage Two. Sempat tampil dominan, Genji milik Eqo mampu membawa 2 ronde pertama bagi tim Philadelphia Fusion.

Satu langkah menuju title juara rupanya mampu dihentikan oleh Libero dan kawan-kawan. Game ke-5 ini menjadi ajang pembuktian bagi hero signature dari setiap pemain.

New York Excelsior mampu menghentikan payload bahkan sebelum waktu overtime. Tim Fusion tidak berdaya di hadapan Saebyeolbe dengan gameplay Tracer yang agresif dan juga Zenyatta dari Jjonak yang defensif lewat Support-nya yang konsisten.

MVP dari pertandingan ini dinobatkan kepada Hae-seong “Libero” Kim dengan permainan impresif Widowmaker yang dominan di setiap map dan mampu menghasilkan total 25 kill dan hanya memiliki 3 death pada laga puncak Overwatch League tersebut.

Dengan hasil demikian New York Excelsior berhak membawa hadiah sebesar US$100,000 di posisi pertama, sedangkan Philadelphia Fusion harus puas di posisi runner-up dengan hadiah sebesar US$25,000.

Hasil ini sekaligus menyudahi rangkaian turnamen Overwatch League Stage Two. Rangkaian Overwatch League Stage Three akan kembali hadir pada awal bulan April 2018, dengan kemunculan para pemain baru seperti Gegguri milik Shanghai Dragon maupun Tank anyar Dallas Fuel- OGE yang siap menggantikan peran xQc perihal keluarnya pemain tersebut dari Dallas Fuel.

Untuk melihat klasemen akhir Stage Two, kalian dapat melihat nya di laman resmi Overwatch League terkait.

Diedit oleh Yabes Elia

Written by Yubian "Arnheim" Asfar

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0