DreamKazper Sexual Misconduct. Source: Tilt Esports
in

Boston Uprising Pecat DreamKazper Terkait Kasus Pelecehan Seksual

Kancah kompetitif Overwatch kedatangan kabar buruk. Dikabarkan salah satu pemain Boston Uprising, Jonathan “DreamKazper” Sanchez telah resmi dipecat terkait kasus pelecehan seksual terhadap anak berumur 14 tahun, yang juga salah satu fansnya.

Bursa Transfer Overwatch: Kepergian Undead Warnai Perombakan Total Tim Shanghai Dragons

Kontroversi tersebut dimulai pada hari Minggu, 8 April 2018 lewat beberapa tweet yang mengklaim bahwa DreamKazper melakukan pelecehan seksual lewat obrolan yang tidak pantas pada seorang fans berumur 14 tahun (identitas disamarkan). Screenshot lain juga tersebar luas hingga mampu memberikan isu hangat tentang kepergian Sanchez.

Pihak Boston Uprising menyikapi hal ini dengan serius, kedua organisasi tersebut menunjukan langkah berikutnya dengan menginvestigasi hal tersebut guna menemukan titik terang atas obrolan kontroversial tersebut.

Namun, berselang sehari sejak mengirim cuitan tersebut, pihak Boston Uprising resmi memutus kontrak Sanchez tanpa disertai bukti, atau statement lebih dari pihak Boston.

BACA JUGA: Bursa Transfer Overwatch: xQc Tinggalkan Dallas Fuel Disertai Konflik

Hal ini sepertinya sangat mendadak, padahal proses investigasi dibutuhkan setidaknya 1 Minggu lamanya guna menemukan inti dari permsalahan.

Tim tersebut harus meninggalkan sang DPS bertalenta, walaupun belum ada kepastian terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh pria kelahiran Amerika Serikat tersebut.

Menyikapi hal demikian, pihak Boston Uprising mendatangkan Min-seok “Aimgod” Kwan, seorang Support dengan keahlian menggunakan Ana dan Lucio.

Pemain tersebut sempat menorehkan prestasi luar biasanya lewat kemenangan di Overwatch Pacific Championship 2017 – Season 2, ketika mengalahkan Flash Wolves 4-0 tanpa balas.

Setelah dibeli oleh tim Meta Bellum, pemain tersebut hanya mampu finis di posisi ketiga pada gelaran Overwatch Contenders 2018 Trials di Korea Selatan, yang berkesempatan melaju ke babak berikutnya yaitu Contenders Group Stage.

Stanislav “Mistakes” Danilov. Source: Blizzard Entertainment

Sanchez yang mengisi role DPS, akan digantikan oleh Stanislav “Mistakes” Danilov yang diproyeksikan menjadi DPS di tim utama. Se-hyeon “Neko” Park dan Kristian “Kellex” Keller digadang-gadang akan mengubah role mereka dari Support menjadi role Flex.

Kekosongan dua Support itu akan di isi oleh Min-seok “Aimgod” Kwan yang masih tersangkut masalah visa kerja.

Tim Boston Uprising sendiri harus melanjutkan perjalanan mereka di Overwatch League Stage Three dengan berhadapan melawan New York Excelsior pada tanggal 12 April 2018 dan Florida Mayhem di hari Sabtu, 14 April 2018.

Boston Fixture Matches. Source: Boston Uprising Twitter
Diedit oleh Yabes Elia

Written by Yubian "Arnheim" Asfar

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0