in , ,

7 Hero Mobile Legends Terkuat 2018 yang Wajib Dikuasai di META Kompetitif

Memilih hero-hero Mobile Legends untuk dikuasai memang tidak semudah stalking gebetan di jejaring sosial. Karena itulah, kami membuat daftar 7 hero Mobile Legends terkuat 2018 yang paling populer di peta kompetitif.

Data ini kami ambil bukan dari pertandingan ranked tapi benar-benar dari ajang kompetitif seperti masa kualifikasi (Q1 dan Q2) MPL Indonesia Season 2 ataupun Final Qualifier yang diadakan akhir pekan kemarin. Jadi, buat yang masih sibuk berjuang dan berdarah-darah dari ranked Grand Master atau Epic, data ini bisa jadi tidak berlaku.

Online Qualifier 2 MPL Indonesia Season 2

Meski begitu, tujuan paling mulia kita semua bermain dan berlatih Mobile Legends adalah agar suatu hari nanti bisa masuk ke ajang kompetitif profesional. Jadi, tak ada salahnya juga buat yang masih di Grand Master untuk menumpuk jam terbang dengan hero-hero yang ada di daftar ini.

Artikel Terkait: Rekomendasi Hero META Mobile Legends di 2018 Spesial dari Chainsmo

7 hero yang ada di sini adalah 7 hero yang paling populer dipakai di META kompetitif sekarang ini (Juni-Juli 2018). Misalnya pun 7 hero ini tidak sesuai dengan role yang kalian mainkan, menguasai hero juga berarti bisa mengerti kelemahan dari hero tersebut.

Dengan memahami kelemahan dari hero-hero ini, kalian berarti dapat memperbesar peluang kalian menang saat berhadapan dengan mereka. Jadi, tanpa basa-basi lagi, berikut ini adalah daftarnya.

1. Cyclops

Cyclops memang merupakan salah satu hero Mage paling lama yang dirilis di Mobile Legends. Namun popularitasnya masih saja mengungguli banyak Mage yang lebih baru, seperti Chang’e, Valir, Pharsa, ataupun Odette (emang masih ada ya yang pakai Odette? kwkwk).

Tak mengherankan, Cyclops masih jadi Mage paling laris di ajang kompetitif karena skillsetnya yang super lengkap. Skill 1 nya bisa menembus lawan jadi kalian bisa mengincar hero-hero tipis macam Mage atau Assassin lawan yang bersembunyi di balik Tanker.

Artikel Terkait: Daftar Hero Mobile Legends Paling Laris dan Ditakuti di MSC 2018

Skill 2 nya, selain bisa dipakai untuk kabur atau mengejar musuh, damage-nya juga sakit amit-amit jika mengenai 1 musuh. Sedangkan Skill ultinya lah yang membuat Cyclops selalu di hati.

Hero-hero licin macam Fanny, Harley, dkk. tak mampu berbuat banyak jika terkunci oleh ulti dari Cyclops. Buat yang sudah belajar Cyclops dari awal, tak ada salahnya juga untuk banyak-banyak menonton pertandingan yang ada Cyclops nya untuk menemukan trik-trik atau combo baru.

Buat yang belum pernah pakai Cyclops sama sekali, kalian ke mana aja? Hehehe… Kalian bisa mulai dengan baca banyak-banyak artikel (seperti yang pernah kami tuliskan tentang 3 hero Mage terkuat), menonton tips video di dunia maya, dan yang pasti beli hero untuk dipelajari sendiri.

Sebanyak apapun artikel dan video, semuanya tidak akan bisa membuat kalian ahli jika tidak pernah kalian pelajari sendiri dengan tekun.

2. Kagura

Kagura juga boleh dibilang hero lama namun saat ini ia kembali muncul di panggung kompetitif. Sedikit berbeda dari Cyclops yang selalu muncul di setiap musim, Kagura sempat hilang dari dunia persilatan kelas profesional.

Namun hero idola para wibu ini sekarang kembali mewarnai hari-hari kompetitif Mobile Legends. Sebenarnya, kami mengerti kenapa waktu itu Kagura sempat malu-malu muncul ke permukaan. Kagura hampir sama fungsinya dengan Harley: Mage licin yang bisa buat sakit kepala musuh-musuhnya (ataupun kawannya).

Artikel Terkait: [Hero Review + Gear Builds] Claude Mobile Legends: Sang Marksman Licin

Namun demikian, Harley jauuuuuuuuuuuuh lebih mudah dikuasai ketimbang Kagura. Jadi, banyak pemain profesional yang kemarin-kemarin lebih memilih Harley. Namun demikian, faktanya, Kagura punya skill yang jauh lebih lengkap dan lebih banyak dibanding Harley.

Makanya, gadis berpayung ini kembali meramaikan dunia persilatan tingkat pro di Mobile Legends. Buat kalian yang sudah menguasai Cyclops tadi, Harley dan Kagura bisa jadi target hero selanjutnya untuk dikuasai.

Kami sempat mengorek beberapa tips dari jagoannya Kagura Indonesia, Lemon. Kalian bisa memulai belajar hero ini dari sana juga.

3. Grock

Grock mungkin memang tidak bisa dibilang hero baru tapi juga bukan hero lama karena ia telah dirilis di tahun 2017. Namun, pada masa awal-awalnya rilis, Grock masih malu-malu masuk ke panggung utama.

Grock mungkin memang tak bisa dibilang mudah dikuasai karena skill kedua-nya. Namun, skill kedua-nya inilah yang membuat Grock sangat unik dibanding Tanker lainnya di Mobile Legends. Grock bisa membuat tembok baru yang bisa sangat berguna untuk memotong ataupun mengunci pergerakan hero lawan.

Penguasaan skill kedua dari Grock inilah yang membedakan antara pemain pro dan amatir. Jadi, latih baik-baik timing dan posisi skill kedua dari Grock ini karena jika kalian tidak pintar-pintar melemparkan tembok, kalian bisa sangat merugikan tim sendiri dengan Grock.

Sama seperti Johnson, Grock bisa dikombo dengan hero-hero lainnya demi mendapatkan kill dengan mudah. Contohnya seperti META Grock dengan Zhask dan Estes yang populer pada MPL Season 1 kemarin. Tetapi, tentunya kekompakan sangat dibutuhkan dalam kombo tersebut.

Jika kalian merupakan solo warrior di ranked, pasti akan sulit untuk mencoba kombo hero. Tetapi bagi kalian yang mau mencoba dan butuh teman, yuk mulai dicari di berbagai komunitas dan grup Mobile Legends!

4. Hylos

Tank berwujud centaur ini memang sudah biasa dijumpai di ajang kompetitif, walaupun pada awal rilis ia tidak sepopuler sekarang. Kepopuleran ini dapat bertahan dikarenakan keunikan skill-skillnya. Di samping itu, Hylos merupakan tank yang sangat tebal lho!

Selain unik, skillset dari Hylos ini terbilang cukup lengkap. Skill 1 nya merupakan stun, skill 2 nya merupakan penyumbang damage tinggi, sedangkan ulti-nya merupakan “jalan surga”.

Sama seperti Grock, ada sesuatu yang membedakan antara pemain pro dan amatir pada Hylos, yaitu ulti-nya. Penempatan ulti yang baik akan mengubah arus pertandingan secara drastis. Contohnya saat kalian berada dalam posisi kalah, oleh karena permainan Hylos yang baik, kalian bisa saja menang!

Namun pasif dari Hylos inilah yang membuat hero ini menjadi super tanky. Setiap Mana yang diperoleh dari equipment / item dan emblem akan dikonversi menjadi HP. Belum lagi, jika mana dari Hylos habis, HP bisa menjadi pengganti mana untuk modal mengeluarkan skill. Overpowered, bukan?

Kalian yang tertarik untuk mempelajari Hylos bisa mulai dengan membaca hero academy-nya dan juga yang pasti membeli heronya.

5. Alpha

Alpha termasuk salah satu hero yang mendapatkan buff maupun nerf pada beberapa patch belakangan ini. Meskipun sempat menghilang dari peradaban, ia pun kembali bersinar dibuktikan dengan kemunculannya di turnamen Weekdays ataupun 3x kualifikasi MPL Indonesia Season 2 (Q1, Q2, dan Final Qualifier).

Hal yang membuat ia naik daun kembali mungkin karena ia lebih mudah dikuasai dibandingkan beberapa hero Fighter lainnya. Ia juga mampu bertahan di baris depan saat teamfight berlangsung. Kadang Alpha pun tahan banting walaupun dikeroyok oleh 5 hero sekalipun.

Kuncinya terletak di skill kedua-nya yang dapat menambah HP. Sebenarnya tak hanya itu, skill-skill Alpha lainnya juga dapat dimaksimalkan penggunaannya jika kalian membeli item Bloodlust Axe. Jika kalian memanfaatkan skillnya di waktu yang tepat, bisa jadi kalian akan bertahan lama di teamfight, bahkan tidak mati!

Untuk kalian pemain lama yang belum pernah mencoba Alpha, tiada kata terlambat untuk belajar. Lagipula, skin Alpha hadiah season 6 ranked kemarin-kemarin bisa menjadi penyemangat kalian untuk memulai petualangan pembelajaran Alpha (well, bagi kalian yang punya!).

6. Chou

Setelah berbicara tentang Fighter dengan skala mudah, sekarang kita naik ke level yang lebih sulit. Chou sebenarnya bukanlah Fighter yang dikhususkan untuk mendapatkan banyak kill, melainkan hanya assist saja.

Itulah alasan mengapa penggunanya harus cekatan dalam perkara melihat mini-map. Pengguna Chou juga harus pintar dalam hal roaming, demi membantu lane yang kesulitan atau tidak bisa solo kill. Semakin banyak gank yang sukses, semakin besar kesempatan kalian untuk menang.

Hampir semua skill yang dimiliki Chou merupakan skill crowd control. Pasifnya saja mempunyai efek slow. Sedangkan skill 1 nya mempunyai efek knock-up dan ultimate-nya mempunyai efek knockback. Ia bahkan termasuk hero lincah juga: ia dapat melakukan dash sebanyak 2 kali!

Tetapi tetap saja, ulti dari Chou inilah yang sangat meresahkan musuh-musuhnya. Pasalnya, Chou dapat menendang musuhnya ke arah mana saja yang kita inginkan. Ditendang ke daerah turret saja sudah terasa menyakitkan, apalagi ditendang ke arah 4 hero yang siap menerkam.

Dengan menguasai Chou, semakin mudah bagi kalian untuk mengunci hero licin seperti Kagura, Harley dan lainnya. Wah, nggak kebayang kan jika Chou dikombo dengan hero seperti Cyclops dengan skill yang sakit ataupun Helcurt dengan silence-nya?

7. Martis

Hero terakhir sekaligus Fighter terakhir yang akan menutup daftar ini tentu saja adalah Martis. Martis memang masih tergolong hero baru, karena ia dirilis sekitar April 2018. Namun popularitasnya bahkan mengalahkan hero-hero lama seperti Zilong maupun Alucard yang sempat populer di MPL Season 1.

Martis kurang lebih mirip seperti Alpha, fighter dengan skill-skill yang dapat memberikan damage tinggi. Tetapi jika Alpha tidak terlalu mengandalkan basic attack-nya, Martis justru bergantung kepada basic attack dan skill-skillnya.

Maka dari itu item wajib dari Martis adalah Bloodlust Axe dan juga Endless Battle. Dengan Bloodlust Axe, skill dari Martis akan mempunyai lifesteal dan juga cooldown yang rendah. Endless Battle membuat basic attack Martis mempunyai lifesteal serta attack speed.

Jika kalian ingin belajar Martis, yuk simak video dari idola kalian satu ini:


Nah itu dia 7 hero yang wajib dikuasai di meta kompetitif. Apakah kalian merasa sudah menguasai hero-hero di atas?

Di artikel selanjutnya, kita akan membahas hero-hero yang paling banyak di-pick dan ban di kualifikasi final MPL Indonesia Season 2. Jadi, tongkrongin terus RevivalTV ya!

Diedit oleh Yabes Elia

Written by Jane Edgina

17 year old writer-translator. Female. A loyal support in Dota 2. Daydreamer and snow-addict❄
Adventure book (Instagram) — @janeenuary

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0