Dari kiri ke kanan: Sega, Madamatsu, Whitewing, Tulsa, dan Gw123 Sumber: Fanpage AP
in

Kenalan dengan Armored Project, Perwakilan Indonesia di HyperPlay (Festival Musik dan Esports Pertama di SEA)

Indonesia lagi-lagi mendapatkan kesempatan untuk bertanding di turnamen esports internasional. Menariknya tidak hanya turnamen saja melainkan festival musik yang bertajuk Hyperplay. Apa itu Hyperplay dan siapakah tim Indonesia yang mewakili?

hyperplay riot mtv
Hyperplay. Source: League of Legends Website

Hyperplay merupakan turnamen dari Riot Games, publisher dari League of Legends, yang bekerja sama dengan MTV menyajikan pertandingan esports sekaligus festival musik dengan menghadirkan musisi ternama seperti Nick Jonas, Alessia Cara, dan Afgan.

Festival yang juga bekerjasama dengan Kementrian Kebudayaan, Komunitas dan Pemuda Singapura dan Dewan Pemuda Nasional ini akan diselenggarakan dua hari di Singapore Indoor Stadium, Singapura pada 4-5 Agustus 2018.

10 negara ASEAN akan saling bertanding di Hyperplay dengan mengirimkan tim yang mewakili negara mereka lewat kualifikasi. Indonesia sendiri diwakilkan oleh Armored Project yang berhasil mengalahkan The Falling Coffee di babak final.

Penulis menanyakan langsung kepada Florian “Wolfy” George yang juga pelatih dari Armored Project untuk menceritakan perjalanan tim sampai persiapan menghadapi turnamen.

Dari kiri ke kanan: Sega, Madamatsu, Whitewing, Tulsa, dan Gw123
Sumber: Fanpage AP

Berikut roster dari Armored Project saat ini :

  • Muhammad Aditya “Sega” Fadilah
  • Reza Tri ” Tulsa” Putra
  • Arga “Porrabox” Wisita
  • Christoper “WhiteWing
  • Yudhi “Madamatsu” Fherdial
  • Stefanus “Gw123

Armored Project sendiri terbentuk Januari 2018 dan baru terbentuk tim untuk League of Legends dua bulan setelahnya. Roster ini terbentuk dari berbagai tim yang berbeda. Gw123 dan Whitewing berasal dari Ressilence Esports, Porrabox berasal dari Headhunters, Tulsa dari Kaliantusa, Madamatsu dari Devoticore, dan hanya Sega yang menjadi pemain rookie di tim ini.

Selain prestasinya berhasil lolos ke Hyperplay, Armored Project juga menjadi juara di komunitas Guardian Cup dan meraih top 8 di kualifikasi utama nasional Conquerors Manila.

Sumber: Hasagi

Setelah berhasil lolos ke Hyperplay, Sega dan kawan-kawan harus kehilangan salah satu pemainnya. Ia adalah Henry “Wanderlust” Salim yang memutuskan untuk keluar dari tim dan memutuskan pindah ke Headhunters. Posisinya akhirnya digantikan oleh Porrabox.

“Sebenarnya keluarnya Wanderlust berpengaruh besar yang membuat kita harus membangun tim dari awal tapi gua yakin AP bakal bisa lebih kuat lagi dengan roster yang sekarang” kata Wolfy yang memberikan komentar terkait keluarnya Wanderlust.

Lawan-lawan yang dihadapi di Hyperplay menurut Wolfy tidaklah mudah. “Paling diwaspadai Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina, dan Vietnam” katanya saat ditanya negara-negara yang diwaspadai. “Terutama Malaysia dan Singapura yang mengirim langganan GPL mereka yaitu Kuala Lumpur Hunters dan Sovereign” tambahnya.

Sebelum menutup wawancara, Wolfy memberikan sedikit pesan untuk fans AP. “Untuk fans AP, terima kasih sudah terus mendukung kita selama ini, terutama sekarang ini dimana kita sedang membangun ulang tim” katanya.

Diedit oleh Yabes Elia

Written by LightKeeper

Just a garbage man in the esports world

Contact: soejatnoeric@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0