Sumber: SFI Esports
in , ,

Mengenal RainesuaL, Pemain FIFA yang Bertanding di FUT Champions Cup London!

Indonesia boleh berbangga dengan pencapaian salah satu pemain FIFA, Kenny “rainesuaL” Prasetyo. Pemain yang saat ini membela SFI Esports ini berhasil lolos ke main event FUT Champions Cup #2 yang diadakan di London, Inggris.

Sebelum menceritakan pengalamannya selama di London, saya bertanya langsung kepadanya mengenai perjalannya memulai karirnya di dunia esports FIFA sampai saat ini.

Sumber: SFI Esports

Ia mengaku sejak kecil memang hobinya bermain game bola. “Jadi dari jaman PS1 dulu itu start main game pertama itu Winning Eleven terus lanjut sampai ke PS3 itu PES 2013, tapi cuma casual player aja. Sempat sesekali ikut turnamen PES tapi ga pernah juara.

Semenjak PES 2014 aku ga terlalu suka jadi mulai coba-coba ke FIFA eh keterusan deh sampai sekarang terutama karena mode FUT nya yang bikin nagih. Jadi pertama kali main FIFA itu pas jamannya FIFA 14,” katanya.

FUT atau FIFA Ultimate Team merupakan mode yang paling populer di game FIFA. Ia juga menjelaskan harga pemain-pemain yang bagus memang mahal di FUT dan tidak ada yang pasti.

Atlet Hearthstone Cantik Indonesia, Yukiusagi Jadi Juara di WESG SEA 2018!

Jadi kalau misal mengeluarkan uang juga hanya bisa untuk buka pack yang isinya random. Jika beruntung dan dapat pemain mahal bisa dijual ke market.

“Tapi kalau tidak ya kita dapat pemain-pemain receh bisa dijual ke market sampai koin yang kita punya cukup untuk membeli pemain-pemain mahal yang mau kita beli seperti CR7,” katanya.

Sumber: Redbull

Bagaimana untuk ceritanya saat masuk dunia pro FIFA? Ia memulai karirnya di TEAMnxl>. “Satu tahun yang lalu mereka tiba-tiba menawarkan saya untuk bergabung.

Ya karena pertama kali juga pemain FIFA ada yang mau kontrak tim pro jadi aku langsung join saja karena saya merasa ini kesempatan bagus. Setelah 1 tahun, saya memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak.

BACA JUGA: [Kaleidoskop Esports 2018] Inilah Comeback Terbaik Dota 2 Sepanjang Tahun 2018

Saya sempat bergabung di tim Freak namun hanya bertahan sekitar 3 bulan. Mulai September 2018 lalu saya mendapat kontak dari pemilik SFI  Esports yang saat itu kita belum pernah ketemu sama sekali.

Namun beliau melalui pembicaraaan di telpon dan whatsapp sungguh menunjukkan ketertarikannya untuk merekrut saya. Dua alasan penting untuk saya langsung tertarik bergabung ke SFI adalah gaji pokok dan modal untuk tim FUT,” katanya.

rainesual fifa19
Sumber: Kenny Prasetyo

Berbagai prestasi berhasil ia raih baik di tingkat lokal maupun tingkat internasional yang baru saja ia raih sebelum FUT Champions Cup yaitu juara pertama di ajang Game Start Singapore pada 14 Oktober 2018 sekaligus menjadi raihan pertamanya di FIFA 19.

Lolosnya dia ke London tentunya membawa kebanggaan tersendiri ditambah turnamen tersebut merupakan turnamen resmi dari EA yang juga developer sekaligus publisher.

BACA JUGA: 5 Tim Mobile Legends Indonesia Terbaik di Tahun 2018 Versi KB

Ditambah lagi ia berjuang dari kualifikasi Asia yang hanya ada 2 orang saja yang bisa lolos. Saat itu ia bersama pemain Jepang menjadi perwakilan Asia di London.

[Kaleidoskop 2018] Cerita Karir Atlet Esports Indonesia di Tim Luar Negeri

Bertarung di grup C bersama 7 pemain lain, ia gagal lolos ke babak berikutnya setelah harus puas meraih 2 kemenangan dan 5 kekalahan.

Meski begitu, ia menjadikan sebagai pengalaman berharga mengingat lawan yang dihadapi sudah masuk level dunia. Ditambah lagi ajang tersebut bisa mengukur kemampuannya.

Sumber: Kenny Prasetyo

“Jadi saya lolos ke London saja sudah mendapatkan poin ibarat kata Dota 2 untuk poin ke TI,” katanya. Raihan tersebut membuat ia berada di peringkat 48 FIFA 19 untuk platform PS4 saat ini. Menariknya ia menjadi satu-satunya pemain Asia Tenggara yang berhasil menembus 50 besar.

Sebelum menutup wawancara, ia menyampaikan harapannya di 2019. “Pastinya saya berusaha lagi supaya bisa lolos ke event major EA seperti yang di London itu dan semoga juga bisa lebih jauh pencapainnya dari sebelumnya,” katanya.

Sumber: SFI Esports

Tidak hanya itu ia juga memberikan harapan untuk komunitas FIFA di Indonesia. “Semoga bisa berkembang lebih pesat lagi dan makin banyak tim esports yang tertarik membangun divisi FIFA,” tambahnya.

Itu tadi wawancara dengan rainesuaL, semoga kedepannya ia bisa meraih prestasi lagi di 2019. Tidak hanya itu pencapaiannya bisa dijadikan motivasi bagi para pemain FIFA lainnya untuk terus berkembang.

Diedit oleh Yubian A. Huda

Written by LightKeeper

Just a garbage man in the esports world

Contact: soejatnoeric@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0