in

Ngobrol Bareng dengan Pemain FIFA EVOS dan The Prime yang Juara di Malaysia

Esports Indonesia memiliki beragam prestasi membanggakan dan salah satunya datang dari cabang FIFA 18.

Beberapa waktu lalu Andie “Andiee” Wong, pemain EVOS Esports dan Angga “Pamungkas” Pamungkas, pemain The Prime Esports berhasil menjadi juara di BSC Esports League yang diadakan di Malaysia.

Kedua pemain ini merupakan salah satu pemain FIFA terbaik di Indonesia. Andiee pernah meraih Juara 2 Asian Football Gaming Championship 2017 Thailand dan Top 8 Football Gaming Championship 2018 Singapore. Sedangkan Pamungkas menjadi juara saat turnamen IGX dan juara 1 dan 2 untuk Stellar Festival, Jakarta.

Sumber: Andie Wong Instagram

Turnamen yang diadakan 28-29 Juli 2018 ini mempertemukan pemain dari Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Format yang digunakan adalah 2vs2 dan diawali dengan babak grup yang berisi empat orang. Kedua pemain Indonesia ini berhasil menjadi juara grup dan lolos ke babak 128 besar.

Pejalanan mereka berlangsung mulus dan akhirnya bisa mengalahkan Rafael_Akinabalu dari Malaysia dan membawa uang jajan RM5.000 (Rp17 juta). Bagaimanakah perjalanan kedua pemain asal Indonesia ini selama menjalani karir di dunia FIFA dan apa harapan mereka ke depan?

Kapan Anda mulai tertarik memainkan game FIFA dan sebelumnya apa pernah memainkan game lain?

EVOS.Andiee (E): “Saya memulainya dari FIFA 10, dulunya main PES dan Counter Strike juga.”

The Prime.Pamungkas (T) : “Kalau untuk turnamen saya memulai dari tahun 2015 akhir. Untuk game yang lain banyak, cuma untuk turnamen hanya FIFA saja”

The Prime.Pamungkas saat menjuarai IGX 2018
Sumber: The Prime Esports

Saat bertanding di BSC Esports League, bagaimana perasaanya bisa menjadi juara dan menurut kamu siapakah lawan terberat di turnamen tersebut?

E: Pengalaman seru bisa main di turnamen internasional. Ditambah lagi bisa memberikan juara pertama untuk EVOS dan menjadi juara di luar negeri. Kalau lawan terberat semua sih, soalnya pemain luar dan memang semuanya pemain FIFA berbakat

T: Perasaannya senang karena untuk event 2v2 itu pertama kalinya internasional, sebelumnya kita hanya lokal.. Untuk menjadi juara memang target kita, karena kita tidak mau sia sia untuk datang ke sana. Tetapi, ketika di sana suasananya memang beda yang buat kita ragu untuk jadi juara.

Kita sempat tidak fokus di babak 16 besar. Setelah lewat akhirnya kita kembali yakin,dan Alhamdulillah bisa juara. Kita berdua pasti senang untuk event 2v2 bisa juara internasional.

EVOS.Andiee saat mengikuti AFGC 2018 Sumber: Andie Wong Instagram

Bagaimana pendapatnya mengenai komunitas FIFA di Indonesia dan apakah Indonesia bisa bersaing dengan pemain-pemain lain di luar negeri?

E: “Komunitas FIFA di Indonesia berjalan baik, lomba yang diadakan sudah banyak, namun hanya kurang media yang menaungi seperti kurangnya pemberitaan untuk komunitas. Kalau menurut saya tergantung pemainnya apakah mau kerja keras atau tidak. Semua kembali lagi ke pemainnya apakah dia mau menang atau sekedar partisipasi aja”

T: “Menurut saya untuk komunitas fifa di indonesia cukup bagus dan komunitas di indonesia punya semangat juang jadi juara yang sangat banyak.Kekurangannya mungkin untuk event besar nya saja yang kurang. Saya rasa untuk bersaing dengan tim-tim luar negeri indonesia mampu.”

“Bahkan saya sendiri yakin suatu saat nanti pasti player dari Indonesia akan juara di event dunia. Karena player Indonesia mempunyai ketekunan dalam latihan, semangat saat mengikuti event. Mungkin saat ini butuh perhatiannya aja untuk kemajuan FIFA  di Indonesia.”

Pendapat Para Pejuang Esports tentang Pembagian Grup Esports Asian Games 2018

Apa harapannya untuk komunitas FIFA di Indonesia ke depannya?

E: “Harapannya ada wadah yang lebih baik lagi buat nampung bakat-bakat yang ada di komunitas. Karena tidak ada wadah yang cukup jelas buat mengembangkan bakat anak-anak lain seperti dengan lebih banyak diadakan turnamen dan juga dukungan dari pemerintah. Karena menurut saya game ini sudah mirip dengan sepak bola betulan”

T: “Harapan saya untuk komunitas FIFA Indonesia semoga kedepannya lebih banyak event besar, pengalaman dan mental kita terus semakin meningkat. Lebih dipandang untuk di bidang esportsnya karena FIFA sendiri game olahraga yang disukai seluruh dunia dan semoga untuk player dari Indonesia bisa menjuarai event dunia”

Itu tadi wawancara kami dengan EVOS.Andiee dan The Prime.Pamungkas. Semoga keduanya bisa terus memberikan prestasi yang membanggakan buat Indonesia ke depannya. Sebelumnya ada Ega “Eggsy” Rahmaditya yang saat ini menjadi pemain Rex Regum Qeon yang berhasil menjuarai PlayStation League Asia.

Jangan lupa, dukung terus perjuangan perwakilan Indonesia di kancah internasional!

Diedit oleh Yabes Elia

Written by LightKeeper

Just a garbage man in the esports world

Contact: soejatnoeric@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0