AVFC Gaming. Source: EGL Website
in

Klub Sepak Bola Aston Villa Hadir di Ranah Esports

Aston Villa FC (AVFC) yang merupakan salah satu klub sepak bola papan atas di Inggris telah memulai langkahnya di ranah esports. Bukan tentang roster, AVFC hadir dengan membawa sebuah seri turnamen esports yang tidak jauh dari statusnya sebagai tim sepak bola.

Yup, mereka hadir dengan membawa turnamen FIFA18 lewat kolaborasi bersama European Gaming League (EGL), organizer turnamen via online untuk game-game kompetitif. Turnamen FIFA18 ini juga hadir bagi kalian pengguna platform PlayStation4 maupun Xbox One.

Dilansir dari laman EGL, turnamen FIFA18 ini terbuka untuk seluruh kalangan. Pemain yang berkompetisi akan dihadapkan dengan proses kualifikasi selama 7 minggu dengan tujuan untuk memperoleh poin sebanyak-banyaknya.

Poin yang mereka raih akan menentukan sang juara yang berhak meraih hadiah utama persembahan langsung dari Aston Villa FC.

BACA JUGA: Manajer TP.NND: Kami Tetap Optimis Meski Kehilangan Beberapa Pilar Penting

3 pemain yang mendapatkan poin terbanyak pada akhir sesi akan melaju ke babak grand final. Menuju slot terakhir, EGL selaku penyelenggara mengadakan proses kualifikasi dengan yang unik tajuk Last Chance Qualifier untuk mencari pemain ke-4 di partai puncak.

Format turnamen FIFA18. Source: EGL Website

Tapi ini bukan kali pertama EGL bekerja sama dengan salah satu klub sepak bola dalam rangkaian turnamen esportsnya.

Sebelum bersama Aston Villa, EGL lebih dulu menjalin kerja sama dengan Chelsea FC di mana Stamford Bridge menjadi venue acara untuk gelaran esports EGL Gears Open.

AVFC sendiri menambah jajaran tim olahraga konvensional yang masuk ke ranah esports. Beberapa nama seperti Schalke 04 yang memiliki tim League of Legends di ajang EU LCS dan Paris-Saint Germain yang baru-baru ini masuk ke ranah esports dengan tim Dota 2, LGD Gaming.

Beberapa tim sepak bola lain seperti Manchester City, Wolfsburg dan PSV Eindhoven juga sedang dalam perundingan untuk terjun ke esports FIFA18. Kerja sama AS Roma dengan fnatic pun menjadi contoh sukses bagaimana organisasi esports dan tim olahraga konvensional mampu menguntungkan satu sama lain.

6 Game Esports yang Akan Menyemarakkan Asian Games 2018

Namun Aston Villa belum secara khusus mengumumkan jajaran roster-nya untuk gelaran esports mendatang. Dengan partisipasi AVFC di ajang EGL, mungkin saja hanya masalah waktu hingga beberapa nama besar tampil di bawah bendera tim berlogo singa tersebut.

Kerja sama ini pun sedikit membawa harapan mengenai tim lokal Indonesia yang siap bekerja sama dengan organisasi esports Indonesia.

Ditambah momentum esports yang masuk ke cabang Asian Games 2018, bukan tidak mungkin tim seperti Persija atau Persib memiliki tim esportsnya sendiri dan yang paling penting tetap utamakan sportivitas.

Diedit oleh Yabes Elia

Written by Yubian "Arnheim" Asfar

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0