Sumber: Saudara Esports
in ,

Perjalanan SES.Asli Enak Resmi Berakhir di Babak Grup AIC 2018

Perwakilan Indonesia di ajang Arena of Valor International Championship (AIC) 2018, SES.Asli Enak harus menyudahi perjalanan mereka di turnamen tingkat internasional ini.

Pasalnya, torehan kekalahan sebanyak dua kali selama babak grup membuat mereka harus tersingkir dari turnamen besutan Garena tersebut.

Sumber: Saudara e-Sports

SES.Asli Enak bergabung di grup D bersama Alpha Red dari Thailand dan Allegiance yang merupakan perwakilan Amerika Utara. Babak grup sendiri diadakan pada 23-25 November 2018 di Ho Chi Minh City, Vietnam.


SES.Asli Enak vs Allegiance

SES mengawali game pertama dengan baik berkat Abbysal yang sukses mereka curi dan Violet yang mendapat first blood. Memasuki midgame, Allegiance mulai mendominasi permainan dan unggul secara networth dan tower.

Sumber: Garena AOV YouTube

Dark slayer yang berusaha diambil SES menjadi petaka ketika Liliana bermain secara bebas yang akhirnya Allegiance sukses mendapat teamwipe.

Tidak butuh waktu lama, Allegiance berhasil menghancurkan base SES dalam waktu yang cukup singkat, yaitu di menit ke-13.

Sumber: Garena AOV YouTube

Game kedua, SES seakan tidak bisa melawan banyak berkat Zephys yang bermain dominan di game ini.

Bahkan sampai base SES hancur di menit 12, mereka sama sekali tidak diberikan kill yang membuat mereka harus takluk dari Allegiance.


SES.Asli Enak vs Alpha Red

Kehadiran duo marksman dari Alpha Red, Valhein dan Violet membuat Alpha Red bermain lebih dominan sejak early game.

Ditambah lagi, kemampuan split push dari Omen semakin membuat SES kesulitan entah melakukan teamfight atau defense.

Sumber: Garena AOV YouTube

Kematian empat hero dari SES ditambah kehadiran Sky Dragon membuat Alpha Red sukses mengamankan game pertama di menit 11.

Sumber: Garena AOV YouTube

Game kedua, duet maut Natalya dan Mina menjadi kombo mematikan untuk hero-hero SES. Ditambah lagi, Alpha Red bermain agresif yang membuat SES kesulitan untuk melakukan farming.

Akhirnya, SES harus menyudahi perjalanan mereka di AIC 2018 dengan lagi-lagi tidak mendapat satu killpun di game kedua.

Sven (kiri) dan Wolfy, Caster ANC Season 2

Adji “Sven” yang juga menjadi caster bahasa Indonesia untuk AIC 2018 memberikan pendapatnya mengenai performa SES selama babak grup AIC 2018.

“Hari pertama lawan Allegiance kalau gua liat, keliatan Allegiance mampu membaca permainan SES.

Dia benar-benar tahu draft picknya SES, makanya game ke 2 bisa sampai 12-0 karena dari pas ban-pick sudah patah ditambah tiba-tiba Krixi diambil yang menurut gua masih ada hero yang lebih worth.

Pemerintah Kota Chongqing Desak Kuku dan Skem Dilarang ke China!

Sebenarnya game pertama, SES sudah ada potensi untuk menyeimbangi permainan sayangnya mereka harus membuat beberapa kesalahan.

Hari kedua, kemarin kalau gua liat mereka udah tilt, ditambah lagi lawannya salah satu tim raksasa di AIC.

BACA JUGA: Rombak Total, EVOS Esports Umumkan Roster Divisi CS:GO!

Terlihat permainan SES benar-benar didikte, dari awal Catee tidak dikasi kesempatan untuk mendapat buff. Selain itu rotasinya Alpha Red juga bagus banget dan mereka sudah hafal kapan timing creep dan monster jungle spawn.

Sumber: Saudara e-Sports Fanpage

Satu hal yang masih menjadi pertanyaan adalah diambilnya Lubu di semua game. Menurut gua masih banyak hero yang lebih baik. Karena Lubu mudah di-cancel memakai crowd control

Karena AoV itu benar-benar game yang menentukan itu dari segi pick dan early game. Meski dia mempunyai ulti menambah lifesteal tapi kalau terkena disable tetap saja tidak bisa survive lama. Ditambah lagi dia sasaran empuk buat di gank di early game.

aov international championship 2018
Sumber: Saudara e-Sports

Tapi dari yang gua liat SES sudah menunjukkan kalau tim Indonesia ada potensi sih, SES bisa dibilang tim yang ga pernah mendapat spotlight, beda dengan EVOS, RRQ, atau Bigetron .Namun SES.Asli Enak diisi oleh semua pemain bertalenta.” ujarnya.

Meski perjalanan SES.Asli Enak harus berakhir, namun perjuangan keras mereka patut kita apresiasi karena telah membawa nama harum Indonesia di kancah esports internasional. Semangat terus untuk armada Saudara Esports!

Diedit oleh Yubian A. Huda

Written by LightKeeper

Just a garbage man in the esports world

Contact: soejatnoeric@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0