in , , ,

[Revival Specials] Cerita CEO Revival TV: Rela Menjual Mobil Demi Esports Indonesia

Berawal dari permainan yang sekedar melepas penat, esports saat ini menjadi kompetisi profesional yang menarik minat jutaan penggemar dari seluruh dunia. Perkembangan esports bahkan sangat pesat dan serentak di seluruh dunia.

Hal inilah yang menjadikan RevivaL TV bisa seperti sekarang. Berawal dari komunitas, RevivaL TV menjadi media esports dan broadcasting company pertama di Indonesia. Tidak hanya dikenal dari website dan broadcast yang kamu bisa lihat di YouTube, RevivaL TV juga menyediakan wadah bagi kamu yang ingin memulai karir di dunia esports khususnya sebagai pemain.

Saya berkesempatan untuk melakukan wawancara bersama Ahmad Syahndy atau akrab disapa Senz Houston yang juga founder dan CEO dari RevivaL TV.

Senz memulai membentuk RevivaL dari sebuah komunitas yang mengadakan gathering acara pada tahun 2013. “Karena esports fun banget, saya bahkan sempat mengikuti turnamen Dota 2 namun karena sadar gak jago saya akhirnya membuat tim yaitu Revival Esports”.

Revival Esports saat itu mempunyai beragam divisi esports seperti Dota 2, CS:GO, League of Legends, Vainglory, Overwatch, bahkan ada juga Revival Ladies yang tentunya berisikan para pemain esports khusus perempuan.

Revival Esports divisi LOL
Sumber: Fanpage Revival ID

Untuk divisi League of Legends, Revival mewarnai LGS sepanjang 3 musim. Pemain-pemain ternama seperti Bayu “Cruzher” Putra Sentosa, Vandy “Luffy” Nugraha, bahkan sampai Ryan “superNayr” Prakasha yang saat ini menjadi pemain PUBG Aerowolf ADS pernah menjadi bagian dari divisi League of Legends Revival Esports.

Setelah tiga tahun membentuk tim esports, Senz mengakui susahnya membuat tim esports di Indonesia apalagi yang bisa berkelanjutan. Ia akhirnya memilih untuk membuat RevivaL TV untuk fokus memberikan eksposur terhadap esports. Dalam membentuk RevivaL TV, ia sampai harus menjual mobil dan meninggalkan Padang yang juga kampung halamannya demi tinggal di Jakarta.

Revival TV sebelumnya bernama DTVI yang saat itu sudah memiliki 13.000 subscriber. RevivaL TV hadir dengan tim baru karena staff dari DTVI sudah tidak ada lagi atau pindah ke tempat lain. Menariknya tim RevivaL TV saat itu semuanya bukan KTP Jakarta. Meski begitu mereka mempunyai mimpi yang sama dengan Senz yaitu menjadikan esports bisa diakui masyarakat luas.

weekdays tournament keempat

Nah seperti yang dibilang, RevivaL TV juga peduli terhadap komunitas esports dan mengadakan turnamen yang bertajuk Revival Weekdays Tournament. Turnamen ini sudah ada sejak 2013 yang awalnya berfokus di Dota 2 dan CS:GO. Namun saat ini, tentunya akan lebih merambah pada game-game yang sedang hype.

Turnamen ini membuka semua orang untuk bisa sebagai ajang latihan sebelum menghadapi turnamen besar. “Karena main ranked dan turnamen itu berbeda” katanya. Tidak hanya menang saja, namun pemenang dari Revival Weekdays Tournament juga mendapatkan eksposur dalam¬† di website sebagai wujud apresiasi.

AMD Esports FIGHT! Championship 2018: Wadah Bergengsi untuk Para Gamer Fighting

“Dengan dimasukkan di artikel, tim tersebut berkesempatan bisa lebih besar lagi dari sebelumnya karena sudah dikenal oleh orang banyak” katanya.

Sebelum menutup wawancara, Senz sepertinya menyiapkan sesuatu yang besar untuk esports Indonesia. “Rise your game up! Revival Weekdays Tournament bakal lebih besar nantinya” ujarnya. Selain itu, ia juga memberikan pesan kepada kamu yang ingin terjun di dunia esports. “Kita berusaha memberikan wadah buat kalian apapun untuk terjun di dunia esports. Poinnya kita menyediakan platform buat berkembang, salah satunya yaitu Revival Weekdays Tournament. Karena Revival peduli dengan scene esports di Indonesia” katanya.

louvre codashop weekdays tournament
Louvre menjuarai Codashop Weekdays Tournament. Source: RevivalTV

Untuk Weekdays Tournament terakhir yang diadakan 3 bulan lalu, Louvre dinobatkan sebagai juaranya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…