in , ,

Kenalan dengan Domino’s Hunter, Sang Kuda Hitam di MPL Season 1

Di antara nama-nama organisasi besar peserta Mobile Legends Professional League (MPL) Season 1 seperti RRQ O2, EVOS Esports, TEAMnxl> yang tak hanya besar di mobile esports tapi juga di PC ataupun nama-nama organisasi yang memang sudah dikenal di mobile esports seperti Saints Indo, Bigetron, ataupun Elite8, ada beberapa nama yang mungkin baru terdengar di telinga kita semua fans esports dalam negeri.

Salah satunya adalah Domino’s Hunter. Tim baru ini bisa dibilang sebagai tim kuda hitam di MPL Season 1 ini. Kami berbincang-bincang dengan Gery Rahmaddy melalui Whatsapp, salah satu anggota Domino’s Hunter, untuk ngobrol-ngobrol lebih jauh tentang timnya dan MPL.

Gery Rahmaddy A.K.A dari Hunters|Brasher dari Domino’s. Dokumentasi: Gery

Karena Domino’s Hunter baru saja diakuisisi oleh Headhunters, tim yang lebih dikenal di League of Legends, In-Game Name (IGN) pemain Domino’s pun disematkan nama ‘Hunters’. Berikut ini adalah daftar lengkap pemain Domino’s beserta role-nya:

1. Gery Rahmaddy, Hunters|Brasher. Role: Assasin/sub, Marksman
2. Wendi Muhamad, Hunters|Whopper. Role: Mage, Support, Sub Tank
3. Qodi Qairi, Hunters|Cheese. Role: Fighter, Tank, Sub Assasin
3. Ilham Juanda, Hunters|GodSpeed. Role: Tank, Fighter
5. Indra Dharmawan, Hunters|Rangers. Role: Marksman, Assasin, Sub Mage
6. Muhammad Haekal Zamzami, Hunters|Meatzza. Role: Marksman, Mage, Sub Assasin

Kami pun menanyakan tentang asal usul bagaimana tim ini terbentuk kepada Gery. Ternyata tim Domino’s sendiri sudah terbentuk dari 2014 walaupun memang sebenarnya bukan untuk Mobile Legends, tapi untuk Summoners War. 

“Kita kan dulu satu SMA dan sering ngumpul bareng di salah satu tempat makan. Karena dulu di game tersebut juga ada namanya Guild, kita akhirnya sepakat buat bikin Guild dengan nama salah satu tempat makan yang sering kita pake buat kumpul tersebut. Nama itu kita pake terus sampe sekarang di game Mobile Legends. Dan untuk Squad Domino’s sendiri di Mobile Legends terbentuknya itu dari s4 (Season 4) awal,” cerita Gery.

Sekarang, para pemain Domino ini rata-rata sudah kuliah, seperti Gery yang saat ini kuliah di IPB (Institut Pertanian Bogor). Jadi usia pertemanan kawan-kawan kita di Domino’s ini kira-kira sudah 8 tahun.

Menariknya, 5 orang dari Domino’s yang dulu satu SMA ini (hanya Rangers alias Indra yang tidak satu sekolah karena Indra katanya dulu home schooling) ternyata dulu sekolah di Madrasah Aliyah Pembangunan UIN Jakarta.

“Menarik dimananya nih Mas? Wkwkw” kata Gery.

Menarik karena mereka dulu belajar di sekolah yang berbasis religi namun jago main game – bagaimanapun juga mereka adalah 1 di antara 10 tim terbaik dari 2048 tim yang mengikuti kualifikasi online.

“Nah justru itu Mas. Kita sekolah religi Mas jadi main game. Kalo (sekolah) negeri kita main macem macem wkwk…” candanya.

Lalu bagaimana dengan target Domino’s Hunter di MPL Season 1 ini? Gery mengatakan sekarang target mereka adalah 8 besar (dari total 10 tim). “Tapi kalo jadi no.1, siapa sih yang gak mau,” tambahnya.

Gery juga mengaku tidak ada perubahan jadwal latihan selama mereka mengikuti MPL ini. Mereka memang latihan setiap hari namun waktunya saja yang belum ditentukan. Itu pun juga belum tentu berlatih full team berlima.

Katanya, hal ini disebabkan karena banyak para pemainnya yang masih kuliah dan jadwalnya tidak sama semua.

Namun demikian, Domino’s sudah memiliki rencana untuk 2018 ini. Di Season 7 ini, mereka ingin masuk Top 100 Global dan mau mengincar posisi Top Hero juga. Selain itu, mereka juga akan terus melebarkan sayap dengan mengikuti turnamen-turnamen yang hadiahnya ‘gede’.

Kami pun bertanya, apakah ada tim yang paling ditakuti di MPL Season 1 ini?

Gery menyebutkan nama RRQ O2. “Soalnya mereka paling rapih mainnya dan semua playernya juga ga cuma fokus ke satu hero doang. Maksudnya bisa saling ngisi role.” jelasnya.

Namun Gery juga menambahkan, menurutnya, lawan terberat mereka adalah diri mereka sendiri. Soalnya, mereka merasa masih kurang percaya diri karena tidak setenar yang lain. Meski dari segi skill, Gery yakin mereka bisa menyaingi tim-tim lainnya.

Lalu bagaimana dengan sebaliknya, tim mana yang paling tidak ditakuti? Alias tim mana yang kalian yakin menang jika bertemu? (Kami sengaja memancing rivalry antar kawan-kawan kita di MPL ini hehehe…)

Gery pun mengatakan ada beberapa tim yang menurut Domino’s kurang menakutkan.

“Ada yang bilang (dari tim Domino’s) Louvre karena udah tau gimana play-nya karena kita udah 2 kali main,” katanya.

Selain Louvre, Pandora Esports dan E8 juga disebut-sebut… “Untuk Pandora sama E8, soalnya dari play yang ditonton mereka still play like rank (masih bermain layaknya bermain di Ranked, bukan kompetisi maksudnya). Jadi ya masih bisa kebaca play-nya Mas hahaha…” Jelas Gery.

Update: Atas permintaan kawan-kawan dari Domino’s dan demi mempertahankan keutuhan rumah tangga tim (mungkin aslinya takut juga kali ya… nyahaha), kami meralat pernyataan Gery mengenai Pandora Esports dan E8. “Karena mereka mungkin kita belom terlalu kenal mereka jadi ga terlalu takut” kata kawan-kawan kita dari Domino’s.

Obrolan kami bersama Gery pun harus kami akhiri karena kala itu kami sudah berbincang sampai hampir tengah malam.

Semoga sukses terus buat Domino’s Hunter dan kita tunggu sesumbarnya apakah mereka benar-benar bisa mengalahkan Louvre, Pandora Esports atau E8 Critical Reborn… wkwkwkkw…

Buat kalian yang juga sekolah atau lulusan Madrasah, Domino’s Hunter juga bisa jagoan baru kalian lho! Good Luck Guys!

Written by Yabes Elia

Memulai petualangannya di industri media sejak Desember 2008 saat bergabung dengan majalah T3 Indonesia. Pernah juga bermain dan belajar sebagai Managing Editor majalah PC Gamer Indonesia selama 5 tahun.

Follow me: twitter.com/Yabes_Elia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…