in ,

[Esports Industy] Mengintip Rahasia di Balik 250K Facebook Fans EVOS Esports

Jika kita berbicara soal prestasi kompetisi, mungkin memang masih bisa diperdebatkan jika EVOS Esports dikatakan sebagai yang terbaik di Indonesia. Fans berat RRQ dan BOOM ID mungkin akan mendebat panjang soal prestasi tadi.

Namun demikian, di satu sisi, ada satu hal yang tak bisa didebat dari kehebatan EVOS Esports. Mereka adalah organisasi esports di Indonesia dengan fans terbanyak di jejaring sosial terbesar di dunia, Facebook, dengan jumlah 258K (setidaknya waktu artikel ini ditulis).

Mereka juga bahkan punya satu Fanpage lagi yang lebih fokus pada esports mobile, yaitu EVOS Mobile eSports dengan 113K fans dan Group EVOS Legion Community dengan anggota 2,5K orang.

GALAXY SADES Resmi Menjadi Keluarga Besar EVOS Esports!

Apakah hal ini penting? Bukankah prestasi kompetisi hanya jadi satu-satunya patokan keberhasilan organisasi? Well, tidak juga.

Karena saya tahu pembaca RevivalTV adalah pembaca yang dewasa (walaupun dewasa itu tidak harus selalu berarti tua wkwkkw), saya akan mengatakan faktanya: prestasi tanpa exposure itu sama saja bohong karena sponsor biasanya lebih melihat exposure dan brand organisasi.

Tanpa sponsor, pemain-pemain kita pun akhirnya tak bisa sejahtera. Nyatanya, kesejahteraan para pemain profesional kita itu penting untuk diperhatikan. Tanpa modal dari sponsor juga, para pemain kita juga tak bisa mendapatkan situasi, sarana, dan pra sarana latihan yang optimal.

Karena itulah, kami mengajak Yansen Wijaya, Community Manager dari EVOS Esports untuk berbagi pengalamannya mengurus Facebook Fanpage salah satu organisasi esports terbesar di Indonesia ini.

Harapannya, pengalamannya dapat dipelajari oleh organisasi atau tim-tim esports Indonesia lainnya agar bisa mendapatkan exposure dan jumlah fans yang lebih tinggi.

Yansen, yang mengaku lulusan Teknik Industri dari Universitas Parahyangan ini, bercerita ada 4 faktor utama yang membuat fanpage EVOS Esports bisa sebesar ini sekarang.

  1. Timnya jago, udah menang banyak turnamen
  2. Ada star player
  3. Konsistensi nge-post
  4. Faktor X (Angel – Brand Ambassador EVOS Esports, giveaway banyak)
Source: EVOS Esports

Meski begitu, ketika saya mempertanyakan lebih lanjut tentang apa yang kurang dari Fanpage organisasi esports lain, Yansen mengatakan, “Menurut gua sih karena belum konsisten aja mungkin ya. Di EVOS, sehari dijadwalin 2 post sehari, mau post konten player, konten sponsor, atau konten apapun.”

Saya pun mengejar lebih jauh karena saya tahu tak hanya hal-hal di atas tadi yang membuat EVOS Esports juara di jejaring sosial. Satu hal yang mungkin juga tak dijalani oleh mereka-mereka yang bertanggung jawab mengurus jejaring sosial adalah Facebook Ads alias boosting.

EVOS Esports Sapu Bersih Kemenangan di APAC Finals dan Amankan Kesempatan ke World Finals WESG 2017!

Yansen pun mengatakan EVOS Esports juga menggunakan boost untuk mempercepat dan memperbesar exposure mereka di jejaring sosial. “Boost juga membantu sihhh. Jadi kalo organic terus mungkin belom sampe 200k kayak sekarang,” tutur Yansen yang kami hubungi melalui Facebook Messenger.

Namun Yansen juga mengatakan budget untuk itu ditangani langsung oleh bosnya.

Satu hal yang pasti yang bisa di-share oleh Yansen (karena nominal budget mereka juga off-the-record alias dapur perusahaan wkkwkwk) adalah EVOS Esports memikirkan konten atau post seperti apa yang layak untuk di-boost.

Source: EVOS Esports

Dengan cara itu, mereka bisa mendapatkan exposure yang optimal untuk post-post berbayar. Pasalnya, boosting semua post juga tidak ideal karena anggarannya jadi berlebihan.

Lalu konten atau post seperti apa yang di-boost oleh EVOS Esports untuk mendapatkan hasil yang maksimal?

“Yang paling sering kita boost itu biasanya post-post turnamen, supaya semakin banyak yang tau kalo EVOS lagi turnamen ini nih. Atau kita lagi ada event giveaway misalnya.” Kata Yansen.

Saya pribadi juga setuju bahwa strategi itu menarik karena selain mampu mendatangkan lebih banyak fans, prestasi tim yang diekspos lebih luas juga berdampak positif terhadap brand organisasinya sendiri.

Cantiknya Brand Ambassador Baru EVOS Esports Memang Alig Bet Dah!

Lalu bagaimana soal post sponsor? Pasalnya, buat mereka-mereka yang pernah berada di balik layar pasti tahu bahwa post sponsor itu biasanya lebih kecil reach nya dibanding yang lain, padahal post sponsor itu penting dan harus ada (kalau tidak ada, ya tidak akan ada lagi sponsor yang mau).

Untuk itu, strategi EVOS Esports adalah menggabungkan post Angel, sang brand ambassador, dengan post sponsor.

Hal ini tentunya juga strategi yang efekfif karena, berhubung banyak fans esports itu laki-laki, fans pasti suka melihat foto-foto para BA cantik yang berpose bareng produk sponsor – daripada hanya sekedar foto produk.


Tentunya, faktor individu yang bertanggung jawab menangani fanpage itu sendiri juga penting untuk menunjang kesuksesan. Namun hal ini akan kita bahas di lain artikel yang akan lebih banyak membahas seputar posisi community manager, masih bersama narasumber yang sama, Yansen Wijaya.

Semoga artikel ini berguna buat kalian para pembaca yang peduli dengan kesuksesan industri esports tanah air ataupun mereka-mereka yang bertugas di balik layar jejaring sosial organisasi esports.

Written by Yabes Elia

Memulai petualangannya di industri media sejak Desember 2008 saat bergabung dengan majalah T3 Indonesia. Pernah juga bermain dan belajar sebagai Managing Editor majalah PC Gamer Indonesia selama 5 tahun.

Follow me: twitter.com/Yabes_Elia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…