Well Played! Wings Gaming Taklukkan Phantom Assassin MVP Phoenix

Higsweart Benetz

, Dota 2

Akhirnya! Superioritas MVP Phoenix dengan Phantom Assassin terhenti di hari ke tiga main event The International 2016. Adalah Wings Gaming yang berhasil menghancurkan strategi MVP Phoenix kali ini.

Wings Gaming layak mendapatkan apresiasi lebih dengan hasil ini. Bukan hanya mengamankan 3 besar dan tetap bertahan di upper bracket, tetapi mereka juga berhasil menyingkirkan salah satu tim kuat kandidat juara tahun ini. MVP Phoenix sendiri bukan tanpa alasan kembali memainkan Phantom Assassin, melawan Wings, membuat mereka mencoba untuk memainkan line-up terbaiknya. Tapi sayang, Wings cukup berhasil melakukan counter saat war terjadi.

Pada game pertama, MVP Phoenix sangat mendominasi di awal-awal game. First blood dan sempat memenangkan war di hutan radiant, mereka mulai kehilangan ritme setelah pada menit ke 17 usaha ganking mereka gagal. Wings Gaming yang malah lebih taktis di game pertama, mengandalkan kelincahan Queen of Pain dan Puck, serta silence dari Puck juga Drow Ranger membuat tim Korea ini sangat keteteran saat war. Hero tipikal caster mereka tak mampu berbuat banyak. Ditambah sacrifice para support dari Wings, membuat game ini berakhir di menit ke 32. MVP Phoenix terihat yakin bisa membawa pertandingan ke game yang ketiga.

Alih-alih menjadi ajang comeback, game kedua malah menunjukkan betapa rapinya permainan dari Wings. Bermodalkan combo dari Faceless Void dan Elder Titan, 5 hero MVP Phoenix dishutdown habis-habisan di game ini. Draft yang lemah dengan pick 5 hero melee menjadi boomerang tersendiri untuk DuBu dkk. Meskipun critical dan dan bash diharapkan menjadi kunci untuk MVP Phoenix, akan tetapi berulang kali chrono Void dan earth splitter Elder memenangkan Wings Gaming di beberapa war. Meskipun game terlihat sangat seru dan mengangkan di early – mid, namun Wings memang berhasil mengendalikan permainan. Game pun berakhir di menit 36.