Gaming House Pertama di Singapura!

Wilson Wong

, Dota 2

Di Singapura, sebuah gaming house baru saja didirikan. Dari luar, rumah yang terletak di daerah Tanah Merah itu berwarna coklat-krim dan terlihat sederhana. Di dalamnya, 5 pemain profesional tinggal dan berlatih 24 jam sehari.

Rumah seperti itu adalah hal yang baru di Singapura, tidak seperti di China atau Korea Selatan yang memiliki sejarah eSports yang lama. Yang mendirikan rumah tersebut adalah Team Faceless!

teamfacelessnojabz

Src: https://www.facebook.com/Team-Faceless-300211917010889/

iceiceicefaceless

Src: https://www.facebook.com/Team-Faceless-300211917010889/

Team Faceless adalah hasil dari ide iceiceice dan Nutz-. Mereka kembali ke Singapura untuk bermain di negeri sendiri dan menjelajah potensi Dota 2 Asia Tenggara. Iceiceice berkata bahwa SEA memiliki pemain yang baik dan unik, namun hanya sedikit tim yang berhasil konsisten dikarenakan tiadanya kepemimpinan dan dukungan.

Alhasil, mereka merekrut 3 pemain yaitu Jabz dari Thailand, xy- dari Singapura dan Black^ dari Jerman dan membuat Team Faceless. Biaya operasional per-bulannya adalah S$4800 (sekitar Rp. 45,000,000), yang ditanggung oleh iceiceice lewat pendapatannya saat di China dan hasil dari streaming.

Seluruh pemain Team Faceless setuju untuk mendirikan rumah tersebut untuk memudahkan berdiskusi dan meningkatkan ketrampilan mereka sebagai tim. Peraturan-peraturan yang ketat telah ditetapkan, dimana setelah makan siang, mereka memiliki jadwal tersendiri untuk latihan dan berdiskusi.

Tidak seperti tim-tim yang lain, mereka semua tidak memiliki gaji yang stabil dan harus bergantung dengan kemenangan-kemenangan mereka. Sama seperti yang Black^ katakan: “If we don’t win, we don’t eat.” Team Faceless berdiri sendiri, namun sudah ada perusahaan lokal yang bekerja sama dengan mereka seperti Secret Lab dan Aftershock.

Untuk sekarang, iceiceice akan terus membiayai timnya untuk setahun, bahkan bisa lebih – tergantung dengan performa timnya dan bagaimana region Asia Tenggara bertumbuh. Jika ditanya tujuan utama mereka, menjadi tim terbaik sedunia-lah jawaban mereka!

Good Luck Team Faceless!

Sumber: http://www.straitstimes.com/tech/games-apps/hothousing-in-an-e-sports-team-house