Bermodal Phantom Assassin, MVP Phoenix Pantas Menjadi Kandidat Juara TI6?

Higsweart Benetz

, Dota 2

Fantastis! Satu kata yang menggambarkan permainan MVP Phoenix di hari pertama main event The International 2016. DuBu dkk tampil begitu meyakinkan saat mengalahkan OG dengan skor 2-1 pada pertandingan pembuka TI6.

Kemenangan MVP Phoenix ini bukan hanya sekadar kemenangan yang membuat mereka melaju ke semifinal dan melemparkan OG ke lower bracket, namun juga menjadi pembuktian bahwa tim Korea sudah patut untuk diperhitungkan.

Pertandingan MVP Phoenix vs OG ini menyajikan tiga game yang begitu memukau para penonton. Phantom Assasin yang dimainkan MVP.QO menjadi warna baru di turnamen sekelas The International. Bagaimana tidak, Phantom Assassin yang dimainkan oleh MVP Phoenix meraih 100% win rate dari dua game MVP dengan Phantom Assassin. Amazing!

The Match Up

The Match Up Game 1

MVP Phoenix bermain sangat taktis dengan Phantom Assassin yang begitu licin dan menjaga jarak pada pertandingan semalam, sehingga membuat mereka begitu mendominasi pertandingan. Lantas, seberapa kuat langkah MVP Phoenix dengan niche pick Phantom Assassinnya di The International tahun ini?

Menurut statistik, MVP Phoenix mendapat 82 kill dari 6 game yang dimainkan,  artinya  mendapat 13.6 kill per game. Ditambah dengan jumlah death yang sangat minim yaitu 18 atau 3 death per game membuat MVP Phoenix patut untuk ditakuti oleh lawan-lawannya.  Faktanya, MVP Phoenix merupakan satu-satunya tim yang berani mengambil Phantom Assassin yang mudah dikalahkan dengan true strike.

Digital Chaos, Team Liquid, Vici Gaming Reborn, Newbee, dan OG berhasil dikalahkan oleh critical strike Phantom Assassin dari MVP Phoenix. Lantas, haruskah tim-tim lain melihat Phantom Assassins sebagai auto-ban atau akan muncul hero lain yang menjadi counter dari strategi MVP Phoenix.

Jadi menurut kalian, pantaskah MVP Phoenix untuk menjadi kandidat juara tahun ini?