in , ,

Yuk Kenalan dengan XCN! Tim Indonesia Rasa Internasional

Dari kiri ke kanan : Miggel.Z, Loyd, Godot, 2hoi, Splicko

Mungkin beberapa dari kamu generasi muda kurang begitu mengetahui tim ini namun, percaya atau tidak, mereka berisikan pemain-pemain internasional dan berbasis di Indonesia!! XCN yang sempat dikenal sebagai salah satu tim legenda Dota asal Indonesia memutuskan kembali dengan roster baru.

Mereka merekrut SEA Reject, sekumpulan pemain SEA (Asia Tenggara) dan Australia yang bertemu secara online. Penulis mewawancarai manajer dari XCN yaitu Azmi bin Shamsudin atau akrab disapa Imza lewat chat di Facebook untuk menceritakan bagaimana tim ini terbentuk dan perjalanan mereka sampai sekarang.

Namun, sebelum itu, mari kita kenalan dengan para pemain XCN saat terbentuk beserta cerita para pemain mereka.

Dari kiri ke kanan : Miggel.Z, Loyd, Godot, 2hoi, Splicko
  • Nick “Splicko” Capeski (carry)

Ia dikenal sebagai pemain yang berasal dari Australia dan memutuskan pindah ke Malaysia untuk menjadi salah satu pemain Dota profesional. Ia bermain di server SEA untuk bisa bertanding dengan pemain SEA ternama dan menjadikan dia salah satu pemain top di Australia.

  • Miguel “MiggeL.Z” Zapata (midlaner)

MiggeL.Z dikenal sebagai salah satu pemain yang berasal dari Filipina dan bermain sejak 2015 di SEA. Permainnya yang agresif di midlane menjadikan dia sebagai salah satu pemain ternama di server SEA.

  • Darcy “Godot” Jose (offlaner dan kapten)

Godot merupakan pemain yang berpengalaman di tim ini. Pemain yang lahir di Australia dan memiliki darah Portugal ini telah bermain Dota selama 8 tahun, mengikuti, dan memenangkan sejumlah turnamen. Saat bersama Absolute Legends (2011-2012), ia pernah mengikuti The International 2 dan Dreamhack yang merupakan turnamen kelas internasional.

  • Loyd “Loyd” Yoong (support)

Loyd dikenal sebagai pemain yang memainkan hero-hero agresif seperti Bounty Hunter dan Rubick. Ia sendiri dikenal sebagai salah satu pemain muda yang sukses di Malaysia. Debutnya bersama SEA Reject saat kualifikasi Zotac Cup Malaysia membuktikan ia adalah salah satu pemain muda bertalenta dan mempunyai kemampuan individu yang mengagumkan.

  • Chang “2hoi” Tuhai (support)

2hoi dikenal sebagai salah satu pemain support saat bersama EVOS dan memulai perjalannya di Dota saat bersama Zero Latitude. Permainanya yang khas membuat ia dikenal sebagai salah satu support 5 terbaik di Indonesia.


Saat ini, roster dari XCN harus kehilangan salah satu pemainnya yaitu Splicko karena alasan kesehatan. Imza mengaku masih mencari pemain pengganti untuk mengisi kekosongan tim.

Kembali ke SEA Reject, ia membentuk tim tersebut di Oktober 2017 dan ia merekrut pemain yang tidak memiliki tim saat itu. Pemain pertama yang direkrut adalah pemain Malaysia yang berusia 15 tahun dan memiliki 7K MMR saat itu.

Ia langsung kontak Godot yang menjadi kapten, apakah ia mau bermain bersama mereka dan ia menyetujui tawaran itu. Uniknya, ia merekrut pemain yang saat itu berada di top 100 di region SEA namun mereka tidak memiliki tim.

SEA Reject sendiri saat itu tidak memiliki bootcamp dan hanya latihan secara online. Namun mereka memiliki kekompakan layaknya tim yang sudah mengikuti bootcamp berkat adanya komunikasi yang baik dan saling percaya antar pemain.

SEA Reject

Tidak tanggung-tanggung mereka berhasil meraih peringkat ketiga di turnamen LAN yaitu kualifikasi Zotac Cup Premier Malaysia.

Saat itu mereka juga didukung oleh PG.Barracx yang menyeponsori tim terutama untuk transportasi para pemain yang berasal dari negara yang berbeda-beda.

Mereka juga diundang ke turnamen online yang mempertemukan tim SEA dan Indonesia yaitu Lazada Game On Series Season 2.

Meski mereka terkendala koneksi internet dengan ping yang tinggi, terutama untuk Splicko dan Godot yang bermain di Australia – karena saat itu kabel bawah tanah untuk Australia ke SEA putus – mereka berhasil meraih peringkat keempat.

Setelah melalui berbagai latihan dan scrim, pemain muda dari Malaysia tersebut memutuskan keluar untuk menyelesaikan masa sekolahnya terlebih dahulu.

Setelah diakuisisi oleh XCN, mereka akhirnya melakukan debut dan berhasil lolos ke kualifikasi Indonesia Minor.

RRQ Lolos Indonesia Minor Berkat Fengshui? Xepher Sang Kapten Buka Suara

Namun mereka tidak bisa memakai full team karena diharuskan menggunakan tiga pemain Indonesia. XCN akhirnya memakai Cije dan Lawlesshy sebagai stand-in. Sayangnya mereka harus angkat koper setelah kalah oleh Drago Gaming.

Saat ditanya apa target mereka selanjutnya, Imza dengan tegas menyatakan mereka untuk berfokus untuk SEA. “Kami ingin menguasai region SEA dulu, setelah itu lanjut ke internasional” kata Imza sembari menutup wawancara.

Menarik untuk ditunggu bagaimana tim ini bisa melangkah di persaingan region SEA nantinya, apalagi mereka juga diperkuat pemain Indonesia yaitu 2hoi.

Diedit oleh Yabes Elia

What do you think?

1 point
Upvote Downvote

Total votes: 1

Upvotes: 1

Upvotes percentage: 100.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…