in , ,

[Exclusive Interview] Cerita Maurice “KheZu” Gutmann Tentang Pengalaman, TI8, dan Tim Impiannya

KheZu di The International 2017 - Image Courtesy: joinDOTA

Babak kualifikasi The International 2018 akan segera dimulai, dan banyak tim yang sedang berusaha keras untuk dapat lolos ke ajang termegah di kancah Dota 2 itu, membuat babak tersebut semakin sengit.

Kami berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan salah satu pemain yang dulu merupakan Offlaner untuk Team Secret pada tahun 2016-2017 – KheZu!

khezu rog masters
KheZu bersama Team Secret saat Menjuarai ROG Masters 2016 – Image Courtesy: The Hyped Geek

Topik wawancara kali ini adalah tentang persiapannya dan perkiraanya untuk ajang TI8 nanti dan selain itu kami juga berbicara tentang kancah esports di Jerman, yang seperti diketahui tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya.

Berikut hasil wawancara kami yang sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia:

Bisakah Anda perkenalkan diri sendiri?

“Hi, saya Maurice ‘KheZu’ Gutmann, saya berusia 23 tahun dan dari Jerman. Role saya adalah Offlane.”

Pada awalnya saya mengira KheZu masih bermain di tim lamanya yaitu Mad Lads, dan saya kira tim itu yang akan menjadi timnya untuk babak kualifikasi TI8 nanti. Namun ternyata ia sudah bukan bagian dari tim tersebut lagi.

Di tim manakah Anda sekarang? Apakah Anda masih bagian dari Mad Lads?

“Saya sudah tidak bermain di tim Mad Lads, melainkan di tim lain namun tim tersebut belum dapat saya umumkan.”

mad lads dota
Team Mad Lads – Image Courtesy: wykrhm

Tim yang awalnya terdiri dari Madara, qojqva, KheZu, Maybe Next Time, dan syndereN itu sudah tidak ada tampak lagi. Mereka terakhir terlihat bermain bersama di babak kualifikasi China Dota 2 Supermajor 2018 dan ajang Taurora Dota 2 Invitational #1.

Kabar terbaru dari tim tersebut adalah qojqva yang hengkang dari tim tersebut untuk mengisi posisi Loda di Alliance yang baru saja mengumumkan pensiunnya.

Warisan Loda Dota 2 Setelah 5 Tahun Lebih Membela Alliance

Apa kendala terbesar di tim baru Anda sekarang? Dan bagaimana kalian mengatasinya?

“Biasanya kendala sebuah tim adalah tidak memiliki struktur yang cukup dan membangun chemistry/sinergi tim secara keseluruhan. Cara mengatasinya adalah dengan kerja dengan keras, menggunakan banyak waktu dan usaha. Dengan keduanya semuanya pasti dapat dioptimalkan.”

Apakah Anda dan tim Anda akan ikut serta di babak kualifikasi TI tahun ini? Tim mana yang menurut Anda paling sulit untuk dihadapi pada babak tersebut?

“Saya akan bermain di babak kualifikasi The International 2018 region Eropa. Pastinya di babak kualifikasi itu akan ada banyak tim-tim bagus, karena babak itu merupakan sebuah bloodbath.”

Bagi kalian yang tidak tahu, hanya ada sisa 1 slot untuk Direct Invite TI8, dan tim yang gagal untuk mendapatkan hal tersebut harus melewati babak kualifkasi masing-masing region.

OG Umumkan Roster Terbaru Mereka, ana & Topson Dota 2

Untuk Eropa sendiri tim-tim yang harus melewati babak tersebut termasuk Alliance, OGThe Final TribeKinguin, dan masih banyak lagi. Maka dari itu KheZu menyebut babak tersebut sebagai bloodbath, atau pertumpahan darah.

Setelah berada di ranah kompetitif untuk waktu yang cukup lama, apa pendapat Anda tentang format Dota Pro Circuit tahun ini? Apakah Anda lebih suka format ini untuk digunakan lagi pada musim mendatang, atau format yang lama?

“Saya tidak suka dengan Dota Pro Circuit (DPC) musim ini, saya merasa hal tersebut gagal mencapai tujuannya. Namun, mereka (Valve) baru saja mengumumkan sedikit perubahan terhadap DPC musim depan yang terlihat bagus. Tentunya saya akan mengganti DPC dengan format lain jika mereka tidak mengubah cara DPC bekerja.”

Baca Juga: Peraturan Dota Pro Circuit 2018-2019, Jauh Lebih Baik?

Siapa yang menurut Anda merupakan pesaing terbaik untuk TI8? Karena ada banyak tim terlihat sangat kuat tahun ini.

“Pesaing terbaik untuk TI8, saya tidak tahu, mungkin PSG.LGD.”

lgd mdl changsha
PSG.LGD saat Menjuarai MDL Changsha – Image Courtesy: cybersport.com

Berbicara tentang scene esports di Jerman, bagaimana sejauh ini? Menurut Anda, apa yang kurang dari scene esports di Jerman jika dibandingkan dengan negara lain?

Scene Jerman tidak terlalu besar setahu saya, sulit untuk bertumbuh di scene seperti ini. Bukannya saya yang sedang mencoba untuk bertumbuh, tetapi tidak ada banyak pemain Jerman yang hebat. Juga adanya masalah dengan sikap, menurut saya. Bisa saja sudah berubah (sikapnya), karena sebagian besar pemain Jerman berperingkat tinggi yang saya kenal memiliki sikap yang baik.”

Di kancah internasional hanya ada beberapa pemain profesional terkenal asal Jerman saat ini, sebut saja Anda sendiri, Kuroky, FATA-, Black^, dan lain lain. Bagaimana rasanya mewakili negara sendiri di mana tidak ada banyak pemain di negara asal Anda?

“Saya tidak merasa istimewa tentang hal itu, tidak ada perbedaan bagi saya jika ada 5 ataupun 500 pemain Jerman. Di kedua situasi tersebut, saya tetap merasa senang dapat mewakili negara saya.”

german dota players
Pemain Dota 2 Profesional Asal Jerman

Jika Anda dapat membentuk tim, dengan Anda sebagai salah satu pemainnya, siapa yang akan Anda pilih sebagai rekan satu tim, dan mengapa?

“Saya akan memilih di luar tim saya saat ini. Puppey/Kuroky, Yapzor, diriku sendiri, MidOne dan juga Ramzes. Alasannya adalah karena Puppey adalah kapten/pemain yang baik, dan juga seorang “meme boy,” Yapzor merupakan seorang “badut,” MidOne adalah “Big Mac,” dan Ramzes hanyalah bocah berusia 12 tahun yang selalu mengalahkan semua orang, dan saya juga yakin ia orang yang sangat lucu.”

khezu autograph
KheZu di salah satu Autograph Session – Image Courtesy: cybersport

Terakhir, apa yang Anda ingin katakan untuk penggemar di luar sana?

“Terima kasih untuk orang-orang yang mempercayai saya dan bersorak untuk saya. Saya sedang mencoba yang terbaik untuk lolos ke The International.

Sejauh ini saya sudah berhasil lolos ke dua ajang TI dari dua yang pernah saya coba (TI6 – Escape Gaming & TI7 – Team Secret), saya berharap dapat melakukan hal yang sama untuk ketiga kalinya berturut-turut. Saya juga selalu senang melihat orang-orang baru di stream saya (promosi hehehe).”

Diedit oleh Yabes Elia

Written by Wilson Wong

Esports Enthusiast & Computer Nerd. Turning my thoughts into stories. Self-taught Programmer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…