in

Revival’s Special: Wawancara Eksklusif dengan Fnatic.Adam – Coach Fnatic Dota 2

Adam/343 - Image Courtesy: redbull.com

Halo sobat RevivalTV! Kali ini kami mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai salah satu pemain terbaik se-Asia Tenggara yang sekarang merupakan coach dari tim Fnatic divisi Dota 2, Adam atau yang mungkin dikenal dulu sebagai 343.

Adam sebelumnya sempat bergabung dengan Fnatic pada tahun 2016 dan bahkan berhasil menduduki posisi ke-4 pada ajang The International 2016. Setelah itu dia memutuskan untuk bergabung dengan Execration untuk beberapa bulan, lalu membentuk tim baru, tim B)ears.

team bears dota
Team B)ears – Image Courtesy: Ben “noxville” Steenhuisen

Satu-persatu pemain dari tim tersebut meninggalkan timnya dan Adam-pun memilih untuk bergabung dengan compLexity sebagai coach, lalu dia kembali sebagai player di tim Fire Dragoon dan akhirnya ia sekarang kembali ke Fnatic sebagai coach.

Wawancara ini dilakukan melalui Messenger dalam Bahasa Inggris dan sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Topik wawancara kali ini adalah tentang Adam sendiri, Fnatic, coaching, esports, dan rencananya kedepannya. Simak langsung artikel di bawah untuk mengetahui detail wawancaranya.

 

Bisakah Anda memperkenalkan diri dan role anda di Fnatic?

“Nama saya Adam Erwann Shah, In-game name saya adalah Adam (343), saya adalah coach tim Fnatic Dota 2.”

Kapan pertama kalinya Anda memasuki ranah kompetitif dan di tim manakah Anda pada saat itu?

“Seingat saya tim pertama saya adalah Lowyat`esports, sekitar tahun 2011 atau 2012.”

Apakah prestasi terbesar yang Anda pernah capai sejak awal karir Anda di ranah kompetitif?

“Sejauh ini prestasi terbesar saya adalah mendapatkan juara 4 di ajang The International 2016.”

fnatic adam
Adam/343 – Image Courtesy: redbull.com

Mengapa Anda memutuskan untuk bergabung kembali dengan Fnatic sebagai coach kali ini, daripada melanjutkan perjalanan Anda sebagai pemain di Fire Dragoon?

“Hal ini bukanlah keputusan yang mudah, saya akhirnya merasa bahwa saya perlu belajar lebih banyak lagi sebelum kembali sebagai seorang pemain.”

Dengan bergabungnya Abed ke dalam roster Fnatic, apakah menurut Anda dia adalah “missing piece” yang dibutuhkan Fnatic agar mereka dapat bermain sebaik sekarang?

“Pastinya kebergabungan Abed ke dalam tim memainkan peran besar terhadap performa Fnatic dan memperbolehkan mereka bermain sebaik sekarang.”

Selamat Datang ke Fnatic, Abed dan 343!

Apa sih persisnya dampak Abed ke Fnatic yang sekarang? Apakah karena skill individunya kah? Atau Hero-pool nya? Atau apa?

“Abed mengisi banyak lubang (kekurangan) yang ada di Fnatic sebelumnya, dia terlalu terampil secara mekanis.”

Setelah bergabung, menurut tim Fnatic sendiri apa sih yang masih bisa dikembangkan lagi dari Abed? Apa yang kurang?

“Segala sesuatu dapat dikembangkan di setiap aspek, selalu ada ruang untuk perbaikan di setiap area.”

Apakah ada masalah komunikasi di tim Fnatic pada saat ini? Jika ada, bagaimana kalian mengatasinya?

“Sebagian besar kendala komunikasi berasal dari kebiasaan untuk tidak membicarakan sesuatu, cara kami mengatasinya adalah dengan saling mengingatkan satu sama lain sampai akhirnya hal tersebut menjadi sebuah kebiasaan.”

summit 8
Summit 8 Last Day – Image Courtesy: Beyond the Summit

Fnatic melewati awal yang goyah di musim ini, tapi kalian akhirnya berhasil mengamankan juara 2 di Summit 8, yang membuktikan bahwa Fnatic tetap merupakan pesaing kuat bagi tim lain. Bagaimana akhirnya Fnatic berhasil memecahkan permasalahan dan bisa kembali ke “jalur yang tepat.”

“Saya tidak akan mengatakan bahwa kita akhirnya berhasil ‘memecahkan suatu permasalahan,’ melainkan kita hanya memiliki cara bermain yang kita yakini dan ternyata hal tersebut berguna untuk melawan tim-tim lainnya.”

Seberapa bedanya Fnatic saat ini dengan roster TI6, di mana masih ada Anda sebagai pemain saat itu?

“Jika keduanya dibandingkan, sangat berbeda. Namun saya tidak yakin bagaimana membedakan keduanya.”

fnatic ti6
Fnatic TI6 – Image Courtesy: Pacific Network

Berbicara tentang kancah Dota 2 di Asia Tenggara, menurut Anda tim-tim manakah yang terkuat saat ini?

“Selain TNC dan Mineski yang sudah jelas, menurut saya GeekFam cukup bagus, mereka memiliki playstyle yang sangat berbeda dan sesuai untuk cara mereka bermain.”

Jika ada satu hal yang Anda inginkan hadir di ranah esports Asia Tenggara, maka apakah hal yang Anda inginkan?

“Lebih banyak ajang LAN di antara tim-tim Asia Tenggara akan menyenangkan, namun pasti akan sulit dengan adanya Dota Pro Circuit.”

summit 8
Image Courtesy: @BeyondTheSummit

Berbicara tentang masa depan karir Anda, apa rencana Anda kedepannya? Apakah Anda ingin melanjutkan karir esports Anda sebagai seorang pelatih atau kembali sebagai pemain lagi?

“Saya pastinya ingin bermain lagi, tetapi saya tidak ingin terburu-buru, saya akan kembali pada waktu yang tepat. Saya dapat belajar banyak dengan melatih Fnatic.”

Terakhirnya, apa yang Anda ingin katakan untuk fans di luar sana?

“Saya benar-benar berterima kasih atas semua dukungannya, saya berharap dapat segera bertemu dengan kalian semua!”

Diedit oleh Yabes Elia

Written by Wilson Wong

Esports Enthusiast & Computer Nerd. Turning my thoughts into stories. Self-taught Programmer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…