in

Tampil Ganas, Virtus Pro Keluar Sebagai Juara Maincast Autumn Brawl!

Sumber: Maincast

Melalui musim Dota Pro Circuit 2018/19 terbaru, Maincast Autumn Brawl telah menyudahi gelarannya. Pertandingan para tim-tim besar telah menemukan sang juara, di mana Virtus.pro sukses mengamankan posisi pertama di ajang tersebut.

Sumber: Maincast

Meskipun Maincast Autumn Brawl merupakan gelaran yang bersifat online, namun dari segi produksi dan tim yang hadir bisa dibilang menjadi andalan. Pasalnya, ada jajaran tim top Eropa dan CIS yang hadir, seperti Team Secret, Natus Vincere, Virtus.pro, Gambit Esports, Winstrike, dan Ninjas in Pyjamas.

Sumber: Maincast

Namun sepertinya sang juara merupakan tim yang memang difavoritkan. Pasalnya, Virtus.pro yang terkenal dengan roster terbaiknya menjadi juara dengan skor 3-0 tanpa balas saat menjamu NoPangolier di ajang grand final.

Sumber: Maincast

NoPangolier sendiri melaju ke babak final setelah mengalahkan 3 tim CIS top, yaitu Espada, Gambit Esports dan Natus Vincere. Sedangkan Virtus.pro melaju ke final setelah menaklukkan Team Spirit dan Ninjas in Pyjamas.

Lantas, kedua tim yang berasal dari CIS ini mengukuhkan suatu momen di mana regional CIS masih terbilang kuat dan patut diperhitungkan. Namun dalam laga final, Virtus.pro tampil cukup kesulitan melawan NoPangolier.

Sumber: Maincast

Pada game pertama Virtus.pro butuh setidaknya 70 menit guna menyudahi perlawanan dari Ghostik dan kawan-kawan. Anti Mage yang digunakan Naive- mampu menahan tim beruang kutub cukup lama.

BACA JUGA: BOOM ID Ungkap Alasan Undur Diri dari King’s Cup 2: Southeast Asia!

Puncaknya, Lina dari No[o]ne- menggunakan Aghanim guna memberikan efek burst damage kepada Anti Mage. Selain itu Phantom Lancer dari RAMZES666 mampu menghentikan pergerakan Blink dari Anti-Mage lewat Diffusal Blade-nya, 1-0 untuk VP.

Pertandingan kedua memakan waktu lebih cepat, meskipun bisa dibilang masih terbilang lama. Setidaknya membutuhkan 51 menit guna memaksa NoPangolier menyerah. Permainan Arc Warden dari Naive- mampu menyulitkan Virtus.pro.

Meskipun demikian, Virtus.pro lagi-lagi membuat perubahan 180 derajat setelah membuat Zayac dan kawan-kawan menyerah. Dengan keunggulan 2-0, Virtus.pro hanya membutuhkan satu kemenangan guna membawa titel juara Maincast Autumn Brawl.

Namun apa yang terjadi? Justru game ketiga menunjukan kesan lelah dari punggawa NoPangolier. Bahkan 24 menit sudah cukup untuk menuntaskan perlawanan dari tim tersebut.

5 Alasan Mengapa The International 8 Jadi Ajang TI Terbaik!

Alhasil, permainan indah RodjER dengan Tiny-nya mampu menyulitkan laning phase musuh. Terrorblade dan Weaver dibuat tidak nyaman, dan efek snowball memberikan keuntungan kepada armada beruang kutub, 3-0 untuk Virtus.pro

Dengan hasil ini maka Maincast Autumn Brawl telah menyudahi rangkaian gelarannya. Berikut jajaran tim dan hadiah dari ajang besutan Maincast tersebut:

1. Virtus.pro – US$50,000
2. NoPangolier – US$15,000
3-4. Natus Vincere, Ninjas in Pyjamas – US$4,500

Sumber: Maincast

Hanya tinggal menghitung hari guna melaju ke babak berikutnya di ajang ESL One Hamburg 2018. Virtus.pro dan Ninjas in Pyjamas dikonfirmasi akan hadir, begitu juga dengan wakil Indonesia, EVOS Esports.

ESL One Hamburg 2018 akan berlangsung di Barclaycard Arena di Hamburg, Jerman. Gelaran besutan ESL tersebut akan menghadirkan prizepool sebesar US$300,000 dan berlangsung pada tanggal 23-28 Oktober 2018.

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…