in , ,

[TI8 Team Profile] Kiat Khusus VGJ.Thunder Hadapi The International 8, Kandidat Juara?

VGJ.Thunder di StarLadder. Sumber: StarLadder

Bila melihat The International 8 sebagai tahunnya tim China, mungkin PSG.LGD dan Newbee menjadi kedua tim yang sering dielu-elukan sebagai kandidat pemenang. Namun rasanya terlalu konyol bila mengesampingkan potensi dari partisipan lainnya, VGJ.Thunder menjadi salah satunya.

Bukan hal yang aneh melihat panasnya tim-tim Dota 2 di musim ini melihat sistem Dota Pro Circuit yang diumumkan sebelum gelaran The International 7 dimulai. Dengan mengharuskan tim-tim mengumpulkan poin untuk ‘menabung tiket’ ke ajang akbar TI8 di tahun 2018.

VGJ.Thunder di StarLadder. Sumber: StarLadder

Selain itu, Dota Pro Circuit juga menerapkan peraturan bahwa tim-tim yang ingin hadir di TI8 lewat jalur direct invite tidak boleh merubah susunan roster-nya sejak awal musim dimulai. Konon, hal ini menjadi kendala bagi beberapa tim esports salah satunya keluhan dari CEO Digital Chaos.

VGJ.Thunder sendiri berhasil mengikuti ajang The International 8 lewat jalur direct invite. Menempati posisi juru kunci sebagai tim terakhir melalui sistem Dota Pro Circuit. Bahkan tim tersebut bisa dibilang beruntung dikarenakan performa OpTic Gaming yang kurang baik di China Dota2 Supermajor.

VGJ.Thunder di posisi ke-8 di DPC. Sumber: Dota 2

Tim ini berada di satu naungan dengan manajemen Team VGJ di bawah komando sang CEO sekaligus atlet basket dari Atlanta Hawks, Jeremy Lin. Tanpa disangka-sangka investasi pemain basket itu terbilang sukses besar.

Team VGJ mampu mengirim dua perwakilan langsung ke ajang akbar Dota 2 tersebut yaitu VGJ.Thunder dan VGJ.Storm. Nama Vici Gaming J (VGJ) sendiri digunakan terkait satu manajemen dengan sang induk esports, Vici Gaming.

VGJ.Thunder bertanding di Krakow 2018. Sumber: PGL

VGJ.Thunder Dota 2 Roster:

  • Liu “Sylar” Jiajun
  • Liu “Freeze” Chang
  • Zhou “Yang” Haiyang
  • Pan “Fade” Yi
  • Leong “ddc” Fatmeng (Pinjaman)

Pengalaman & Konsistensi Roster VGJ.Thunder Menuju TI8

VGJ.Thunder bertanding di Krakow 2018. Sumber: PGL

VGJ.Thunder Statistik:

  • Total Pertandingan: 269 (Radiant 99, Dire 170)
  • Winrate: 58,00%
  • Total Hero Dimainkan: 97 (Unpicked Heroes: Alchemist, Bristleback, Crystal Maiden, Meepo, Visage, Chaos Knight, Spectre, Pangolier, Wraith King, Zeus, dll.)
  • Hasil Turnamen: 1st Galaxy Battles II: Emerging Worlds, 2nd The Bucharest Major, 2nd GESC: Indonesia Dota 2, 2nd StarLadder ImbaTV Invitational Season 5.

Langkah mengejutkan tim Jeremy Lin tersebut pun sudah terbentuk sejak awal musim DPC. Tim yang berisikan roster asal China tersebut mampu melibas lawannya hingga memuncaki gelaran Galaxy Battles II: Emerging Worlds yang penuh dengan polemik tes kesehatan.

VGJ.Thunder di Galaxy Battles II.

Beberapa tim memutuskan tidak mengikuti ajang tersebut terkait regulasi tes narkotika, namun beberapa tim optimis dalam mengikuti ajang tersebut. VGJ.Thunder tampil garang dengan mengalahkan Infamous, Team Spirit dan ajang balas dendam melawan Evil Geniuses di laga final.

Pada ajang tersebut Fan “Ayo” Tianyou masih memperkuat VGJ.Thunder sebelum pindah ke Rock.Y pada 3 Februari 2018. Lantas, guna menghindari sanksi DPC, VGJ.Thunder mendatangkan ddc dari LGD.Forever Young (LFY) dengan status pinjaman.

VGJ.Thunder di Galaxy Battles II.

Keraguan sempat terbesit oleh beberapa pihak melihat performa mereka yang kurang meyakinkan di ESL One Genting 2018. Meskipun demikian, tidak butuh waktu yang lama untuk membuktikan betapa layaknya ddc di VGJ.Thunder.

Dari posisi 3 kualifikasi DAC hingga akhirnya berhasil melaju ke GESC: Indonesia Dota 2 Minor lewat jalur kualifikasi. Sylar juga menjadi veteran bersama dengan ddc, di mana TI8 bukan merupakan sesuatu yang baru bagi kedua pemain tersebut.

VGJ.Thunder di China Dota2 Supermajor. Sumber: PGL

Namun duet Sylar-ddc belum mampu berbuat banyak, melihat kegagalan mereka menjuarai ajang Bucharest Major dan GESC: Indonesia di mana dikalahkan dengan skor 3-0 tanpa balas. Lembeknya performa tim tersebut di laga puncak masih menjadi masalah yang belum dapat terselesaikan.

Roster VGJ.Thunder sendiri telah terbentuk sejak bulan September 2017, dan ditambah kedatangan ddc yang hadir dengan segudang pengalaman. Sejauh ini ddc telah mencapai posisi ketiga di TI 3, posisi runner-up di TI 4 dan juga juara 3 di TI 5.

Sylar juga memiliki banyak pengalaman, namun menjadi pemain yang berpengalaman di bawah komando ddc. Namun keburukan permainan VGJ.Thunder memang sudah dirasakan menyusul berakhirnya musim DPC 2017/18.

Sang pelatih, Bai “rOtk” Fan juga mengakui bahwa tim VGJ.Thunder semakin kurang percaya diri menghadapi penghujung musim DPC di mana menempatkan VGJ.Thunder di posisi 9-12th di China Dota2 Supermajor.

VGJ.Thunder di China Dota2 Supermajor. Sumber: PGL

Pelatih tersebut juga mengatakan VGJ.Thunder cukup ketinggalan dari persoalan META dan lemah dalam melakukan draft hero.

BACA JUGA: [TI8 Team Profile] Debut PaiN Gaming dan Daya Magis w33, Tim Pelengkap atau Potensial?

Meskpun demikian, VGJ.Thunder tidak mungkin tinggal diam melihat performanya yang menurun. Tentu ada cara dan kiat-kiat khusus untuk menghadapi The International 8 dengan performa terbaik mereka.


Penyesuaian Kombo Hero VGJ.Thunder

VGJ.Thunder di StarLadder. Sumber: StarLadder

Apa yang perlu dibenahi oleh VGJ.Thunder adalah penyesuaian kombo hero META di setiap patch. Menjadi salah satu tim yang cukup jarang melakukan kombo klasik dari hero-hero yang sudah digunakan berkali-kali.

Alhasil, pihak analisa dan pelatih tim lawan akan mudah membaca situasi dari tim tersebut. Ambil contoh mengenai inovasi yang dilakukan oleh VGJ.Thunder, di mana menjadi tim pertama yang menggunakan Death Prophet di posisi safe lane (Carry).

Sylar mengambil inisiasi liar dengan membentuk Power Treads, Drum, Eul’s Scepter dan mengejar Black King Bar kemudian.

VGJ.Thunder di Galaxy Battles II.

Tentu menjadi salah satu alasan utama bagaimana tim tersebut berjaya di Galaxy Battles pada bulan Januari 2018 lalu. Melihat hal tersebut tentu menjadi contoh yang harus kembali diulang oleh manajemen VGJ.Thunder.

Di sisi lain, Freeze menggunakan permainan indahnya dalam farming dan leveling menggunakan Gyrocopter, Phantom Assasin atau Medusa dengan cepat. Permainan apik ini membuat VGJ.Thunder sempat menempati posisi tengah di klasemen Dota Pro Circuit.

Biasanya VGJ.Thunder akan bergantung pada penggunakan Tusk, Sand King, Naga Siren dan Earth Spirit dari Fade dalam draft-draft yang sulit. Lalu ddc akan menggunakan hero dengan kemampuan fight control yang hebat seperti Witch Doctor, Jakiro, ataupun Disruptor.

VGJ.Thunder di StarLadder. Sumber: StarLadder

Tentu strategi ini dapat dibaca dengan jelas oleh tim-tim lawan. Dalam statistik pick and ban, VGJ,Thunder paling sering melakukan banned kepada hero Clockwerk dan Razor. Melihat kombo klasik mereka dengan bergantung pada Death Prophet mulai terbaca.

BACA JUGA: [TI8 Team Profile] Melirik Kekuatan Team Serenity di TI8, The Next Wings Gaming?

Mengapa demikian? Selama bermain satu musim penuh pun Death Prophet masuk sebagai salah satu yang sering terkena banned oleh lawan VGJ.Thunder. Sebanyak 87 kali dan mampu memenangkan ajang di mana Death Prophet terkena banned dengan winrate 54%

VGJ.Thunder di StarLadder. Sumber: StarLadder

Ketergantungan ini menjadi hal yang perlu dibenahi oleh VGJ.Thunder. Melihat potensi META yang berubah dan permainan terakhir mereka di China Dota2 Supermajor mampu menjadi bahan pertimbangan.

Kombo-kombo Support pun dinilai efektif, bahkan Witch Doctor dan Earth Spirit menorehkan winrate 100% di 6 pertandingan terakhir. Diiktui Lina dan Omniknight dengan winrate 80% di 5 pertandingan terakhir.

[TI8 Team Profile] Kembalinya Raksasa SEA, Mineski di TI8 Setelah Tujuh Tahun!

Tidak salah rasanya bila Omniknight juga menjadi langganan hero banned lawan VGJ.Thunder. Setidaknya 131 kali Omniknight harus terkena banned dengan presentase kemenangan musuh sebesar 62%

Pick and Ban hero VGJ.Thunder. Sumber: dotabuff

Hal ini pun patut serius untuk dibahas mengingat META yang mudah terbaca selang Valve yang menerapkan patch 2 minggu sekali. Setidaknya hasil buruk di China Dota2 Supermajor lebih dari cukup untuk menjadi motivasi tim asal China tersebut.

Apalagi momentum juara The International 8 asal China bisa menambah semangat roster tersebut, meskipun hanya sebatas kebetulan. Mungkin TI8 merupakan saat yang tepat untuk VGJ.Thunder hadir dan memberikan kejutan bahwa mereka juga mampu merubah META layaknya Death Prophet di posisi Carry.


VGJ.Thunder sendiri bisa dibilang bersanding dengan Vici Gaming sebagai wakil dari China yang kurang difavoritkan. Bahkan Vici Gaming tidak mengantongi satu gelarpun di musim DPC 2017/18.

vgj thunder di ti8
VGJ.Thunder di StarLadder. Sumber: StarLadder

Meskipun demikian, bukan saatnya untuk VGJ.Thunder sibuk mengoreksi wakil lain. Dengan META yang sudah banyak berubah dan juga jeda bermain 3 bulan.

Mungkin saja The International 8 mampu mengulang duet indah Sylar-ddc saat membantu LGD menempati posisi ketiga di The International 2012.

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…