in

Tigers Sukses Bungkam Natus Vincere dan Pastikan Posisi Tiga Besar Minor!

Sumber: DreamLeague - DreamHack

Kabar baik datang dari ranah kompetitif Dota 2 dari Asia Tenggara. Salah satu tim yang sedang naik daun, Tigers mampu membungkam permainan Na’Vi di upper bracket. Lantas, ada juga beberapa tim yang harus terpaksa gugur.

Melaju ke babak playoff, tentu semakin dipastikan bahwa jajaran tim semakin mengerucut. Hal ini merupakan sesuatu yang lumrah mengingat hanya ada satu juara di setiap turnamen. Ada 2 tim yang harus gugur, yaitu ROOONS dan The Final Tribe.

Sumber: DreamLeague – DreamHack

RevivalTV merangkum gelaran DreamLeague Season 10 di babak playoff, sekaligus melihat langkah yang diterjang oleh inYourdreaM dan kawan-kawan dalam meraih titel juara DreamLeague Season 10 di Stockholm, Swedia.

Berikut rekap pertandingan pada gelaran DreamLegue Playoff hari ke-2:

ROOONS vs Infamous

Sumber: DreamLeague – DreamHack

Infamous menjadi kekuatan Amerika Latin yang tersisa. Setelah paiN Gaming dan paiN X tampil dominan dan sukses melaju ke gelaran Kuala Lumpur Major 2018 lewat jalur kualifikasi.

Sedangkan ROOONS memang salah satu tim yang kurang difavoritkan, bahkan mereka tidak menghadirkan kejutan berarti.

Infamous yang menolak kalah, tentu tampil ngotot dan bermain objektif. Pertandingan pertama memakan waktu hingga 30 menit dan pertandingan sukses direngkuh oleh tim Infamous.

Namun Infamous mendapatkan sedikit perlawanan ketika mengulur waktu pertandingan hingga menit ke-46. Alhasil, Morphling milik Timado masih tampil dominan dan membuat armada ROOONS harus terpaksa pulang dari ajang DreamLeague dengan skor 32-30.


The Final Tribe vs Vega Squadron

Sumber: DreamLeague – DreamHack

The Final Tribe yang tampil cukup berimbang di babak grup ternyata harus tersingkir. Aksi fantastis Vega Squadron menjadi alasannya. Armada Swedia ini sukses mengamankan game pertama dengan cukup cepat, yaitu selama 32 menit.

McDonald’s Denmark Ramaikan BLAST Pro Series dengan Paket Menu CS:GO!

Namun pertandingan mendebarkan baru terjadi di pertandingan ke-2 dan ke-3. Pasalnya, Madara dengan Terrorblade mampu memanfaatkan potensi carry dan support dari Zeus milik Dendi. Alhasil, pertandingan yang memakan waktu 53 menit ini menjadi milik Vega.

Penentuan baru terjadi dengan comeback indah dari Vega. Setelah tertinggal 1 poin, mereka sukses mendominasi jalannya pertandingan. Kali ini Maybe Next Time amankan 14 kill melalui Axe-nya. Mereka mengunci pergerakan para inisiator dari TFT.

Alhasil, dengan skor 43-32 Vega Squadron sukses mendapatkan kemenangan ketiga dan melaju ke babak selanjutnya. The Final Tribe terpaksa harus gugur terlebih dahulu dari gelaran DreamLeague Season 10.


RNG vs compLexity Gaming

Sumber: DreamLeague – DreamHack

Salah satu pertandingan yang membawa 2 tim terbaik di upper bracket. Laga pertama diamankan oleh compLexity Gaming dengan cukup cepat dan sigap. Pasalnya, skor 37-13 menjadi bukti dominasi EternaLEnVy dan kawan-kawan di game pertama.

BACA JUGA: Pendapat Para Atlet Esports Indonesia tentang Makna Sumpah Pemuda

Lantas, pertandingan kedua menjadi comeback indah RNG. Tim yang dinaungi oleh mantan pemain compLexity, 343 ternyata menunjukan permainan indahnya lewat Dazzle.

Posion Touch dari Adam mampu menghancurkan laning phase, bahkan Srf dan ah fu membuat Sneyking menelan kematian sebanyak 9 kali dengan Necrophos-nya.

Pertandingan ketiga rupanya justru tidak jauh berbeda dengan partai sebelumnya. Armada RNG tampil lebih lepas dan menghantarkan kemenangan ketiga sekaligus lolos ke babak berikutnya di final upper bracket.

Skor 41-15 untuk RNG kembali dimenangkan setelah kombo Mirana-Nyx Assasin kembali memenangkan laning phase tim RNG. Akhirnya, Mirana mampu mengantongi torehan fantastis yaitu 18 kill, 0 death dan 14 assist.


Tigers vs Natus Vincere

tigers dota2 dreamleague
Sumber: DreamLeague – DreamHack

Pertandingan yang sangat ditunggu-tunggu ini memakan waktu hingga jam 6:00 pagi WIB. Pasalnya pertandingan baru berjalan pada jam 2:30 pagi WIB dan membawa hasil imbang terlebih dahulu.

Hal ini tidak menyurutkan antusiasme para penggiat esports Dota 2 Indonesia. Dan waktu begadang mereka tidak sia-sia setelah Tigers resmi membekuk Na’Vi dengan skor 2-1.

Pertandingan pertama memakan waktu 45 menit dengan skor 29-19 bagi Tigers. MoonMeander layak disematkan titel pemain terbaik di game ini setelah Pangolier-nya menorehkan 10 kill, 0 death dan 16 assist.

Namun pertandingan kedua menjadi titik balik Na’Vi setelah mereka mengalahkan Tigers dengna waktu yang cukup singkat. Alchemist yang menjadi inisiator mampu menyudahi perlawanan dari Tigers, bahkan Tigers tidak mampu tampil dominan di laga kedua.

Alhasil, skor 37-25 di menit ke-44 berhasil diamankan oleh Na’Vi. Namun kali ini kemenangan sukses direngkuh Tigers pada laga penentuan di pertandingan ketiga.

Pasalnya, Tigers bermain cepat dengan draft Na’Vi yang cukup aneh. Pemilihan Drow Ranger di first pick membuat para armada Tigers dengan mudah membaca situasi pertandingan.

Dan benar saja, Tigers hanya membutuhkan waktu 28 menit guna menyudahi perlawanan dari Na’Vi. Kemenangan ini memastikan Tigers ke final upper bracket dan siap menjamu RNG guna mengamankan tiket grand final.


Dengan posisi di upper bracket, Tigers dan RNG mendapatkan keuntungan istirahat selama sehari guna menghadapi partai besar. Sedangkan hari ini pertandingan hanya diisi oleh para tim di lower bracket. Berikut jadwal pertandingan DreamLeague Season 10 hari ketiga:

Infamous vs compLexity Gaming: 19:30 WIB
Natus Vincere vs Vega Squadron: 22:30 WIB

Sumber: DreamLeague – DreamHack

Pertandingan nanti malam juga tidak kalah seru, karena Vega Squadron dengan Dendi kembali bertemu dengan Na’Vi. Mampuakh armada hiu membalaskan dendam mereka di babak grup?

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…