in

Team Russia, Kombinasi Virtus.pro dan Effect yang Berhasil Menjuarai WESG 2017!

Team Russia menjuarai turnamen WESG 2017, Source: WESG

Gelaran WESG 2017 kembali menobatkan sang juara. Turnamen tersebut sendiri memang menyelenggarakan 4 game sejauh ini, Starcraft II, Counter Strike: Global Offensive, Hearthstone dan Dota 2. Team Russia berhasil menjuarai gelaran Dota 2 WESG 2017 yang mampu tampil impresif dengan dominasi penuh hingga selesainya turnamen.

Kemeriahan GESC Indonesia Minor Ditutup dengan Kemenangan Mudah Evil Geniuses

Team Russia merupakan sang tim juara WESG 2017 yang berisikan pemain-pemain Virtus.pro dan Effect.

Terdiri dari pemain Virtus.pro seperti Roman “RAMZES666” KushnarevPavel “9pasha” Khvastunov, Vladimir “RodjER” Nikogosyan, dan Alexei “Solo” Berezin, sedangkan dari Effect diwakilkan oleh Igor “iLTW” Filatov yang mengisi kekosongan No[o]ne karena berkewarganegaraan Ukraina.

Pada laga final mereka bertemu dengan paiN Gaming, setelah mengalahkan Team Hellas yang merupakan mantan roster tim Ad Finem pada babak semi-final. Sedangkan SG e-sports, HappyFeet, dan Team Leviathan yang jadi korban pada babak grup.

Lewat format best-of-three, pertandingan pertama datang dengan match yang cukup lama. Pertandingan selesai pada menit ke-43 ketika pick Gyrocopter dari William “k3-hFn” Medeiros yang memulai fase late game dengan membeli Divine Rapier sebagai upaya comeback.

Namun sangat disayangkan, usaha mereka tidak membuahkan hasil ketika item dengan damage besar itu harus drop menyusul kematian Gyrocopter. Dengan hanya menyisahkan Earthshaker yang masih hidup, tim ini langsung menyerah dengan GG call, Team Russia 1-0 paiN Gaming.

Menuju pertandingan kedua, armada paiN Gaming mampu menyamakan kedudukan ketika mengalahkan Team Russia 1-1.

Beastmaster dari Otavio “Tavo” Gabriel layak dinobatkan sebagai MVP pada game kedua ini, lewat decision-making yang tepat dalam pick up kill, kecepatan farming, hingga split push yang membingungkan laning phase dari Team Russia.

30 menit jalannya pertandingan, tim paiN Gaming sempat kehilangan momentum dengan gegabahnya kedua pemain core mereka yang terbunuh sebelum adanya war 5 lawan 5.

Tetapi tim ini mampu menahan push dari Team Russia. Tidak lama setelah kedua core hero respawn, paiN Gaming mampu melakukan team wipe kepada Team Russia untuk memaksa game ketiga.

Game terakhir dimulai dengan di-banned-nya Beasmaster atas kekalahan game kedua. Menggunakan Troll Warlord, RAMZES666 mampu menjadi aktor kemenangan.

Kedua rotasi dari Solo dan RodjER mampu menjadi pembeda pada laga terakhir ini. Berhasil mem-pick up core hero terus menerus, aksi Naga Siren dari RodjER terbukti ampuh.

Mulai menghancurkan satu set barrack di menit ke-30, Troll Warlord mendapatkan rune Double Damage dan Cheese yang berhasil membawa kemenangan di atas awan bagi Team Russia.

Lewat inisiasi dari Tavo dengan Batrider-nya, counter initiate dari Song of the Siren dari Naga Siren diikuti kombinasi Meteor Hammer mampu mengenai 3 pemain lawan sekaligus dan mampu  menyudahi game ketiga.

Lewat kemenangan ini, mereka berhak membawa hadiah dengan jumlah yang luar biasa besar dengan nominal US$800,000.

Virtus.pro sedang berada di puncak performanya baru-baru ini dengan menjuarai PGL Bucharest Major. Kemenangan ini dirasa bukanlah hal yang mengejutkan walau tanpa kehadiran sang midlaner, Vladimir “No[o]ne” Minenko.

Berikut susunan posisi dan pembagian hadiah dari gelaran WESG 2017 Dota 2:

1. Team Russia (US$800,000)
2. paiN Gaming (US$300,000)
3. Team Hellas (US$150,000)
4. Rock.Y (US$150,000)
5-8. Fire Dragoon, Keen Gaming, SG e-sports, Ultima_Thule (US$25,000)
9-12. NiceOne, EHOME, HappyFeet, UAshki, Serbia, Peru, Team Leviathan, Finland (US$10,000)

Team Russia (kiri-kanan: RodjER, 9pasha, Solo, RAMZES666, iLTW. Source: Virtus.pro Twitter
Diedit oleh Yabes Elia

Written by Yubian Asfar

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
"Memandang tanah sebagai proses, Melihat pohon sebagai tujuan, Menikmati daun sebagai pencapaian. Jerapah di Tanah Savana" - Yubian Asfar

For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…